Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Kondisi lalu lintas di Jembatan Kedaton (Dok: Dishub Kukar)
Tenggarong - Pengaturan lalu lintas di Jembatan Kedaton, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) untuk sementara masih mengandalkan barier.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Irwan Sukarta mengatakan penggunaan barier sebagai opsi sementara pengaturan lalu lintas didasari kondisi anggaran daerah yang kini tengah tertekan, terutama ketika kebijakan efisiensi diberlakukan.
“Jembatan Kedaton itu sementara baru pemasangan barier karena kita sedang menghadapi keterbatasan anggaran,” ujar Irwan, Senin (23/3/2026).
Ia menjelaskan kebijakan efisiensi anggaran ini tidak hanya berdampak bagi keuangan Kukar, tapi juga dirasakan seluruh daerah di Indonesia.
Kondisi ini tentu membuat sejumlah program di Dishub terancam tidak berjalan secara optimal, salah satunya wacana terkait penerapan traffic light berbasis IT.
Irwan menyatakan survei tersebut telah dilakukan untuk melihat kebutuhan pengaturan lalu lintas yang lebih efektif di Jembatan Kedaton.
Tapi hasil survei kini masih dikaji secara menyeluruh sebelum penerapan traffic light berbasis IT diputuskan.
“Kita ada survei nanti apakah perlu ada traffic baru berbasis IT agar pengaturan dilakukan secara otomatis di sana,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Kondisi lalu lintas di Jembatan Kedaton (Dok: Dishub Kukar)
Tenggarong - Pengaturan lalu lintas di Jembatan Kedaton, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) untuk sementara masih mengandalkan barier.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Irwan Sukarta mengatakan penggunaan barier sebagai opsi sementara pengaturan lalu lintas didasari kondisi anggaran daerah yang kini tengah tertekan, terutama ketika kebijakan efisiensi diberlakukan.
“Jembatan Kedaton itu sementara baru pemasangan barier karena kita sedang menghadapi keterbatasan anggaran,” ujar Irwan, Senin (23/3/2026).
Ia menjelaskan kebijakan efisiensi anggaran ini tidak hanya berdampak bagi keuangan Kukar, tapi juga dirasakan seluruh daerah di Indonesia.
Kondisi ini tentu membuat sejumlah program di Dishub terancam tidak berjalan secara optimal, salah satunya wacana terkait penerapan traffic light berbasis IT.
Irwan menyatakan survei tersebut telah dilakukan untuk melihat kebutuhan pengaturan lalu lintas yang lebih efektif di Jembatan Kedaton.
Tapi hasil survei kini masih dikaji secara menyeluruh sebelum penerapan traffic light berbasis IT diputuskan.
“Kita ada survei nanti apakah perlu ada traffic baru berbasis IT agar pengaturan dilakukan secara otomatis di sana,” tandasnya.
(Sf/Lo)