Cari disini...
Seputar Kaltim
Kondisi keramba milik warga di Loa Kulu setelah ditabrak kapal tongkang pengangkut batu bara (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kapal Tongkang bermuatan batu bara menghantam keramba milik warga di Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (4/1/2025).
Menurut keterangan salah satu saksi mata bernama Yudi menyebut insiden itu terjadi sekitar pukul 18.30 WITA, tepatnya menjelang Magrib.
“Sekitar jam setengah enam, mendekati Magrib Kapal Tongkang itu nabrak keramba,” ujar Yudi.
Dalam insiden ini, sekitar ratusan petak keramba berisikan ikan emas, nila dan patin hancur akibat dihantam Kapal Tongkang tersebut.
Kerusakan yang ditimbulkan dari hantaman Kapal Tongkang itu mengakibatkan ikan-ikan milik Warga Loa Kulu lepas.
Tidak hanya keramba dan ikan, tiga motor trail yang terparkir di teras pondok keramba ikut hanyut dan tenggelam di perairan Sungai Mahakam.
“Tiga motor trail kami jatuh (tenggelam) dengan rumah-rumahnya (pondok) usai ditabrak Kapal Tongkang, termasuk rumah warga di bagian belakangnya,” terang Yudi.
Total kerugian yang dialami para pemilik keramba diperkirakan mencapai miliaran rupiah, mengingat ikan-ikan yang berada di dalam ratusan petak keramba itu telah memasuki masa panen.
“Pasti sampai miliaran ini ganti ruginya. Ikan-ikannya sudah masuk masa panen,” ungkapnya.
Para pemilik keramba meminta pihak perusahaan pemilik Kapal Tongkang untuk bertanggung jawab atas kerugian yang dialami warga akibat insiden tersebut.
“Saat kejadian itu terjadi, kita langsung mengejar Kapal Tongkang menggunakan kapal ces. Kita meminta pertanggungjawaban dari pihak perusahaan,” tandasnya.
Hingga berita ini terbit, seputarfakta.com masih mengumpulkan informasi secara lengkap terkait kronologi kejadian, penyebab pasti hingga total kerugian akibat insiden ini.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kondisi keramba milik warga di Loa Kulu setelah ditabrak kapal tongkang pengangkut batu bara (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kapal Tongkang bermuatan batu bara menghantam keramba milik warga di Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (4/1/2025).
Menurut keterangan salah satu saksi mata bernama Yudi menyebut insiden itu terjadi sekitar pukul 18.30 WITA, tepatnya menjelang Magrib.
“Sekitar jam setengah enam, mendekati Magrib Kapal Tongkang itu nabrak keramba,” ujar Yudi.
Dalam insiden ini, sekitar ratusan petak keramba berisikan ikan emas, nila dan patin hancur akibat dihantam Kapal Tongkang tersebut.
Kerusakan yang ditimbulkan dari hantaman Kapal Tongkang itu mengakibatkan ikan-ikan milik Warga Loa Kulu lepas.
Tidak hanya keramba dan ikan, tiga motor trail yang terparkir di teras pondok keramba ikut hanyut dan tenggelam di perairan Sungai Mahakam.
“Tiga motor trail kami jatuh (tenggelam) dengan rumah-rumahnya (pondok) usai ditabrak Kapal Tongkang, termasuk rumah warga di bagian belakangnya,” terang Yudi.
Total kerugian yang dialami para pemilik keramba diperkirakan mencapai miliaran rupiah, mengingat ikan-ikan yang berada di dalam ratusan petak keramba itu telah memasuki masa panen.
“Pasti sampai miliaran ini ganti ruginya. Ikan-ikannya sudah masuk masa panen,” ungkapnya.
Para pemilik keramba meminta pihak perusahaan pemilik Kapal Tongkang untuk bertanggung jawab atas kerugian yang dialami warga akibat insiden tersebut.
“Saat kejadian itu terjadi, kita langsung mengejar Kapal Tongkang menggunakan kapal ces. Kita meminta pertanggungjawaban dari pihak perusahaan,” tandasnya.
Hingga berita ini terbit, seputarfakta.com masih mengumpulkan informasi secara lengkap terkait kronologi kejadian, penyebab pasti hingga total kerugian akibat insiden ini.
(Sf/Rs)