Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat meninjau kondisi jembatan di Desa Sebuntal (Dok: istimewa)
Tenggarong - Kondisi Jembatan di Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar) terlihat memprihatinkan dan hampir roboh karena mengalami kerusakan cukup parah, terutama bagian dasarnya.
Kerusakan pada badan jembatan itu dikarenakan kondisi struktur bangunan telah termakan usia, sehingga membutuhkan perbaikan.
Meski struktur bangunan jembatan masih bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua maupun empat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar mencanangkan rencana pemasangan Jembatan Bailey sebagai solusi alternatif sementara dalam waktu dekat.
Wacana ini direncanakan untuk menjamin keselamatan pengguna jalan serta mencegah insiden yang tidak diinginkan.
“Kita sempat berkoordinasi bersama perangkat daerah dan warga setempat, rencananya mau ditempatkan Jembatan Bailey, tapi kalau tidak memungkinkan maka kita akan melakukan upaya lanjutan,” ujar Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Senin (9/2/2026).
Sebelumnya, Aulia sempat meninjau kondisi jembatan secara langsung pada 5 Januari 2026 lalu. Peninjauan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang merasa khawatir terhadap kondisi jembatan, mengingat infrastruktur itu merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Sebuntal, Desa Kutai Lama dan desa-desa yang berada di sekitarnya.
“Jembatan ini masuk menjadi prioritas kita karena menghubungkan desa-desa lain di sekitarnya,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat meninjau kondisi jembatan di Desa Sebuntal (Dok: istimewa)
Tenggarong - Kondisi Jembatan di Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar) terlihat memprihatinkan dan hampir roboh karena mengalami kerusakan cukup parah, terutama bagian dasarnya.
Kerusakan pada badan jembatan itu dikarenakan kondisi struktur bangunan telah termakan usia, sehingga membutuhkan perbaikan.
Meski struktur bangunan jembatan masih bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua maupun empat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar mencanangkan rencana pemasangan Jembatan Bailey sebagai solusi alternatif sementara dalam waktu dekat.
Wacana ini direncanakan untuk menjamin keselamatan pengguna jalan serta mencegah insiden yang tidak diinginkan.
“Kita sempat berkoordinasi bersama perangkat daerah dan warga setempat, rencananya mau ditempatkan Jembatan Bailey, tapi kalau tidak memungkinkan maka kita akan melakukan upaya lanjutan,” ujar Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Senin (9/2/2026).
Sebelumnya, Aulia sempat meninjau kondisi jembatan secara langsung pada 5 Januari 2026 lalu. Peninjauan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang merasa khawatir terhadap kondisi jembatan, mengingat infrastruktur itu merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Sebuntal, Desa Kutai Lama dan desa-desa yang berada di sekitarnya.
“Jembatan ini masuk menjadi prioritas kita karena menghubungkan desa-desa lain di sekitarnya,” tandasnya.
(Sf/Lo)