Cari disini...
Seputar Kaltim
Kadisdag Kota Samarinda, Marnabas Saat Ditemui Media. (Foto: Tria/Seputarfakta.com).
Samarinda – Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarind, Marnabas, mengatakan dalam waktu dekat ini akan membuka Pasar Baqa yang sempat tertunda di Samarinda Seberang. Sebelumnya diberitakan, Pasar Baqa akan diresmikan akhir bulan Desember 2023. “Janjinya kemarin Desember, cuma kemarin saya fokus di Pasar Pagi, kemudian nanti Harapan Baru masuk, baru Baqa, dan yang lainnya,” jelasnya saat ditemui usai audiensi di Gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu (17/1/2024).
Seiring dengan persiapan pembukaan pasar, terdapat miskomunikasi antara pedagang dan pemerintah. Marnabas menjelaskan, dalam forum audiensi yang digelar oleh DPRD Kota Samarinda terjadi salah penerimaan informasi. “Dikira ini pedagang ada yang dapat Surat Keterangan Tempat Usaha Berjualan (SKTUB) tapi ngga dapat tempat,” jelasnya.
Marnabas dengan tegas mengatakan, tidak ada pedagang yang tidak mendapat tempat. Ia menjamin semua pedagang akan mendapatkan tempat untuk berjualan sesuai dengan syarat yang berlaku. Ia menceritakan, terdapat salah seorang pedagang yang memiliki tempat lebih dari satu, namun di petak yang berjauhan. Kemudian pedagang itu inginnya menjadikan satu dari semua petak miliknya di satu tempat yang berdekatan. Tempat itu dimaksudkan sebagai tempat penggilingan daging. “Jadi dikira forum ini untuk memperjuangkan pedagang yang ada SKTUB nya tapi ngga dapat tempat. Saya yakinkan dapat,” paparnya.
Ia memperkirakan kemungkinan yang didapat sangat kecil, apabila nanti ada pengundian tempat, lalu pedagang itu akan mendapatkan keempat petak itu secara langsung di satu tempat. “Penggilinggan daging itu kan besar, sedangkan petak kita cuma 1.2,” pungkasnya.
Pasar yang terletak di Jalan Hasanuddin, Samarinda Seberang ini sempat terhenti pengerjaannya sebanyak dua kali. Mulanya dikerjakan pada tahun 2016 kemudian terhenti, dilanjutkan tahun 2018 dan terhenti lagi. Setelah itu dilanjutkan kembali pada 2022 lalu. Selama proses pengerjaan itu, para pedagang berjualan di sekitar jalan area pasar.
Diresmikannya Pasar Baqa ini tentu akan membuat area pasar terlihat lebih rapi, sebab pedagang akan menjajakan jualannya pada tempat yang sudah ditetapkan. Lalu, akan berdampak juga pada lalu lintas jalan, yang sebelumnya tidak menutup kemungkinan terganggu oleh aktivitas pedagang yang berjualan di pinggir jalan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kadisdag Kota Samarinda, Marnabas Saat Ditemui Media. (Foto: Tria/Seputarfakta.com).
Samarinda – Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarind, Marnabas, mengatakan dalam waktu dekat ini akan membuka Pasar Baqa yang sempat tertunda di Samarinda Seberang. Sebelumnya diberitakan, Pasar Baqa akan diresmikan akhir bulan Desember 2023. “Janjinya kemarin Desember, cuma kemarin saya fokus di Pasar Pagi, kemudian nanti Harapan Baru masuk, baru Baqa, dan yang lainnya,” jelasnya saat ditemui usai audiensi di Gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu (17/1/2024).
Seiring dengan persiapan pembukaan pasar, terdapat miskomunikasi antara pedagang dan pemerintah. Marnabas menjelaskan, dalam forum audiensi yang digelar oleh DPRD Kota Samarinda terjadi salah penerimaan informasi. “Dikira ini pedagang ada yang dapat Surat Keterangan Tempat Usaha Berjualan (SKTUB) tapi ngga dapat tempat,” jelasnya.
Marnabas dengan tegas mengatakan, tidak ada pedagang yang tidak mendapat tempat. Ia menjamin semua pedagang akan mendapatkan tempat untuk berjualan sesuai dengan syarat yang berlaku. Ia menceritakan, terdapat salah seorang pedagang yang memiliki tempat lebih dari satu, namun di petak yang berjauhan. Kemudian pedagang itu inginnya menjadikan satu dari semua petak miliknya di satu tempat yang berdekatan. Tempat itu dimaksudkan sebagai tempat penggilingan daging. “Jadi dikira forum ini untuk memperjuangkan pedagang yang ada SKTUB nya tapi ngga dapat tempat. Saya yakinkan dapat,” paparnya.
Ia memperkirakan kemungkinan yang didapat sangat kecil, apabila nanti ada pengundian tempat, lalu pedagang itu akan mendapatkan keempat petak itu secara langsung di satu tempat. “Penggilinggan daging itu kan besar, sedangkan petak kita cuma 1.2,” pungkasnya.
Pasar yang terletak di Jalan Hasanuddin, Samarinda Seberang ini sempat terhenti pengerjaannya sebanyak dua kali. Mulanya dikerjakan pada tahun 2016 kemudian terhenti, dilanjutkan tahun 2018 dan terhenti lagi. Setelah itu dilanjutkan kembali pada 2022 lalu. Selama proses pengerjaan itu, para pedagang berjualan di sekitar jalan area pasar.
Diresmikannya Pasar Baqa ini tentu akan membuat area pasar terlihat lebih rapi, sebab pedagang akan menjajakan jualannya pada tempat yang sudah ditetapkan. Lalu, akan berdampak juga pada lalu lintas jalan, yang sebelumnya tidak menutup kemungkinan terganggu oleh aktivitas pedagang yang berjualan di pinggir jalan.
(Sf/Rs)