Cari disini...
Seputar Kaltim
Kapolresta Balikpapan, Kombel Pol Anton Firmanto saat berada diruang kerjanya. (Foto: Humas Polres/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Pertandingan Liga 1 2023/2024 akan kembali berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Rabu (28/2/2024) malam nanti. Laga kali ini PSM Makassar akan menjamu Persebaya Surabaya.
Sebagai bentuk antisipasi kedatangan suporter Persebaya bernama Bondo Nekat (Bonek), Polresta Balikpapan akan tetap melakukan pengamanan seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya.
"Kami tetap melakukan patroli untuk memonitor kedatangan suporter dari Persebaya," ucap Kapolresta Balikpapan, Kombel Pol Anton Firmanto kepada awak media, Rabu (28/2/2024).
Bonek merupakan pionir awayday suporter Indonesia yang dimulai ketika masih berada di era Perserikatan. Dengan fanatismenya para Bonek mendukung perjuangan Persebaya menghadapi PSMS Medan di babak enam besar Perserikatan 1986-1987 di Stadion Senayan, Jakarta.
Sejak itulah tradisi awayday di sepak bola Indonesia bergema. Bahkan Bonek juga kerap menyeberang lautan untuk mendukung perjuangan tim kebanggaannya, bahkan saat Piala Gubernur Kaltim 2018 silam.
Ratusan Bonek juga turut hadir mendukung perjuangan tim berjuluk Bajul Ijo di Stadion Batakan dilengkapi dengan atributnya, hingga sepanduk panjang yang berada di Gelora Bung Tomo bertulisan 'Persebaya Sampe Kiamat' pun terpampang di tribun Stadion Batakan.
Namun untuk kompetisi Liga 1 2023/2024 tahun ini, panitia membuat regulasi larangan suporter tamu hadir di stadion, hal itu merujuk terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan hingga ratusan penonton.
Kendati demikian regulasi itu kerap ditabrak Bonek mania yang melakukan lawatan ke Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali saat Persebaya bersua Bali United yang berujung denda sangsi Komisi Disiplin PSSI.
"Maka sejauh ini kami masih memantau situasi kedepannya, bila ada suporter Persebaya yang datang ke Balikpapan maka kami akan lakukan imbauan," terangnya.
Dalam imbauan, bila sudah terlanjur hadir di Balikpapan, pihaknya meminta agar suporter tidak membawa sejumlah atribut baik itu syal dan lainnya yang berbau tim tamu.
"Kan sudah ada aturannya, suporter lawan tandang tidak boleh menggunakan atribut, dan yang terpenting juga wajib membeli tiket pertandingan," tuturnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kapolresta Balikpapan, Kombel Pol Anton Firmanto saat berada diruang kerjanya. (Foto: Humas Polres/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Pertandingan Liga 1 2023/2024 akan kembali berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Rabu (28/2/2024) malam nanti. Laga kali ini PSM Makassar akan menjamu Persebaya Surabaya.
Sebagai bentuk antisipasi kedatangan suporter Persebaya bernama Bondo Nekat (Bonek), Polresta Balikpapan akan tetap melakukan pengamanan seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya.
"Kami tetap melakukan patroli untuk memonitor kedatangan suporter dari Persebaya," ucap Kapolresta Balikpapan, Kombel Pol Anton Firmanto kepada awak media, Rabu (28/2/2024).
Bonek merupakan pionir awayday suporter Indonesia yang dimulai ketika masih berada di era Perserikatan. Dengan fanatismenya para Bonek mendukung perjuangan Persebaya menghadapi PSMS Medan di babak enam besar Perserikatan 1986-1987 di Stadion Senayan, Jakarta.
Sejak itulah tradisi awayday di sepak bola Indonesia bergema. Bahkan Bonek juga kerap menyeberang lautan untuk mendukung perjuangan tim kebanggaannya, bahkan saat Piala Gubernur Kaltim 2018 silam.
Ratusan Bonek juga turut hadir mendukung perjuangan tim berjuluk Bajul Ijo di Stadion Batakan dilengkapi dengan atributnya, hingga sepanduk panjang yang berada di Gelora Bung Tomo bertulisan 'Persebaya Sampe Kiamat' pun terpampang di tribun Stadion Batakan.
Namun untuk kompetisi Liga 1 2023/2024 tahun ini, panitia membuat regulasi larangan suporter tamu hadir di stadion, hal itu merujuk terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan hingga ratusan penonton.
Kendati demikian regulasi itu kerap ditabrak Bonek mania yang melakukan lawatan ke Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali saat Persebaya bersua Bali United yang berujung denda sangsi Komisi Disiplin PSSI.
"Maka sejauh ini kami masih memantau situasi kedepannya, bila ada suporter Persebaya yang datang ke Balikpapan maka kami akan lakukan imbauan," terangnya.
Dalam imbauan, bila sudah terlanjur hadir di Balikpapan, pihaknya meminta agar suporter tidak membawa sejumlah atribut baik itu syal dan lainnya yang berbau tim tamu.
"Kan sudah ada aturannya, suporter lawan tandang tidak boleh menggunakan atribut, dan yang terpenting juga wajib membeli tiket pertandingan," tuturnya.
(Sf/Rs)