Cari disini...
Seputar Kaltim
Beberapa momentum penting di Kaltim. (Kolase oleh seputarfakta.com)
Samarinda - Sepanjang tahun 2024, Kalimantan Timur (Kaltim) telah mencatatkan berbagai peristiwa besar yang menarik perhatian publik. Dari kejadian tragis hingga keberhasilan di ajang nasional, berikut rangkuman beberapa peristiwa penting yang terjadi di Kaltim sepanjang tahun ini.
1. Keracunan Makanan saat Pemilu 2024 di Samarinda
Pada 25 Januari 2024, sekitar 60 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 di Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami keracunan makanan. Insiden ini terjadi setelah mereka mengonsumsi nasi kotak yang dibagikan saat pelantikan anggota KPPS di TJIU Palace. Para korban mengeluhkan gejala seperti diare, demam, dan tubuh yang terasa lemas.
Kanaisha, salah satu korban, menyebutkan bahwa makanan yang disajikan terasa biasa saja, namun setelah sampai di rumah, ia merasakan gejala yang mengarah pada keracunan. "Awalnya saya pikir hanya masuk angin, tapi malamnya saya diare," ungkap Kanaisha. Kejadian ini menjadi sorotan, karena berkaitan dengan persiapan pemilu yang sangat penting dan berdampak pada kelancaran proses demokrasi.
2. Tragis, Pembunuhan Satu Keluarga oleh Anak 16 Tahun
Pada 6 Februari 2024, sebuah tragedi pembunuhan mengguncang Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim. J (16), seorang pelajar SMK, membunuh satu keluarga yang terdiri dari lima orang. Korban terdiri dari W (35), SW (34), serta tiga anak mereka, RJS (15), VDS (11), dan ZAA (3). Pembunuhan ini terjadi sekitar pukul 01.30 WITA di Desa Babulu Laut, PPU.
Motif pembunuhan diduga terkait dengan masalah asmara, di mana pelaku merasa cinta ditolak oleh anak korban, RJS. Namun, polisi juga mendalami kemungkinan adanya motif lain, seperti dendam akibat ejekan keluarga korban terhadap keluarga pelaku dan perbuatan jahat yang dilakukan oleh korban terhadap hewan peliharaan pelaku. Sidang kasus ini menjadi perhatian publik, terutama saat tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya meminta hukuman 10 tahun penjara, meskipun perbuatan pelaku sangat brutal. Tuntutan ini memicu kemarahan keluarga korban, yang merasa keadilan belum ditegakkan.
3. Meninggalnya Perempuan Tua di Gudang Kimia Farma
Pada 18 Februari 2024, tragedi misterius menimpa seorang wanita berinisial BMJ. Korban ditemukan tewas di sebuah gudang milik Kimia Farma di Samarinda setelah beberapa hari hilang. Sebelumnya, BMJ tengah menjalani perawatan di RSJ Atma Husada Mahakam Samarinda, namun setelah mengeluh haus, ia pergi meninggalkan rumah sakit dan hilang tanpa jejak. Pencarian yang dilakukan suaminya tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya tubuh korban ditemukan di gudang Kimia Farma pada 18 Februari.
Kematian korban yang sudah lima hari tergeletak tak ditemukan ini menimbulkan banyak pertanyaan. Keluarga korban terus menggelar aksi damai, menuntut kejelasan mengenai penyebab kematian Bertha dan meminta pihak kepolisian segera menyelesaikan kasus ini secara transparan. Penasihat hukum keluarga korban, Yos Christian, mendesak agar gelar perkara dipindahkan ke Polresta Samarinda dan hasil pemeriksaan CCTV serta autopsi segera dipublikasikan. Namun hingga kini keterangan pasti belum terungkap dan keluarga menerima kepergian Bertha Mimi Jama.
4. Kaltim Raih Juara Umum MTQ Nasional 2024
Pada 15 September 2024, Kalimantan Timur membuat sejarah dengan berhasil meraih juara umum dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX di Samarinda. Kaltim berhasil mengumpulkan 579 poin, unggul jauh dari DKI Jakarta yang berada di posisi kedua dengan 478 poin, serta Jawa Timur di posisi ketiga dengan 275 poin.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kaltim, apalagi sebagai tuan rumah ajang prestisius ini. Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, mengungkapkan rasa syukur atas raihan tersebut. Ia menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan persiapan matang dari seluruh pihak yang terlibat, serta dukungan penuh masyarakat Kaltim. "Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kaltim yang telah memberikan dukungan luar biasa, sehingga Kaltim bisa menjadi juara umum," ujar Akmal.
5. Gubernur Baru untuk Kaltim: Rudy Mas’ud Terpilih
Kaltim memasuki babak baru dalam kepemimpinan setelah hasil Pemilihan Gubernur (Pilkada) 2024 resmi diumumkan pada 9 Desember 2024. Pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih setelah meraih 996.399 suara (55,64 persen) dari total suara sah yang mencapai 1.790.192. Pasangan ini mengalahkan petahana Isran Noor-Hadi Mulyadi yang memperoleh 793.793 suara (44,36 persen).
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris, dalam Rapat Pleno yang berlangsung di Hotel Harris Samarinda. Penetapan ini menandai berakhirnya proses pemilihan yang melibatkan lebih dari 2,8 juta pemilih di Kaltim. Jika tidak ada sengketa, pasangan Rudy-Seno akan dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur pada tahun 2025 mendatang.
Dengan berbagai peristiwa yang mencuat sepanjang tahun, Kaltim menunjukkan dinamika sosial, politik, dan budaya yang penuh warna. Mulai dari tragedi yang menimbulkan keprihatinan, hingga prestasi yang mengharumkan nama daerah, Kaltim terus mencatatkan sejarah penting yang patut dicermati oleh seluruh masyarakat.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Beberapa momentum penting di Kaltim. (Kolase oleh seputarfakta.com)
Samarinda - Sepanjang tahun 2024, Kalimantan Timur (Kaltim) telah mencatatkan berbagai peristiwa besar yang menarik perhatian publik. Dari kejadian tragis hingga keberhasilan di ajang nasional, berikut rangkuman beberapa peristiwa penting yang terjadi di Kaltim sepanjang tahun ini.
1. Keracunan Makanan saat Pemilu 2024 di Samarinda
Pada 25 Januari 2024, sekitar 60 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 di Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami keracunan makanan. Insiden ini terjadi setelah mereka mengonsumsi nasi kotak yang dibagikan saat pelantikan anggota KPPS di TJIU Palace. Para korban mengeluhkan gejala seperti diare, demam, dan tubuh yang terasa lemas.
Kanaisha, salah satu korban, menyebutkan bahwa makanan yang disajikan terasa biasa saja, namun setelah sampai di rumah, ia merasakan gejala yang mengarah pada keracunan. "Awalnya saya pikir hanya masuk angin, tapi malamnya saya diare," ungkap Kanaisha. Kejadian ini menjadi sorotan, karena berkaitan dengan persiapan pemilu yang sangat penting dan berdampak pada kelancaran proses demokrasi.
2. Tragis, Pembunuhan Satu Keluarga oleh Anak 16 Tahun
Pada 6 Februari 2024, sebuah tragedi pembunuhan mengguncang Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim. J (16), seorang pelajar SMK, membunuh satu keluarga yang terdiri dari lima orang. Korban terdiri dari W (35), SW (34), serta tiga anak mereka, RJS (15), VDS (11), dan ZAA (3). Pembunuhan ini terjadi sekitar pukul 01.30 WITA di Desa Babulu Laut, PPU.
Motif pembunuhan diduga terkait dengan masalah asmara, di mana pelaku merasa cinta ditolak oleh anak korban, RJS. Namun, polisi juga mendalami kemungkinan adanya motif lain, seperti dendam akibat ejekan keluarga korban terhadap keluarga pelaku dan perbuatan jahat yang dilakukan oleh korban terhadap hewan peliharaan pelaku. Sidang kasus ini menjadi perhatian publik, terutama saat tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya meminta hukuman 10 tahun penjara, meskipun perbuatan pelaku sangat brutal. Tuntutan ini memicu kemarahan keluarga korban, yang merasa keadilan belum ditegakkan.
3. Meninggalnya Perempuan Tua di Gudang Kimia Farma
Pada 18 Februari 2024, tragedi misterius menimpa seorang wanita berinisial BMJ. Korban ditemukan tewas di sebuah gudang milik Kimia Farma di Samarinda setelah beberapa hari hilang. Sebelumnya, BMJ tengah menjalani perawatan di RSJ Atma Husada Mahakam Samarinda, namun setelah mengeluh haus, ia pergi meninggalkan rumah sakit dan hilang tanpa jejak. Pencarian yang dilakukan suaminya tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya tubuh korban ditemukan di gudang Kimia Farma pada 18 Februari.
Kematian korban yang sudah lima hari tergeletak tak ditemukan ini menimbulkan banyak pertanyaan. Keluarga korban terus menggelar aksi damai, menuntut kejelasan mengenai penyebab kematian Bertha dan meminta pihak kepolisian segera menyelesaikan kasus ini secara transparan. Penasihat hukum keluarga korban, Yos Christian, mendesak agar gelar perkara dipindahkan ke Polresta Samarinda dan hasil pemeriksaan CCTV serta autopsi segera dipublikasikan. Namun hingga kini keterangan pasti belum terungkap dan keluarga menerima kepergian Bertha Mimi Jama.
4. Kaltim Raih Juara Umum MTQ Nasional 2024
Pada 15 September 2024, Kalimantan Timur membuat sejarah dengan berhasil meraih juara umum dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX di Samarinda. Kaltim berhasil mengumpulkan 579 poin, unggul jauh dari DKI Jakarta yang berada di posisi kedua dengan 478 poin, serta Jawa Timur di posisi ketiga dengan 275 poin.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kaltim, apalagi sebagai tuan rumah ajang prestisius ini. Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, mengungkapkan rasa syukur atas raihan tersebut. Ia menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan persiapan matang dari seluruh pihak yang terlibat, serta dukungan penuh masyarakat Kaltim. "Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kaltim yang telah memberikan dukungan luar biasa, sehingga Kaltim bisa menjadi juara umum," ujar Akmal.
5. Gubernur Baru untuk Kaltim: Rudy Mas’ud Terpilih
Kaltim memasuki babak baru dalam kepemimpinan setelah hasil Pemilihan Gubernur (Pilkada) 2024 resmi diumumkan pada 9 Desember 2024. Pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih setelah meraih 996.399 suara (55,64 persen) dari total suara sah yang mencapai 1.790.192. Pasangan ini mengalahkan petahana Isran Noor-Hadi Mulyadi yang memperoleh 793.793 suara (44,36 persen).
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris, dalam Rapat Pleno yang berlangsung di Hotel Harris Samarinda. Penetapan ini menandai berakhirnya proses pemilihan yang melibatkan lebih dari 2,8 juta pemilih di Kaltim. Jika tidak ada sengketa, pasangan Rudy-Seno akan dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur pada tahun 2025 mendatang.
Dengan berbagai peristiwa yang mencuat sepanjang tahun, Kaltim menunjukkan dinamika sosial, politik, dan budaya yang penuh warna. Mulai dari tragedi yang menimbulkan keprihatinan, hingga prestasi yang mengharumkan nama daerah, Kaltim terus mencatatkan sejarah penting yang patut dicermati oleh seluruh masyarakat.
(Sf/Rs)