Seputar Kaltim

    Kaltim jadi Salah Satu Provinsi Pilot Project Nasional Program Sejuta Vaksin HPV untuk ASN

    Redaktur:Maruly Z
    29 November 2025 pukul 09:17 WITA

    Pemeriksaan kesehatan ASN Kaltim. (humprov)

    Samarinda - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mencatat langkah progresif di bidang kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan ditetapkan sebagai salah satu pilot project nasional Program Sejuta Vaksin Human Papillomavirus (HPV) untuk ASN.

    Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang tahun ini mengangkat semangat peningkatan kualitas pelayanan sekaligus kesejahteraan ASN, termasuk di bidang kesehatan preventif.

    Penunjukan Kaltim sebagai daerah percontohan bersama 4 Provinsi lainnya, dalam launching resmi dan serentak pada Ju’at (28/11/2025) di Aula BKD Provinsi Kaltim menjadi momentum penting untuk memperluas cakupan perlindungan terhadap Human Papillomavirus (HPV), penyebab utama kanker serviks.

    Dilansir dari laman website kaltimprov.go.id, Plt Kepala BKD Provinsi Kaltim, Yuli Fitriyanti menerangkan program ini sebagai komitmen untuk memperkuat layanan kesehatan ASN serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi dan deteksi dini.

    Program Sejuta Vaksin HPV ini adalah langkah strategis untuk memastikan ASN Kaltim mendapatkan perlindungan kesehatan yang komprehensif. Pencegahan melalui vaksinasi jauh lebih efektif dan mengurangi risiko penyakit jangka panjang. Ini bentuk kepedulian kami terhadap kualitas hidup ASN,” terangnya.

    Senada, kepala Bidang Pembinaan BKD Provinsi Kaltim Adisurya Agus menambahkan bahwa edukasi menjadi elemen penting dalam implementasi program ini.

    Diketahui, sebanyak 250 orang ASN Kalimantan Timur telah mendapatkan vaksinasi HPV pada momen tersebut. Melalui program ini, pemerintah berharap tingkat kesadaran kesehatan ASN meningkat, sekaligus mempercepat target nasional terkait eliminasi kanker serviks di Indonesia. 

    (Sf/Mr)

    Seputar Kaltim

    Kaltim jadi Salah Satu Provinsi Pilot Project Nasional Program Sejuta Vaksin HPV untuk ASN

    Redaktur:Maruly Z
    29 November 2025 pukul 09:17 WITA

    Pemeriksaan kesehatan ASN Kaltim. (humprov)

    Samarinda - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mencatat langkah progresif di bidang kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan ditetapkan sebagai salah satu pilot project nasional Program Sejuta Vaksin Human Papillomavirus (HPV) untuk ASN.

    Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang tahun ini mengangkat semangat peningkatan kualitas pelayanan sekaligus kesejahteraan ASN, termasuk di bidang kesehatan preventif.

    Penunjukan Kaltim sebagai daerah percontohan bersama 4 Provinsi lainnya, dalam launching resmi dan serentak pada Ju’at (28/11/2025) di Aula BKD Provinsi Kaltim menjadi momentum penting untuk memperluas cakupan perlindungan terhadap Human Papillomavirus (HPV), penyebab utama kanker serviks.

    Dilansir dari laman website kaltimprov.go.id, Plt Kepala BKD Provinsi Kaltim, Yuli Fitriyanti menerangkan program ini sebagai komitmen untuk memperkuat layanan kesehatan ASN serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi dan deteksi dini.

    Program Sejuta Vaksin HPV ini adalah langkah strategis untuk memastikan ASN Kaltim mendapatkan perlindungan kesehatan yang komprehensif. Pencegahan melalui vaksinasi jauh lebih efektif dan mengurangi risiko penyakit jangka panjang. Ini bentuk kepedulian kami terhadap kualitas hidup ASN,” terangnya.

    Senada, kepala Bidang Pembinaan BKD Provinsi Kaltim Adisurya Agus menambahkan bahwa edukasi menjadi elemen penting dalam implementasi program ini.

    Diketahui, sebanyak 250 orang ASN Kalimantan Timur telah mendapatkan vaksinasi HPV pada momen tersebut. Melalui program ini, pemerintah berharap tingkat kesadaran kesehatan ASN meningkat, sekaligus mempercepat target nasional terkait eliminasi kanker serviks di Indonesia. 

    (Sf/Mr)