Cari disini...
Seputar Kaltim
Festival Neppa Pade 2026 sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kampung Inaran ke-258. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendorong Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung, untuk terus berkembang sebagai kampung budaya. Harapan tersebut disampaikan dalam pembukaan Festival Budaya Neppa Pade yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran, Selasa (21/7/2026).
Festival tahunan ini berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan budaya, mulai dari parade adat, pertunjukan seni tradisional, lomba tari, hingga permainan rakyat. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi wadah melestarikan tradisi sekaligus mempererat hubungan masyarakat adat serumpun dari Kampung Inaran, Merabu, Mapulu, Merapun, dan Panaan.
Kegiatan dihadiri Bupati Berau yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Berau, Maulidiyah yang mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, anggota DPRD Kalimantan Timur, anggota DPRD Berau, jajaran OPD, camat, kepala kampung, tokoh adat, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Berau yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Berau, Maulidiyah, pemerintah daerah menilai budaya merupakan kekayaan daerah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Karena itu, Kampung Inaran diharapkan mampu menjadi salah satu pusat pelestarian budaya di Kabupaten Berau.
Pemukulan gong tanda dibukanya Festival Budaya Neppa Pade 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
"Kami mendorong Kampung Inaran terus berkembang menjadi kampung budaya. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan sebagai bagian dari komitmen memajukan kampung dan melestarikan kebudayaan di Berau," ujar Maulidiyah.
Ia menambahkan, pelestarian budaya membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), pemangku kepentingan, kelompok pengelola pariwisata, pemerintah kampung, hingga masyarakat agar nilai-nilai budaya tetap terjaga sekaligus mampu menjadi daya tarik wisata.
Pada kesempatan yang sama, Kampung Inaran juga mencatat prestasi di bidang kesehatan lingkungan dengan mendeklarasikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar.
Kampung Inaran menjadi kampung pertama di Kabupaten Berau dan peringkat Prestasi ini juga menjadikan Kampung Inaran sebagai wilayah kedua di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang berhasil memenuhi seluruh indikator STBM dari total 110 kampung dan kelurahan.
Maulidiyah menyebut keberhasilan tersebut dinilai tidak lepas dari komitmen pemerintah kampung, dukungan pemerintah kecamatan, kolaborasi lintas sektor, bantuan program CSR perusahaan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Pencapaian ini menjadi tahapan penting untuk mewujudkan Kabupaten Berau yang sehat dan sejahtera. Semoga keberhasilan Kampung Inaran menjadi motivasi bagi kampung dan kelurahan lainnya untuk menerapkan STBM lima Pilar," tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Festival Neppa Pade 2026 sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kampung Inaran ke-258. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendorong Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung, untuk terus berkembang sebagai kampung budaya. Harapan tersebut disampaikan dalam pembukaan Festival Budaya Neppa Pade yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran, Selasa (21/7/2026).
Festival tahunan ini berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan budaya, mulai dari parade adat, pertunjukan seni tradisional, lomba tari, hingga permainan rakyat. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi wadah melestarikan tradisi sekaligus mempererat hubungan masyarakat adat serumpun dari Kampung Inaran, Merabu, Mapulu, Merapun, dan Panaan.
Kegiatan dihadiri Bupati Berau yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Berau, Maulidiyah yang mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, anggota DPRD Kalimantan Timur, anggota DPRD Berau, jajaran OPD, camat, kepala kampung, tokoh adat, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Berau yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Berau, Maulidiyah, pemerintah daerah menilai budaya merupakan kekayaan daerah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Karena itu, Kampung Inaran diharapkan mampu menjadi salah satu pusat pelestarian budaya di Kabupaten Berau.
Pemukulan gong tanda dibukanya Festival Budaya Neppa Pade 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
"Kami mendorong Kampung Inaran terus berkembang menjadi kampung budaya. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan sebagai bagian dari komitmen memajukan kampung dan melestarikan kebudayaan di Berau," ujar Maulidiyah.
Ia menambahkan, pelestarian budaya membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), pemangku kepentingan, kelompok pengelola pariwisata, pemerintah kampung, hingga masyarakat agar nilai-nilai budaya tetap terjaga sekaligus mampu menjadi daya tarik wisata.
Pada kesempatan yang sama, Kampung Inaran juga mencatat prestasi di bidang kesehatan lingkungan dengan mendeklarasikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar.
Kampung Inaran menjadi kampung pertama di Kabupaten Berau dan peringkat Prestasi ini juga menjadikan Kampung Inaran sebagai wilayah kedua di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang berhasil memenuhi seluruh indikator STBM dari total 110 kampung dan kelurahan.
Maulidiyah menyebut keberhasilan tersebut dinilai tidak lepas dari komitmen pemerintah kampung, dukungan pemerintah kecamatan, kolaborasi lintas sektor, bantuan program CSR perusahaan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Pencapaian ini menjadi tahapan penting untuk mewujudkan Kabupaten Berau yang sehat dan sejahtera. Semoga keberhasilan Kampung Inaran menjadi motivasi bagi kampung dan kelurahan lainnya untuk menerapkan STBM lima Pilar," tandasnya.
(Sf/Rs)