Cari disini...
Seputar Kaltim
Para jemaah haji asal Samarinda yang akan berangkat ke Embarkasih Balikpapan, Kamis (16/5/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda — Asisten I Pemerintah Kota Samarinda, Ridwan Tassa, memberikan pesan penting kepada para jemaah haji agar menjaga kesehatan selama menjalani ibadah. Terlebih, mayoritas jemaah haji ini sudah memasuki usia senja, di atas 40 hingga 50 tahun.
324 jemaah haji asal Samarinda bersama pendamping telah diberangkatkan dini hari tadi, pukul 03.00 WITA dari masjid Darunni'mah Sungai Kunjang menuju Embarkasi Balikpapan, Kamis (16/5/2024).
"Ini adalah ibadah fisik. Kami sangat berharap agar para jamaah menjaga kesehatannya. Jangan terlalu aktif melakukan sunah-sunah setelah sampai di Mekah atau Madinah," ujar Ridwan.
Menurutnya, ibadah haji pelaksanaan intinya berada di Arafah. Di mana jemaah dari seluruh dunia berkumpul dalam satu titik sehingga memerlukan tenaga, pikiran, dan konsentrasi untuk melaksanakan seluruh rukun wajib dan sunah-sunah haji yang muakad.
Selain kesehatan, Ridwan juga menekankan pentingnya kekompakan di antara para jemaah. Di mana semua jemaah harus saling menjunjung tinggi solidaritas di antara mereka.
"Yang bisa saling membantu adalah mereka sendiri, sehingga kekompakan diharapkan bisa dipupuk hingga kembali ke tanah air," tambahnya.
Ridwan juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga nama baik daerah. Karena bagaimanapun para jemaah ini berasal dari Samarinda yang otomatis namanya melekat pada diri jemaah.
"Mereka ini adalah utusan-utusan, panggilan dari Allah SWT yang berasal dari Kota Samarinda. Mereka pasti membawa nama baik kota Samarinda," imbuhnya.
Ia juga menitip doa agar para jemaah mendoakan Samarinda di tempat-tempat mustajab, baik di Mekah dan Madinah, supaya tetap kondusif dan semakin maju dengan rakyat yang sejahtera.
"Beberapa tempat mustajab di Mekah dan Madinah memang tidak menolak doa. Kami berharap jemaah bisa membantu mendoakan Samarinda sebagai tempat mencari rezeki mereka, selain mendoakan diri dan keluarga," harapnya.
Menurutnya, para calon jemaah haji ini juga mempunyai tanggung jawab besar yang mereka emban selama menunaikan ibadah haji, tidak hanya kepada diri sendiri dan keluarga, tetapi juga kepada kota Samarinda.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Para jemaah haji asal Samarinda yang akan berangkat ke Embarkasih Balikpapan, Kamis (16/5/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda — Asisten I Pemerintah Kota Samarinda, Ridwan Tassa, memberikan pesan penting kepada para jemaah haji agar menjaga kesehatan selama menjalani ibadah. Terlebih, mayoritas jemaah haji ini sudah memasuki usia senja, di atas 40 hingga 50 tahun.
324 jemaah haji asal Samarinda bersama pendamping telah diberangkatkan dini hari tadi, pukul 03.00 WITA dari masjid Darunni'mah Sungai Kunjang menuju Embarkasi Balikpapan, Kamis (16/5/2024).
"Ini adalah ibadah fisik. Kami sangat berharap agar para jamaah menjaga kesehatannya. Jangan terlalu aktif melakukan sunah-sunah setelah sampai di Mekah atau Madinah," ujar Ridwan.
Menurutnya, ibadah haji pelaksanaan intinya berada di Arafah. Di mana jemaah dari seluruh dunia berkumpul dalam satu titik sehingga memerlukan tenaga, pikiran, dan konsentrasi untuk melaksanakan seluruh rukun wajib dan sunah-sunah haji yang muakad.
Selain kesehatan, Ridwan juga menekankan pentingnya kekompakan di antara para jemaah. Di mana semua jemaah harus saling menjunjung tinggi solidaritas di antara mereka.
"Yang bisa saling membantu adalah mereka sendiri, sehingga kekompakan diharapkan bisa dipupuk hingga kembali ke tanah air," tambahnya.
Ridwan juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga nama baik daerah. Karena bagaimanapun para jemaah ini berasal dari Samarinda yang otomatis namanya melekat pada diri jemaah.
"Mereka ini adalah utusan-utusan, panggilan dari Allah SWT yang berasal dari Kota Samarinda. Mereka pasti membawa nama baik kota Samarinda," imbuhnya.
Ia juga menitip doa agar para jemaah mendoakan Samarinda di tempat-tempat mustajab, baik di Mekah dan Madinah, supaya tetap kondusif dan semakin maju dengan rakyat yang sejahtera.
"Beberapa tempat mustajab di Mekah dan Madinah memang tidak menolak doa. Kami berharap jemaah bisa membantu mendoakan Samarinda sebagai tempat mencari rezeki mereka, selain mendoakan diri dan keluarga," harapnya.
Menurutnya, para calon jemaah haji ini juga mempunyai tanggung jawab besar yang mereka emban selama menunaikan ibadah haji, tidak hanya kepada diri sendiri dan keluarga, tetapi juga kepada kota Samarinda.
(Sf/Rs)