Seputar Kaltim

    Jemaah Haji Kutim Tiba di Sangatta, Bupati Minta jadi Teladan di Masyarakat

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    15 Juni 2026 pukul 22:53 WITA

    Jemaah haji asal Kutai Timur tiba di Masjid Agung Al Faruq, Sangatta. (Foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengajak para jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci untuk menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

    Pesan tersebut disampaikan Ardiansyah saat menyambut kedatangan jemaah haji Kutim yang tergabung dalam Kloter 6 Embarkasi Balikpapan di Masjid Agung Al Faruq, Sangatta, Senin (15/6/2026).

    Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji hendaknya tidak berhenti setelah kembali ke daerah, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    "Dengan semangat Arafah, Muzdalifah, dan Mina, mudah-mudahan ini menjadi bagian dalam kehidupan Bapak Ibu sekalian sehingga bisa menjadi contoh di tengah keluarga dan masyarakat," ujar Ardiansyah.

    Ia juga berharap para jemaah dapat mempertahankan semangat ibadah, kesabaran, dan keikhlasan yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.

    Selain itu, ia mendorong para jemaah untuk membagikan pengalaman selama menjalankan ibadah haji kepada keluarga dan masyarakat. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi warga lain yang memiliki keinginan untuk menunaikan rukun Islam kelima.

    "Mudah-mudahan cerita tentang haji, cerita tentang Arafah, Muzdalifah, dan Mina dapat disampaikan kepada sanak saudara agar menjadi motivasi untuk mempersiapkan diri menjadi tamu Allah," katanya.

    Dalam kesempatan itu, Ardiansyah juga menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah setelah menjalani rangkaian ibadah haji selama kurang lebih 40 hari.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kutim, Basmawati Sija, menyampaikan sebanyak 170 jemaah haji Kloter 6 Embarkasi Balikpapan kembali ke Kutim dengan selamat.

    Dari total 172 jemaah yang diberangkatkan, dua orang meninggal dunia di Makkah dan telah dimakamkan di Tanah Suci. Keduanya yakni H. Yusuf Hasan Kacok (65), warga Kecamatan Karangan, dan Hj. Idee Bandung Muheng (68), warga Kecamatan Sangatta Utara.

    Basmawati berharap para jemaah dapat mempertahankan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dan mengamalkannya di tengah kehidupan bermasyarakat.

    "Jadikan pengalaman haji ini sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dermawan, dan menjadi teladan di tengah masyarakat," tutup Basmawati.

    (Sf/RS)

    Seputar Kaltim

    Jemaah Haji Kutim Tiba di Sangatta, Bupati Minta jadi Teladan di Masyarakat

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    15 Juni 2026 pukul 22:53 WITA

    Jemaah haji asal Kutai Timur tiba di Masjid Agung Al Faruq, Sangatta. (Foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengajak para jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci untuk menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

    Pesan tersebut disampaikan Ardiansyah saat menyambut kedatangan jemaah haji Kutim yang tergabung dalam Kloter 6 Embarkasi Balikpapan di Masjid Agung Al Faruq, Sangatta, Senin (15/6/2026).

    Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji hendaknya tidak berhenti setelah kembali ke daerah, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    "Dengan semangat Arafah, Muzdalifah, dan Mina, mudah-mudahan ini menjadi bagian dalam kehidupan Bapak Ibu sekalian sehingga bisa menjadi contoh di tengah keluarga dan masyarakat," ujar Ardiansyah.

    Ia juga berharap para jemaah dapat mempertahankan semangat ibadah, kesabaran, dan keikhlasan yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.

    Selain itu, ia mendorong para jemaah untuk membagikan pengalaman selama menjalankan ibadah haji kepada keluarga dan masyarakat. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi warga lain yang memiliki keinginan untuk menunaikan rukun Islam kelima.

    "Mudah-mudahan cerita tentang haji, cerita tentang Arafah, Muzdalifah, dan Mina dapat disampaikan kepada sanak saudara agar menjadi motivasi untuk mempersiapkan diri menjadi tamu Allah," katanya.

    Dalam kesempatan itu, Ardiansyah juga menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah setelah menjalani rangkaian ibadah haji selama kurang lebih 40 hari.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kutim, Basmawati Sija, menyampaikan sebanyak 170 jemaah haji Kloter 6 Embarkasi Balikpapan kembali ke Kutim dengan selamat.

    Dari total 172 jemaah yang diberangkatkan, dua orang meninggal dunia di Makkah dan telah dimakamkan di Tanah Suci. Keduanya yakni H. Yusuf Hasan Kacok (65), warga Kecamatan Karangan, dan Hj. Idee Bandung Muheng (68), warga Kecamatan Sangatta Utara.

    Basmawati berharap para jemaah dapat mempertahankan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dan mengamalkannya di tengah kehidupan bermasyarakat.

    "Jadikan pengalaman haji ini sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dermawan, dan menjadi teladan di tengah masyarakat," tutup Basmawati.

    (Sf/RS)