Seputar Kaltim

    Jembatan Sangasanga–Anggana Belum Terealisasi, DPRD Kukar Dorong Masuk Program 2027

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    20 Januari 2026 pukul 19:59 WITA

    Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Wacana pembangunan jembatan penghubung antara Kecamatan Sangasanga dan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar) hingga kini tidak kunjung terealisasi.

    Wacana tersebut hingga kini belum terealisasi karena diduga terkendala anggaran. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, Ahmad Yani meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memasukkan wacana pembangunan jembatan penghubung dalam program perencanaan pembangunan daerah pada 2027 mendatang.

    “Wacana itu hingga saat ini belum terealisasi, maka wacana itu diharapkan dapat dimasukkan pada 2027 dan menjadi program prioritas karena pada tahun ini anggaran tidak mencukupi,” ujar Ahmad Yani, Selasa (20/1/2026).

    Bila pembangunan jembatan tersebut masih terkendala keterbatasan anggaran daerah, maka pemerintah daerah harus berupaya menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim maupun pemerintah pusat agar mendapatkan dukungan pendanaan.

    Menurutnya kehadiran infrastruktur tersebut sangat penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat serta membuka akses baru bagi wilayah Sangasanga dan Anggana.

    “Kami dari DPRD merespons baik terhadap wacana itu karena memang menjadi prioritas utama supaya dapat menjadi konektivitas antarkecamatan,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Jembatan Sangasanga–Anggana Belum Terealisasi, DPRD Kukar Dorong Masuk Program 2027

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    20 Januari 2026 pukul 19:59 WITA

    Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Wacana pembangunan jembatan penghubung antara Kecamatan Sangasanga dan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar) hingga kini tidak kunjung terealisasi.

    Wacana tersebut hingga kini belum terealisasi karena diduga terkendala anggaran. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, Ahmad Yani meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memasukkan wacana pembangunan jembatan penghubung dalam program perencanaan pembangunan daerah pada 2027 mendatang.

    “Wacana itu hingga saat ini belum terealisasi, maka wacana itu diharapkan dapat dimasukkan pada 2027 dan menjadi program prioritas karena pada tahun ini anggaran tidak mencukupi,” ujar Ahmad Yani, Selasa (20/1/2026).

    Bila pembangunan jembatan tersebut masih terkendala keterbatasan anggaran daerah, maka pemerintah daerah harus berupaya menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim maupun pemerintah pusat agar mendapatkan dukungan pendanaan.

    Menurutnya kehadiran infrastruktur tersebut sangat penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat serta membuka akses baru bagi wilayah Sangasanga dan Anggana.

    “Kami dari DPRD merespons baik terhadap wacana itu karena memang menjadi prioritas utama supaya dapat menjadi konektivitas antarkecamatan,” tandasnya.

    (Sf/Lo)