Seputar Kaltim

    Kaltim Siagakan Masjid 24 Jam di Jalur Mudik Lebaran

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    26 Maret 2025 pukul 18:55 WITA

    Masjid Cheng Hoo, salah satu masjid yang diminta Kemenag untuk membuka hingga 24 jam untuk pelayanan mudik. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Menjelang arus mudik Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Timur (Kaltim) mengubah fungsi 407 masjid menjadi posko mudik yang siaga 24 jam. 

    Hal ini dilakukan untuk memberikan tempat istirahat yang aman dan nyaman bagi para pemudik, sekaligus menekan angka kecelakaan akibat kelelahan.

    Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq, menjelaskan bahwa masjid-masjid yang dipilih adalah yang berada di jalur utama mudik, sehingga mudah diakses oleh para pemudik. 

    "Kami ingin masjid-masjid ini menjadi oase bagi para pemudik, tempat mereka bisa beristirahat sejenak, menunaikan ibadah, dan memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan," ujar Abdul Khaliq di Samarinda.

    Masjid Muhammad Cheng Hoo di Batuah, Samarinda-Balikpapan, dan Masjid KH Muhammad Sadjid di Tenggarong adalah dua contoh masjid yang siap menjadi posko mudik. 

    Selain tempat istirahat dan ibadah, beberapa masjid juga menyediakan fasilitas tambahan seperti area bermain anak dan posko kesehatan sederhana.

    "Kami mengimbau para pengurus masjid untuk menyambut para pemudik dengan ramah dan memberikan pelayanan terbaik. Ini adalah kesempatan kita untuk menunjukkan wajah Islam yang rahmatan lil alamin," katanya.

    Lebih lanjut, Abdul Khaliq menekankan pentingnya peran masjid sebagai posko mudik dalam mengurangi risiko kecelakaan. 

    "Kelelahan adalah salah satu faktor utama penyebab kecelakaan saat mudik. Dengan adanya masjid sebagai tempat istirahat, kami berharap para pemudik bisa beristirahat cukup dan melanjutkan perjalanan dengan kondisi yang lebih baik," jelasnya.

    Kemenag Kaltim juga bekerja sama dengan pihak kepolisian dan dinas kesehatan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik di posko-posko masjid. 

    "Kami ingin memastikan bahwa para pemudik merasa aman dan nyaman saat beristirahat di masjid," tuturnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Kaltim Siagakan Masjid 24 Jam di Jalur Mudik Lebaran

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    26 Maret 2025 pukul 18:55 WITA

    Masjid Cheng Hoo, salah satu masjid yang diminta Kemenag untuk membuka hingga 24 jam untuk pelayanan mudik. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Menjelang arus mudik Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Timur (Kaltim) mengubah fungsi 407 masjid menjadi posko mudik yang siaga 24 jam. 

    Hal ini dilakukan untuk memberikan tempat istirahat yang aman dan nyaman bagi para pemudik, sekaligus menekan angka kecelakaan akibat kelelahan.

    Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq, menjelaskan bahwa masjid-masjid yang dipilih adalah yang berada di jalur utama mudik, sehingga mudah diakses oleh para pemudik. 

    "Kami ingin masjid-masjid ini menjadi oase bagi para pemudik, tempat mereka bisa beristirahat sejenak, menunaikan ibadah, dan memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan," ujar Abdul Khaliq di Samarinda.

    Masjid Muhammad Cheng Hoo di Batuah, Samarinda-Balikpapan, dan Masjid KH Muhammad Sadjid di Tenggarong adalah dua contoh masjid yang siap menjadi posko mudik. 

    Selain tempat istirahat dan ibadah, beberapa masjid juga menyediakan fasilitas tambahan seperti area bermain anak dan posko kesehatan sederhana.

    "Kami mengimbau para pengurus masjid untuk menyambut para pemudik dengan ramah dan memberikan pelayanan terbaik. Ini adalah kesempatan kita untuk menunjukkan wajah Islam yang rahmatan lil alamin," katanya.

    Lebih lanjut, Abdul Khaliq menekankan pentingnya peran masjid sebagai posko mudik dalam mengurangi risiko kecelakaan. 

    "Kelelahan adalah salah satu faktor utama penyebab kecelakaan saat mudik. Dengan adanya masjid sebagai tempat istirahat, kami berharap para pemudik bisa beristirahat cukup dan melanjutkan perjalanan dengan kondisi yang lebih baik," jelasnya.

    Kemenag Kaltim juga bekerja sama dengan pihak kepolisian dan dinas kesehatan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik di posko-posko masjid. 

    "Kami ingin memastikan bahwa para pemudik merasa aman dan nyaman saat beristirahat di masjid," tuturnya.

    (Sf/Rs)