Cari disini...
Seputar Kaltim
Jembatan Merancang Ulu-Pulau Besing. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Proses perbaikan Jembatan Pulau Besing hingga kini masih terus berjalan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau belum melakukan serah terima proyek karena masih ada sejumlah pekerjaan yang dievaluasi dan disempurnakan di lapangan.
Berbagai penanganan teknis yang hingga kini terus dilakukan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi jembatan tetap aman digunakan masyarakat, mengingat Jembatan Pulau Besing termasuk dalam kategori jembatan khusus yang memerlukan pengawasan lebih detail.
Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, mengatakan sejumlah pekerjaan yang telah dilakukan di antaranya pengencangan baut, pengecatan untuk mengatasi korosi, hingga pengencangan kabel jembatan. Menurutnya, seluruh proses tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan dan evaluasi teknis sebelum proyek dinyatakan selesai sepenuhnya.
"Karena ini jembatan khusus, jadi kami tetap harus berkoordinasi dengan Komisi Keselamatan Jembatan terkait arahan teknis ke depannya," ujar Junaidi.
Selain itu, DPUPR juga melakukan pembenahan pada bagian turunan jembatan yang sebelumnya sempat dikeluhkan masyarakat karena dinilai terlalu curam. Sehingga untuk mengurangi kemiringan, pihaknya melakukan pengecoran beton pada bagian ujung turunan agar akses kendaraan menjadi lebih aman dan nyaman saat melintas.
"Turunan itu sudah dibenahi dan dilakukan perbaikan, tapi hasil pekerjaannya masih kami evaluasi dan cross-check lagi," katanya.
Tak hanya itu, dirinya pun mengatakan akses jalan penghubung dari jalan existing menuju kawasan permukiman warga juga ikut dikerjakan sebagai bagian dari penyempurnaan fasilitas penunjang di sekitar jembatan.
Ia menegaskan, meski sejumlah pekerjaan telah berjalan, proyek tersebut masih berada dalam tahap pelaksanaan sehingga belum dilakukan proses serah terima dari pihak pelaksana.
"Intinya pekerjaan sudah berjalan, tetapi masih dalam tahap evaluasi dan belum serah terima," terangnya.
Meski demikian, Junaidi menegaskan bahwa Jembatan Pulau Besing saat ini masih aman dan dapat dilalui masyarakat sambil menunggu seluruh tahapan pekerjaan selesai sepenuhnya.
"Kami tetap melakukan pemantauan bersama pelaksana pekerjaan sebelum proyek dinyatakan selesai sepenuhnya," tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Jembatan Merancang Ulu-Pulau Besing. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Proses perbaikan Jembatan Pulau Besing hingga kini masih terus berjalan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau belum melakukan serah terima proyek karena masih ada sejumlah pekerjaan yang dievaluasi dan disempurnakan di lapangan.
Berbagai penanganan teknis yang hingga kini terus dilakukan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi jembatan tetap aman digunakan masyarakat, mengingat Jembatan Pulau Besing termasuk dalam kategori jembatan khusus yang memerlukan pengawasan lebih detail.
Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, mengatakan sejumlah pekerjaan yang telah dilakukan di antaranya pengencangan baut, pengecatan untuk mengatasi korosi, hingga pengencangan kabel jembatan. Menurutnya, seluruh proses tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan dan evaluasi teknis sebelum proyek dinyatakan selesai sepenuhnya.
"Karena ini jembatan khusus, jadi kami tetap harus berkoordinasi dengan Komisi Keselamatan Jembatan terkait arahan teknis ke depannya," ujar Junaidi.
Selain itu, DPUPR juga melakukan pembenahan pada bagian turunan jembatan yang sebelumnya sempat dikeluhkan masyarakat karena dinilai terlalu curam. Sehingga untuk mengurangi kemiringan, pihaknya melakukan pengecoran beton pada bagian ujung turunan agar akses kendaraan menjadi lebih aman dan nyaman saat melintas.
"Turunan itu sudah dibenahi dan dilakukan perbaikan, tapi hasil pekerjaannya masih kami evaluasi dan cross-check lagi," katanya.
Tak hanya itu, dirinya pun mengatakan akses jalan penghubung dari jalan existing menuju kawasan permukiman warga juga ikut dikerjakan sebagai bagian dari penyempurnaan fasilitas penunjang di sekitar jembatan.
Ia menegaskan, meski sejumlah pekerjaan telah berjalan, proyek tersebut masih berada dalam tahap pelaksanaan sehingga belum dilakukan proses serah terima dari pihak pelaksana.
"Intinya pekerjaan sudah berjalan, tetapi masih dalam tahap evaluasi dan belum serah terima," terangnya.
Meski demikian, Junaidi menegaskan bahwa Jembatan Pulau Besing saat ini masih aman dan dapat dilalui masyarakat sambil menunggu seluruh tahapan pekerjaan selesai sepenuhnya.
"Kami tetap melakukan pemantauan bersama pelaksana pekerjaan sebelum proyek dinyatakan selesai sepenuhnya," tandasnya.
(Sf/Rs)