Seputar Kaltim

    Kapal Pemancing Bocor di Teluk Balikpapan, 6 Orang Selamat, 1 Korban Masih Dicari Tim SAR

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    27 Desember 2025 pukul 19:43 WITA

    Tim SAR yang melakukan pencarian di perairan Balikpapan. (Foto: Basarnas Kaltim)

    Samarinda - Insiden menegangkan terjadi di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Sebuah kapal yang membawa rombongan pemancing dilaporkan mengalami kebocoran lambung di tengah laut, Sabtu (27/12/2025) dini hari.

    Kejadian nahas bermula ketika para korban sedang memancing di perairan. Suasana yang awalnya tenang berubah menjadi kepanikan sekitar pukul 02.20 WITA ketika air mulai masuk ke dalam kapal.

    Salah satu korban, Junaidi (34) yang berada di atas kapal sempat menghubungi pihak keluarga di darat. Dengan nada mendesak, ia mengabarkan kapal mengalami kerusakan parah pada bagian lambung dan meminta bantuan evakuasi segera.

    Keluarga korban, Disan Sinaga yang menerima kabar tersebut langsung melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Balikpapan pada pukul 04.50 WITA.

    Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan bergerak cepat. Satu unit Search and Rescue Unit (SRU) diterjunkan menggunakan Rubber Boat menuju titik lokasi kejadian yang berjarak sekitar 10,7 nautical mile dari kantor SAR.

    Komandan Regu (Dansru) Operasi SAR, Dwi Adi Wibowo memberikan keterangan resmi di lokasi. Ia membenarkan insiden tersebut melibatkan tujuh orang penumpang.

    Berdasarkan data terbaru di lapangan, enam orang berhasil diselamatkan dari insiden tersebut. Namun satu orang rekan mereka belum ditemukan.

    "Selamat siang, mohon izin melaporkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan pada hari ini 27 Desember 2025 mendapatkan laporan bahwasanya kapal pemancing mengalami lambung bocor," ujar Dwi Adi Wibowo saat memberikan keterangan pers. 

    Dwi menegaskan fokus tim saat ini adalah menyisir area untuk menemukan satu korban yang tersisa. "Pada saat ini enam orang sudah berhasil diselamatkan dan tinggal satu orang lagi dalam pencarian atas nama Yanto," tambahnya.

    Proses pencarian dan penyelamatan dilakukan di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Laporan dari lapangan menyebutkan kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian sedang hujan.

    Meski demikian, gelombang laut terpantau relatif tenang dengan ketinggian sekitar 0,4 meter dan kecepatan angin 14 km/jam. 

    Arus laut bergerak ke arah timur dengan kecepatan 0,2 knot. Tim SAR memastikan operasi akan terus berlangsung hingga korban atas nama Yanto berhasil ditemukan.

    Pihak Basarnas mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya nelayan dan pemancing yang beraktivitas di Teluk Balikpapan untuk selalu mengecek kelaikan kapal dan memantau prakiraan cuaca demi keselamatan bersama.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Kapal Pemancing Bocor di Teluk Balikpapan, 6 Orang Selamat, 1 Korban Masih Dicari Tim SAR

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    27 Desember 2025 pukul 19:43 WITA

    Tim SAR yang melakukan pencarian di perairan Balikpapan. (Foto: Basarnas Kaltim)

    Samarinda - Insiden menegangkan terjadi di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Sebuah kapal yang membawa rombongan pemancing dilaporkan mengalami kebocoran lambung di tengah laut, Sabtu (27/12/2025) dini hari.

    Kejadian nahas bermula ketika para korban sedang memancing di perairan. Suasana yang awalnya tenang berubah menjadi kepanikan sekitar pukul 02.20 WITA ketika air mulai masuk ke dalam kapal.

    Salah satu korban, Junaidi (34) yang berada di atas kapal sempat menghubungi pihak keluarga di darat. Dengan nada mendesak, ia mengabarkan kapal mengalami kerusakan parah pada bagian lambung dan meminta bantuan evakuasi segera.

    Keluarga korban, Disan Sinaga yang menerima kabar tersebut langsung melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Balikpapan pada pukul 04.50 WITA.

    Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan bergerak cepat. Satu unit Search and Rescue Unit (SRU) diterjunkan menggunakan Rubber Boat menuju titik lokasi kejadian yang berjarak sekitar 10,7 nautical mile dari kantor SAR.

    Komandan Regu (Dansru) Operasi SAR, Dwi Adi Wibowo memberikan keterangan resmi di lokasi. Ia membenarkan insiden tersebut melibatkan tujuh orang penumpang.

    Berdasarkan data terbaru di lapangan, enam orang berhasil diselamatkan dari insiden tersebut. Namun satu orang rekan mereka belum ditemukan.

    "Selamat siang, mohon izin melaporkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan pada hari ini 27 Desember 2025 mendapatkan laporan bahwasanya kapal pemancing mengalami lambung bocor," ujar Dwi Adi Wibowo saat memberikan keterangan pers. 

    Dwi menegaskan fokus tim saat ini adalah menyisir area untuk menemukan satu korban yang tersisa. "Pada saat ini enam orang sudah berhasil diselamatkan dan tinggal satu orang lagi dalam pencarian atas nama Yanto," tambahnya.

    Proses pencarian dan penyelamatan dilakukan di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Laporan dari lapangan menyebutkan kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian sedang hujan.

    Meski demikian, gelombang laut terpantau relatif tenang dengan ketinggian sekitar 0,4 meter dan kecepatan angin 14 km/jam. 

    Arus laut bergerak ke arah timur dengan kecepatan 0,2 knot. Tim SAR memastikan operasi akan terus berlangsung hingga korban atas nama Yanto berhasil ditemukan.

    Pihak Basarnas mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya nelayan dan pemancing yang beraktivitas di Teluk Balikpapan untuk selalu mengecek kelaikan kapal dan memantau prakiraan cuaca demi keselamatan bersama.

    (Sf/Lo)