Cari disini...
Seputar Kaltim
Presiden RI Joko Widodo saat menekan tombol peresmian Rumah Sakit Hermina Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Rumah Sakit (RS) Hermina Nusantara di Ibu Kota Nusantara, Kaltim, Jumat (11/10/2024).
Peresmian ini menjadi langkah penting dalam menyediakan fasilitas kesehatan modern bagi masyarakat Nusantara, terutama para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan menjadi warga pionir di Nusantara.
Dalam sambutan, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa ini memberikan kepercayaan dan rasa percaya diri bagi ASN yang akan segera pindah ke IKN, apalagi untuk rumah sudah siap, tinggal kantor yang siap di Bilan November 2024 ini.
“Sekali lagi, saya mengapresiasi apa yang telah dibangun oleh Hermina Nusantara. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirahim, saya resmikan RS Hermina Nusantara di Nusantara," ucap Presiden RI dalam siaran persenya.
Ia menerangkan, pembangunan ini sebagai salah satu fasilitas terbaik yang diberikan untuk masyarakat Nusantara, khususnya para ASN yang akan segera pindah ke Nusantara.
“Dengan adanya RS ini, diharapkan layanan kesehatan yang berkualitas dapat diberikan secara cepat dan merata kepada seluruh penduduk Nusantara,” tegasnya.
Sementara, Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk., dr. Hasmoro menyampaikan, Rumah Sakit Hermina Nusantara dibangun di atas lahan seluas 20.700 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 28.210 meter persegi.
Rumah sakit ini dirancang dengan kapasitas 200 tempat tidur, dan tahap pertama pembangunan yang telah rampung mencakup lima lantai serta menyediakan 50 tempat tidur pasien.
“Dalam jangka panjang, RS Hermina Nusantara akan diperluas menjadi delapan lantai untuk memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan di Nusantara,” tambahnya.
Lanjutnya, hingga saat ini, PT Medikaloka Hermina Tbk. telah menyerap anggaran sebesar Rp500 miliar dari total alokasi Rp650 miliar yang direncanakan untuk pembangunan RS tersebut.
Peningkatan kapasitas juga menjadi prioritas, dengan target penambahan tempat tidur pasien menjadi 100 unit pada tahun 2025, guna menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang di IKN.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Presiden RI Joko Widodo saat menekan tombol peresmian Rumah Sakit Hermina Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Rumah Sakit (RS) Hermina Nusantara di Ibu Kota Nusantara, Kaltim, Jumat (11/10/2024).
Peresmian ini menjadi langkah penting dalam menyediakan fasilitas kesehatan modern bagi masyarakat Nusantara, terutama para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan menjadi warga pionir di Nusantara.
Dalam sambutan, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa ini memberikan kepercayaan dan rasa percaya diri bagi ASN yang akan segera pindah ke IKN, apalagi untuk rumah sudah siap, tinggal kantor yang siap di Bilan November 2024 ini.
“Sekali lagi, saya mengapresiasi apa yang telah dibangun oleh Hermina Nusantara. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirahim, saya resmikan RS Hermina Nusantara di Nusantara," ucap Presiden RI dalam siaran persenya.
Ia menerangkan, pembangunan ini sebagai salah satu fasilitas terbaik yang diberikan untuk masyarakat Nusantara, khususnya para ASN yang akan segera pindah ke Nusantara.
“Dengan adanya RS ini, diharapkan layanan kesehatan yang berkualitas dapat diberikan secara cepat dan merata kepada seluruh penduduk Nusantara,” tegasnya.
Sementara, Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk., dr. Hasmoro menyampaikan, Rumah Sakit Hermina Nusantara dibangun di atas lahan seluas 20.700 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 28.210 meter persegi.
Rumah sakit ini dirancang dengan kapasitas 200 tempat tidur, dan tahap pertama pembangunan yang telah rampung mencakup lima lantai serta menyediakan 50 tempat tidur pasien.
“Dalam jangka panjang, RS Hermina Nusantara akan diperluas menjadi delapan lantai untuk memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan di Nusantara,” tambahnya.
Lanjutnya, hingga saat ini, PT Medikaloka Hermina Tbk. telah menyerap anggaran sebesar Rp500 miliar dari total alokasi Rp650 miliar yang direncanakan untuk pembangunan RS tersebut.
Peningkatan kapasitas juga menjadi prioritas, dengan target penambahan tempat tidur pasien menjadi 100 unit pada tahun 2025, guna menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang di IKN.
(Sf/Rs)