Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto saat meninjau akses jalur lalu lintas jembatan Pulau Balang. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, melakukan pemantauan jalur lalu lintas jembatan Pulau Balang pada H+2 pasca dibuka menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam rangka Operasi Kemanusiaan Lilin Mahakam 2025, Senin (22/12/2025).
Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan jalur yang diprediksi akan ramai digunakan masyarakat selama libur Nataru, khususnya jalur tol dan akses menuju perbatasan Balikpapan–Penajam Paser Utara (PPU).
Kapolresta Balikpapan didampingi perangkat Satuan Tugas Operasi Lilin Mahakam meninjau sejumlah Pos Pengamanan (Pos PAM) serta jalur lalu lintas yang terhubung dengan Jembatan Pulau Balang.
“Jalur ini menjadi akses utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) serta Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Patroli diawali dari Markas Komando Polresta Balikpapan menuju Pintu Tol Manggar, kemudian memasuki Jalan Tol Balikpapan–Samarinda. Rombongan selanjutnya bergerak hingga Kilometer 8 Tol dan mengambil jalur ke kiri menuju akses lalu lintas Jembatan Pulau Balang.
Dalam peninjauan, Kapolresta mendapati kondisi jalan tol yang masih dalam tahap perbaikan.
“Di beberapa titik, terdapat ruas jalan satu jalur yang digunakan untuk dua arah lalu lintas, sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra bagi pengguna jalan,” terangnya.
Dirinya menyampaikan bahwa dibukanya jalur luar kota menuju perbatasan Balikpapan–PPU diharapkan dapat mengurangi kepadatan arus penyeberangan di Pelabuhan Kariangau, Balikpapan Utara.
Namun demikian, menjelang puncak arus Nataru, potensi peningkatan volume kendaraan yang melintas melalui Jembatan Pulau Balang tetap perlu diantisipasi.
“Kepadatan kendaraan, baik dari dalam maupun luar kota, diprediksi akan meningkat saat melintasi Jembatan Pulau Balang menjelang hari H Nataru,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polresta Balikpapan melakukan patroli rutin menggunakan kendaraan roda empat (R4), serta menempatkan personel pengamanan di pintu tol dan simpang Kilometer 8 menuju Jembatan Pulau Balang.
Ia juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan kendaraan roda empat melalui jalur tol, dan Jembatan Pulau Balang agar memperhatikan beberapa hal penting.
“Di antaranya memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menaati batas kecepatan sesuai kondisi jalan yang masih dalam tahap perawatan dan perbaikan,” paparnya.
Selain itu, pengendara juga diimbau untuk beristirahat di rest area yang tersedia apabila merasa lelah, mengantuk, atau kurang sehat, serta tidak lupa berdoa sebelum memulai perjalanan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.
“Mari kita wujudkan pelaksanaan Operasi Lilin Mahakam 2025 yang aman, lancar, dan kondusif di Kota Balikpapan,” tuturnya.
Selama kegiatan peninjauan dan pengecekan jalur luar kota menuju Jembatan Pulau Balang, situasi berlangsung aman, lancar, dan terkendali.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto saat meninjau akses jalur lalu lintas jembatan Pulau Balang. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, melakukan pemantauan jalur lalu lintas jembatan Pulau Balang pada H+2 pasca dibuka menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam rangka Operasi Kemanusiaan Lilin Mahakam 2025, Senin (22/12/2025).
Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan jalur yang diprediksi akan ramai digunakan masyarakat selama libur Nataru, khususnya jalur tol dan akses menuju perbatasan Balikpapan–Penajam Paser Utara (PPU).
Kapolresta Balikpapan didampingi perangkat Satuan Tugas Operasi Lilin Mahakam meninjau sejumlah Pos Pengamanan (Pos PAM) serta jalur lalu lintas yang terhubung dengan Jembatan Pulau Balang.
“Jalur ini menjadi akses utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) serta Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Patroli diawali dari Markas Komando Polresta Balikpapan menuju Pintu Tol Manggar, kemudian memasuki Jalan Tol Balikpapan–Samarinda. Rombongan selanjutnya bergerak hingga Kilometer 8 Tol dan mengambil jalur ke kiri menuju akses lalu lintas Jembatan Pulau Balang.
Dalam peninjauan, Kapolresta mendapati kondisi jalan tol yang masih dalam tahap perbaikan.
“Di beberapa titik, terdapat ruas jalan satu jalur yang digunakan untuk dua arah lalu lintas, sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra bagi pengguna jalan,” terangnya.
Dirinya menyampaikan bahwa dibukanya jalur luar kota menuju perbatasan Balikpapan–PPU diharapkan dapat mengurangi kepadatan arus penyeberangan di Pelabuhan Kariangau, Balikpapan Utara.
Namun demikian, menjelang puncak arus Nataru, potensi peningkatan volume kendaraan yang melintas melalui Jembatan Pulau Balang tetap perlu diantisipasi.
“Kepadatan kendaraan, baik dari dalam maupun luar kota, diprediksi akan meningkat saat melintasi Jembatan Pulau Balang menjelang hari H Nataru,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polresta Balikpapan melakukan patroli rutin menggunakan kendaraan roda empat (R4), serta menempatkan personel pengamanan di pintu tol dan simpang Kilometer 8 menuju Jembatan Pulau Balang.
Ia juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan kendaraan roda empat melalui jalur tol, dan Jembatan Pulau Balang agar memperhatikan beberapa hal penting.
“Di antaranya memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menaati batas kecepatan sesuai kondisi jalan yang masih dalam tahap perawatan dan perbaikan,” paparnya.
Selain itu, pengendara juga diimbau untuk beristirahat di rest area yang tersedia apabila merasa lelah, mengantuk, atau kurang sehat, serta tidak lupa berdoa sebelum memulai perjalanan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.
“Mari kita wujudkan pelaksanaan Operasi Lilin Mahakam 2025 yang aman, lancar, dan kondusif di Kota Balikpapan,” tuturnya.
Selama kegiatan peninjauan dan pengecekan jalur luar kota menuju Jembatan Pulau Balang, situasi berlangsung aman, lancar, dan terkendali.
(Sf/Rs)