Cari disini...
Seputar Kaltim
Anggota DPRD Kota Balikpapan Parlindungan Sihotang. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Anggota DPRD Kota Balikpapan Parlindungan Sihotang, menanggapi perihal tingginya angka pemudik yang terjadi di Bandara Sepinggan Balikpapan, Pelabuhan Semayang hingga Pelabuhan Kariangau jelang H-3 lebaran Idulfitri 1445 Hijriah.
"Untuk puncaknya sendiri diprediksi hari ini Senin (8/4/2024). Mengingat beberapa penyedia layanan arus mudik sudah sangat dipadati masyarakat," ucap Parlindungan saat dihubungi media ini, Senin (8/4/2024).
Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat meningkatnya pemudik. Pertama banyaknya pekerja yang didatangkan dari luar Balikpapan, sehingga kepulangan mereka bersamaan dengan warga Balikpapan yang ingin mudik.
Sebetulnya ini juga mengganggu fasilitas yang didapatkan warga Balikpapan. Contohnya untuk mendapat tiket sedikit kesulitan, berbeda dengan pekerja pendatang yang dikoordinir perusahaan.
"Nah ini juga menjadi persoalan kita, mudah-mudahan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dan Kaltim secara umum, bisa mengantisipasi untuk ke depan," jelasnya.
Ia juga mengingatkan warga untuk membatasi diri setelah mudik. Seperti tidak membawa orang dari luar masuk ke Balikpapan tanpa memiliki pekerjaan yang jelas. Karena tingkat pengangguran di Balikpapan masih banyak.
"Walaupun secara statistik ada penurunan, tetapi masih ada angka pengangguran, jadi jangan di tambah lagi lah. Kalaupun dia di daerahnya sebagai Petani, alangkah baik untuk tetap disana, dari pada harus menganggur di kota," imbuhnya.
Tidak hanya itu, dirinya juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum pergi mudik. Salah satunya memeriksa aliran listrik dan alat masaknya, serta bisa menitipkan rumahnya ke tetangga.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Anggota DPRD Kota Balikpapan Parlindungan Sihotang. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Anggota DPRD Kota Balikpapan Parlindungan Sihotang, menanggapi perihal tingginya angka pemudik yang terjadi di Bandara Sepinggan Balikpapan, Pelabuhan Semayang hingga Pelabuhan Kariangau jelang H-3 lebaran Idulfitri 1445 Hijriah.
"Untuk puncaknya sendiri diprediksi hari ini Senin (8/4/2024). Mengingat beberapa penyedia layanan arus mudik sudah sangat dipadati masyarakat," ucap Parlindungan saat dihubungi media ini, Senin (8/4/2024).
Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat meningkatnya pemudik. Pertama banyaknya pekerja yang didatangkan dari luar Balikpapan, sehingga kepulangan mereka bersamaan dengan warga Balikpapan yang ingin mudik.
Sebetulnya ini juga mengganggu fasilitas yang didapatkan warga Balikpapan. Contohnya untuk mendapat tiket sedikit kesulitan, berbeda dengan pekerja pendatang yang dikoordinir perusahaan.
"Nah ini juga menjadi persoalan kita, mudah-mudahan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dan Kaltim secara umum, bisa mengantisipasi untuk ke depan," jelasnya.
Ia juga mengingatkan warga untuk membatasi diri setelah mudik. Seperti tidak membawa orang dari luar masuk ke Balikpapan tanpa memiliki pekerjaan yang jelas. Karena tingkat pengangguran di Balikpapan masih banyak.
"Walaupun secara statistik ada penurunan, tetapi masih ada angka pengangguran, jadi jangan di tambah lagi lah. Kalaupun dia di daerahnya sebagai Petani, alangkah baik untuk tetap disana, dari pada harus menganggur di kota," imbuhnya.
Tidak hanya itu, dirinya juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum pergi mudik. Salah satunya memeriksa aliran listrik dan alat masaknya, serta bisa menitipkan rumahnya ke tetangga.
(Sf/Rs)