Cari disini...
Seputar Kaltim
Jemaah haji kloter 2 asal Balikpapan saat berada di emberkasi haji Batakan, Balikpapan. (Foto: Tangkapan layar/Seputarfakta.com)
Balikpapan — Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan kembali mengingatkan jemaah haji untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Imbauan ini disampaikan setelah seorang jemaah asal Balikpapan dilaporkan wafat di Makkah, Arab Saudi. Jemaah tersebut bernama almarhum Masran Petta Condeng (70), anggota kloter 2 asal Balikpapan. Ia meninggal dunia Senin (25/5/2026) sekitar pukul 04.30 WITA.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Balikpapan, Suharto Baijuri membenarkan kabar tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima, almarhum sempat mengeluhkan sesak napas sebelum akhirnya mendapat penanganan di kamar tempatnya beristirahat.
“Jemaah mengeluh sesak napas, kemudian dibawa ke kamar dan tidak lama setelah itu dinyatakan meninggal dunia. Diduga karena kelelahan dan kemungkinan serangan jantung,” ucap Suharto saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).
Menurut Suharto, aktivitas ibadah yang padat serta kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah, khususnya lanjut usia. Faktor kelelahan diduga turut memengaruhi kondisi kesehatan almarhum selama berada di Tanah Suci.
Almarhum dimakamkan di Makkah sesuai prosedur yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat di Arab Saudi. Ia juga diketahui belum sempat mengikuti puncak ibadah haji di Arafah.
“Atas nama Kementerian Agama Kota Balikpapan, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya.
Kemenag Balikpapan mengimbau seluruh jemaah untuk mengatur aktivitas fisik, memperbanyak waktu istirahat, menjaga asupan cairan dan segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan ibadah haji.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Jemaah haji kloter 2 asal Balikpapan saat berada di emberkasi haji Batakan, Balikpapan. (Foto: Tangkapan layar/Seputarfakta.com)
Balikpapan — Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan kembali mengingatkan jemaah haji untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Imbauan ini disampaikan setelah seorang jemaah asal Balikpapan dilaporkan wafat di Makkah, Arab Saudi. Jemaah tersebut bernama almarhum Masran Petta Condeng (70), anggota kloter 2 asal Balikpapan. Ia meninggal dunia Senin (25/5/2026) sekitar pukul 04.30 WITA.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Balikpapan, Suharto Baijuri membenarkan kabar tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima, almarhum sempat mengeluhkan sesak napas sebelum akhirnya mendapat penanganan di kamar tempatnya beristirahat.
“Jemaah mengeluh sesak napas, kemudian dibawa ke kamar dan tidak lama setelah itu dinyatakan meninggal dunia. Diduga karena kelelahan dan kemungkinan serangan jantung,” ucap Suharto saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).
Menurut Suharto, aktivitas ibadah yang padat serta kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah, khususnya lanjut usia. Faktor kelelahan diduga turut memengaruhi kondisi kesehatan almarhum selama berada di Tanah Suci.
Almarhum dimakamkan di Makkah sesuai prosedur yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat di Arab Saudi. Ia juga diketahui belum sempat mengikuti puncak ibadah haji di Arafah.
“Atas nama Kementerian Agama Kota Balikpapan, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya.
Kemenag Balikpapan mengimbau seluruh jemaah untuk mengatur aktivitas fisik, memperbanyak waktu istirahat, menjaga asupan cairan dan segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan ibadah haji.
(Sf/Lo)