Seputar Kaltim

    Kaltim Kembangkan Simata Laut, Permudah Nelayan Akses Informasi Ruang Laut

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    24 Agustus 2024 pukul 19:01 WITA

    Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut DKP Kaltim, Ali Aripe. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda, Kaltim – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berinovasi dalam mengelola ruang laut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan Sistem Informasi Tata Ruang Laut Kaltim (Simata Laut Kaltim). 

    Aplikasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya nelayan, dalam mengakses informasi terkait kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut.

    Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut DKP Kaltim, Ali Aripe, mengungkapkan bahwa Simata Laut Kaltim telah membawa angin segar dalam pengelolaan ruang laut di Kaltim. 

    "Dengan aplikasi ini, nelayan dapat dengan mudah mengetahui di mana saja mereka diperbolehkan melakukan aktivitas penangkapan ikan. Cukup dengan memasukkan koordinat, informasi yang dibutuhkan akan langsung muncul," jelas Ali Aripe saat ditemui di Samarinda.

    Berkat inovasi ini, Kaltim berhasil meraih penghargaan Penataan Ruang Laut Terbaik tingkat nasional pada tahun 2023. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata atas keberhasilan Kaltim dalam meningkatkan keterbukaan informasi dan pelayanan publik di sektor kelautan dan perikanan.

    Simata Laut Kaltim hadir sebagai solusi atas permasalahan ketidakpastian yang sering dihadapi oleh nelayan dalam mengakses informasi terkait penggunaan ruang laut. Dengan sistem ini, proses perizinan menjadi lebih transparan dan efisien. Nelayan tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor dinas untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

    "Kami belajar dari pengalaman Jawa Timur yang telah lebih dulu mengembangkan sistem serupa yang hanya digunakan internal. Namun, kami melakukan beberapa penyesuaian dan pengembangan agar lebih sesuai dengan kondisi di Kaltim," tambahnya.

    Adapun cara penggunaan sistem aplikasi ini, para pelaku perikanan dapat mengakses website DKP. Kemudian masuk di pilihan Simata Laut Kaltim, tanpa harus login, pengguna langsung memilih titik kordinat.

    Ke depan, DKP Kaltim berencana untuk terus mengembangkan Simata Laut Kaltim. Integrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS) menjadi salah satu fokus utama. 

    Selain itu, DKP Kaltim juga akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media, seperti media sosial dan papan informasi.

    "Kami berharap Simata Laut Kaltim dapat menjadi rujukan bagi daerah lain dalam pengelolaan ruang laut. Dengan adanya sistem ini, kita dapat mewujudkan pengelolaan ruang laut yang berkelanjutan dan berkeadilan," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Kaltim Kembangkan Simata Laut, Permudah Nelayan Akses Informasi Ruang Laut

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    24 Agustus 2024 pukul 19:01 WITA

    Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut DKP Kaltim, Ali Aripe. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda, Kaltim – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berinovasi dalam mengelola ruang laut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan Sistem Informasi Tata Ruang Laut Kaltim (Simata Laut Kaltim). 

    Aplikasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya nelayan, dalam mengakses informasi terkait kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut.

    Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut DKP Kaltim, Ali Aripe, mengungkapkan bahwa Simata Laut Kaltim telah membawa angin segar dalam pengelolaan ruang laut di Kaltim. 

    "Dengan aplikasi ini, nelayan dapat dengan mudah mengetahui di mana saja mereka diperbolehkan melakukan aktivitas penangkapan ikan. Cukup dengan memasukkan koordinat, informasi yang dibutuhkan akan langsung muncul," jelas Ali Aripe saat ditemui di Samarinda.

    Berkat inovasi ini, Kaltim berhasil meraih penghargaan Penataan Ruang Laut Terbaik tingkat nasional pada tahun 2023. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata atas keberhasilan Kaltim dalam meningkatkan keterbukaan informasi dan pelayanan publik di sektor kelautan dan perikanan.

    Simata Laut Kaltim hadir sebagai solusi atas permasalahan ketidakpastian yang sering dihadapi oleh nelayan dalam mengakses informasi terkait penggunaan ruang laut. Dengan sistem ini, proses perizinan menjadi lebih transparan dan efisien. Nelayan tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor dinas untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

    "Kami belajar dari pengalaman Jawa Timur yang telah lebih dulu mengembangkan sistem serupa yang hanya digunakan internal. Namun, kami melakukan beberapa penyesuaian dan pengembangan agar lebih sesuai dengan kondisi di Kaltim," tambahnya.

    Adapun cara penggunaan sistem aplikasi ini, para pelaku perikanan dapat mengakses website DKP. Kemudian masuk di pilihan Simata Laut Kaltim, tanpa harus login, pengguna langsung memilih titik kordinat.

    Ke depan, DKP Kaltim berencana untuk terus mengembangkan Simata Laut Kaltim. Integrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS) menjadi salah satu fokus utama. 

    Selain itu, DKP Kaltim juga akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media, seperti media sosial dan papan informasi.

    "Kami berharap Simata Laut Kaltim dapat menjadi rujukan bagi daerah lain dalam pengelolaan ruang laut. Dengan adanya sistem ini, kita dapat mewujudkan pengelolaan ruang laut yang berkelanjutan dan berkeadilan," pungkasnya.

    (Sf/Rs)