Cari disini...
Seputar Kaltim
Rekaman layar relawan saat helikopter water boombing dikerahkan di Muara Jawa belum lama ini (Dok: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Dusun Bengkinang, Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan masih membara sejak Minggu (13/9/2026) hingga Selasa (15/9/2026) hari ini.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 11.55 WITA. Kala itu, kobaran api dengan cepat membakar lahan dan merambat hingga menghanguskan puluhan hektare (Ha) lahan di Dusun Bengkinang.
Hembusan angin yang kencang dan sulitnya menjangkau titik api turut menyulitkan upaya pemadaman yang dilakukan petugas di lapangan.
Sebagai langkah konkret, petugas gabungan mengerahkan helikopter water bombing untuk membantu proses pemadaman dari udara.
Pengerahan armada tersebut dilakukan lantaran kobaran api masih bertahan dan sulit dikendalikan melalui pemadaman dari darat.
“Sudah tiga hari kebakaran di Bengkinang. Kendalanya karena angin kencang dan lokasi yang sulit dijangkau, jadi akan dikerahkan water boombing sekitar pukul 14.00 WITA ini,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani.
Kini, upaya pemadaman masih terus dilakukan petugas gabungan untuk mengendalikan kobaran api. Petugas juga melakukan penyekatan di sejumlah titik guna mencegah api merambat ke area lainnya.
Fida berharap dengan dikerahkannya helikopter water boombing, proses pemadaman dapat berjalan lebih efektif, sehingga kobaran api yang telah berlangsung selama tiga hari tersebut segera dapat dikendalikan.
“Mudah-mudahan api berhasil dipadamkan dengan cepat, sehingga tidak menimbulkan dampak lebih luas. Saat ini belum diketahui penyebab yang memicu kebakaran lahan itu,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Rekaman layar relawan saat helikopter water boombing dikerahkan di Muara Jawa belum lama ini (Dok: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Dusun Bengkinang, Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan masih membara sejak Minggu (13/9/2026) hingga Selasa (15/9/2026) hari ini.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 11.55 WITA. Kala itu, kobaran api dengan cepat membakar lahan dan merambat hingga menghanguskan puluhan hektare (Ha) lahan di Dusun Bengkinang.
Hembusan angin yang kencang dan sulitnya menjangkau titik api turut menyulitkan upaya pemadaman yang dilakukan petugas di lapangan.
Sebagai langkah konkret, petugas gabungan mengerahkan helikopter water bombing untuk membantu proses pemadaman dari udara.
Pengerahan armada tersebut dilakukan lantaran kobaran api masih bertahan dan sulit dikendalikan melalui pemadaman dari darat.
“Sudah tiga hari kebakaran di Bengkinang. Kendalanya karena angin kencang dan lokasi yang sulit dijangkau, jadi akan dikerahkan water boombing sekitar pukul 14.00 WITA ini,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani.
Kini, upaya pemadaman masih terus dilakukan petugas gabungan untuk mengendalikan kobaran api. Petugas juga melakukan penyekatan di sejumlah titik guna mencegah api merambat ke area lainnya.
Fida berharap dengan dikerahkannya helikopter water boombing, proses pemadaman dapat berjalan lebih efektif, sehingga kobaran api yang telah berlangsung selama tiga hari tersebut segera dapat dikendalikan.
“Mudah-mudahan api berhasil dipadamkan dengan cepat, sehingga tidak menimbulkan dampak lebih luas. Saat ini belum diketahui penyebab yang memicu kebakaran lahan itu,” tandasnya.
(Sf/Lo)