Cari disini...
Seputar Kaltim
Bus yang mengantar calon jemaah haji dari Samarinda menuju Balikpapan, Kamis (16/5/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Pukul 03.00 hingga 04.30 WITA dini hari tadi, para jemaah haji kloter satu berangkat dari Masjid Darunni'mah Sungai Kunjang menuju Embarkasi Balikpapan, Kamis (16/5/2024).
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Samarinda, Kumarul Zaman, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sembilan bus untuk mengangkut jemaah haji dari Samarinda.
Dari sembilan bus tersebut, delapan di antaranya akan digunakan untuk mengangkut jemaah, sementara satu bus disiapkan sebagai cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan kendala di perjalanan.
"Total ada 324 jemaah yang akan diberangkatkan. Dari jumlah tersebut, 319 merupakan jemaah haji, dan lima lainnya adalah petugas pendamping," kata Kumarul Zaman.
Lebih lanjut, setiap bus akan mengangkut sekitar 39 hingga 42 orang, sesuai dengan jumlah rombongan yang telah ditentukan.
Setelah tiba di Embarkasi Balikpapan, para jemaah akan menjalani pemeriksaan kelengkapan administrasi dan kesehatan. Pemeriksaan dan persiapan akhir akan dilaksanakan sehari penuh pada Kamis.
"Selain pemeriksaan administrasi dan kesehatan, para jemaah juga akan mendapatkan pemantapan manasik sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci pada hari Jumat," tambahnya.
Para jemaah dijadwalkan menginap satu malam di Balikpapan sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci pada hari Jumat, (17/5/2024).
Pemeriksaan barang bawaan juga akan dilakukan sesuai dengan standar penerbangan. Jemaah diminta untuk bersiap lima jam sebelum keberangkatan guna memastikan semua proses pemeriksaan berjalan lancar. Barang-barang yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam kabin pesawat akan dikeluarkan.
Ibadah haji yang akan berlangsung selama 40 hari ini mencakup perayaan Idul Adha di Tanah Suci.
"Pada tanggal 9 Dzulhijjah, jemaah harus sudah berada di Arafah untuk melaksanakan rukun haji. Jika tidak, maka rukun haji tidak bisa dipenuhi," bebernya.
Pelontaran jumrah aqabah, kata Kumarul akan dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah, dilanjutkan dengan jumrah ula, wustha, dan aqabah pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, ia berharap seluruh jemaah haji dari Samarinda dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan lancar hingga kembali ke tanah air.
"Untuk perjalanan dari Samarinda ke Balikpapan ini kita dikawal penuh oleh Dinas Perhubungan, Polisi, dan Satpol PP," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bus yang mengantar calon jemaah haji dari Samarinda menuju Balikpapan, Kamis (16/5/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Pukul 03.00 hingga 04.30 WITA dini hari tadi, para jemaah haji kloter satu berangkat dari Masjid Darunni'mah Sungai Kunjang menuju Embarkasi Balikpapan, Kamis (16/5/2024).
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Samarinda, Kumarul Zaman, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sembilan bus untuk mengangkut jemaah haji dari Samarinda.
Dari sembilan bus tersebut, delapan di antaranya akan digunakan untuk mengangkut jemaah, sementara satu bus disiapkan sebagai cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan kendala di perjalanan.
"Total ada 324 jemaah yang akan diberangkatkan. Dari jumlah tersebut, 319 merupakan jemaah haji, dan lima lainnya adalah petugas pendamping," kata Kumarul Zaman.
Lebih lanjut, setiap bus akan mengangkut sekitar 39 hingga 42 orang, sesuai dengan jumlah rombongan yang telah ditentukan.
Setelah tiba di Embarkasi Balikpapan, para jemaah akan menjalani pemeriksaan kelengkapan administrasi dan kesehatan. Pemeriksaan dan persiapan akhir akan dilaksanakan sehari penuh pada Kamis.
"Selain pemeriksaan administrasi dan kesehatan, para jemaah juga akan mendapatkan pemantapan manasik sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci pada hari Jumat," tambahnya.
Para jemaah dijadwalkan menginap satu malam di Balikpapan sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci pada hari Jumat, (17/5/2024).
Pemeriksaan barang bawaan juga akan dilakukan sesuai dengan standar penerbangan. Jemaah diminta untuk bersiap lima jam sebelum keberangkatan guna memastikan semua proses pemeriksaan berjalan lancar. Barang-barang yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam kabin pesawat akan dikeluarkan.
Ibadah haji yang akan berlangsung selama 40 hari ini mencakup perayaan Idul Adha di Tanah Suci.
"Pada tanggal 9 Dzulhijjah, jemaah harus sudah berada di Arafah untuk melaksanakan rukun haji. Jika tidak, maka rukun haji tidak bisa dipenuhi," bebernya.
Pelontaran jumrah aqabah, kata Kumarul akan dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah, dilanjutkan dengan jumrah ula, wustha, dan aqabah pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, ia berharap seluruh jemaah haji dari Samarinda dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan lancar hingga kembali ke tanah air.
"Untuk perjalanan dari Samarinda ke Balikpapan ini kita dikawal penuh oleh Dinas Perhubungan, Polisi, dan Satpol PP," pungkasnya.
(Sf/Rs)