Cari disini...
Seputar Kaltim
Pengunjung di Museum Sadurengas, Kabupaten Paser (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Wisatawan yang berkunjung ke Museum Sadurengas, Kabupaten Paser mengalami tren penurunan.
Meskipun terbilang masih banyak yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut pada libur lebaran, namun tren penurunan tetap terjadi jika dibandingkan tahun 2025 lalu.
"Ada 1.584 pengunjung yang terdata berkunjung ke Museum Sadurengas sejak Minggu sampai dengan Senin lalu," kata Kabid Pariwisata Disporapar Paser, Khairudin, Rabu (25/3/2026).
Pengunjung yang datang ke tempat wisata itu biasanya ingin mengetahui dan melihat berbagai benda kuno peninggalan Kesultanan Paser.
Hal itu berbeda dengan tempat wisata lain yang menyuguhkan keindahan pemandangan alam. Museum Sadurengas lebih menekankan kepada kehausan pengunjung untuk mengetahui sejarah khususnya tentang Kerajaan Paser.
Sementara pengelola Museum Sadurengas, Herman menjelaskan meskipun pada libur lebaran tahun ini pengunjung masih tembus sekitar 1.000 lebih, namun jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menilai, objek wisata di tempat lain menjadi salah satu tantangan bagi objek wisata yang memiliki nilai kebudayaan dan sejarah seperti Museum Sadurengas dan berimbas pada penurunan pengunjung yang datang.
"Mungkin salah satunya karena banyak tempat wisata lain yang menarik. Tapi tetap berupaya untuk melakukan pengelolaan dengan baik kepada para pengunjung yang datang ke sini," ucapnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pengunjung di Museum Sadurengas, Kabupaten Paser (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Wisatawan yang berkunjung ke Museum Sadurengas, Kabupaten Paser mengalami tren penurunan.
Meskipun terbilang masih banyak yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut pada libur lebaran, namun tren penurunan tetap terjadi jika dibandingkan tahun 2025 lalu.
"Ada 1.584 pengunjung yang terdata berkunjung ke Museum Sadurengas sejak Minggu sampai dengan Senin lalu," kata Kabid Pariwisata Disporapar Paser, Khairudin, Rabu (25/3/2026).
Pengunjung yang datang ke tempat wisata itu biasanya ingin mengetahui dan melihat berbagai benda kuno peninggalan Kesultanan Paser.
Hal itu berbeda dengan tempat wisata lain yang menyuguhkan keindahan pemandangan alam. Museum Sadurengas lebih menekankan kepada kehausan pengunjung untuk mengetahui sejarah khususnya tentang Kerajaan Paser.
Sementara pengelola Museum Sadurengas, Herman menjelaskan meskipun pada libur lebaran tahun ini pengunjung masih tembus sekitar 1.000 lebih, namun jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menilai, objek wisata di tempat lain menjadi salah satu tantangan bagi objek wisata yang memiliki nilai kebudayaan dan sejarah seperti Museum Sadurengas dan berimbas pada penurunan pengunjung yang datang.
"Mungkin salah satunya karena banyak tempat wisata lain yang menarik. Tapi tetap berupaya untuk melakukan pengelolaan dengan baik kepada para pengunjung yang datang ke sini," ucapnya.
(Sf/Rs)