Jelang Waktu Berbuka Puasa, Dua Rumah di Loa Buah Samarinda Hangus Terbakar

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    26 Februari 2026 12:16 WIB

    Asap yang mulai membubung tinggi pada kebakaran di Loa Buah. (Foto: WAG)

    Samarinda - Kebakaran melanda kawasan permukiman di wilayah Sungai Kunjang, Samarinda, sesaat sebelum waktu berbuka puasa pada Kamis (26/2/2026). 

    Kobaran api menghanguskan dua unit rumah tunggal di Jalan Pusaka, Gang Usaha No.43, RT.10, Kelurahan Loa Buah.

    Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, laporan awal dari Puskom diterima pada pukul 17.45 WITA. 

    Akibat kejadian yang menghanguskan area seluas 15 x 10 meter ini, 2 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 7 jiwa kehilangan tempat tinggal. 

    Pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden ini.

    Hanya butuh waktu sepuluh menit sejak laporan diterima, tim Disdamkarmat dari Posko 10 sudah tiba di lokasi pada pukul 18.00 WITA dan langsung menggelar operasi pemadaman.

    Kepala Disdamkarmat Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan bahwa operasi pemadaman berjalan efektif meski sempat dihadapkan pada keterbatasan di lapangan.

    "Tim kami tiba di lokasi dengan cepat dan langsung memblokade area agar api tidak menjalar ke rumah lain. Kendala utama di lapangan adalah minimnya sumber air, namun berkat sinergi cepat dengan jajaran Redkar, PMK Swasta, dan aparat terkait, api berhasil kita kuasai penuh dalam waktu 45 menit," ungkap Hendra AH.

    Operasi pemadaman tersebut melibatkan 2 unit Fire Truck dan 7 personel Disdamkarmat, didukung penuh oleh aparat keamanan dari Polsek, Satlantas, TNI, Satpol PP, serta tim medis gabungan. Situasi dinyatakan aman terkendali pada pukul 18.35 WITA.

    Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari gangguan kelistrikan. Kepolisian dari Polsek Sungai Kunjang saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan hal tersebut.

    Terkait insiden ini, Hendra AH turut memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan rumah.

    "Dugaan awal mengarah pada arus pendek listrik. Kami mengimbau warga Samarinda untuk rutin mengecek kelayakan instalasi kelistrikan di rumah. Pastikan mematikan perangkat elektronik yang tidak perlu, terutama saat aktivitas meningkat di waktu-waktu menjelang berbuka puasa seperti ini," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Jelang Waktu Berbuka Puasa, Dua Rumah di Loa Buah Samarinda Hangus Terbakar

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    26 Februari 2026 12:16 WIB

    Asap yang mulai membubung tinggi pada kebakaran di Loa Buah. (Foto: WAG)

    Samarinda - Kebakaran melanda kawasan permukiman di wilayah Sungai Kunjang, Samarinda, sesaat sebelum waktu berbuka puasa pada Kamis (26/2/2026). 

    Kobaran api menghanguskan dua unit rumah tunggal di Jalan Pusaka, Gang Usaha No.43, RT.10, Kelurahan Loa Buah.

    Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, laporan awal dari Puskom diterima pada pukul 17.45 WITA. 

    Akibat kejadian yang menghanguskan area seluas 15 x 10 meter ini, 2 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 7 jiwa kehilangan tempat tinggal. 

    Pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden ini.

    Hanya butuh waktu sepuluh menit sejak laporan diterima, tim Disdamkarmat dari Posko 10 sudah tiba di lokasi pada pukul 18.00 WITA dan langsung menggelar operasi pemadaman.

    Kepala Disdamkarmat Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan bahwa operasi pemadaman berjalan efektif meski sempat dihadapkan pada keterbatasan di lapangan.

    "Tim kami tiba di lokasi dengan cepat dan langsung memblokade area agar api tidak menjalar ke rumah lain. Kendala utama di lapangan adalah minimnya sumber air, namun berkat sinergi cepat dengan jajaran Redkar, PMK Swasta, dan aparat terkait, api berhasil kita kuasai penuh dalam waktu 45 menit," ungkap Hendra AH.

    Operasi pemadaman tersebut melibatkan 2 unit Fire Truck dan 7 personel Disdamkarmat, didukung penuh oleh aparat keamanan dari Polsek, Satlantas, TNI, Satpol PP, serta tim medis gabungan. Situasi dinyatakan aman terkendali pada pukul 18.35 WITA.

    Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari gangguan kelistrikan. Kepolisian dari Polsek Sungai Kunjang saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan hal tersebut.

    Terkait insiden ini, Hendra AH turut memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan rumah.

    "Dugaan awal mengarah pada arus pendek listrik. Kami mengimbau warga Samarinda untuk rutin mengecek kelayakan instalasi kelistrikan di rumah. Pastikan mematikan perangkat elektronik yang tidak perlu, terutama saat aktivitas meningkat di waktu-waktu menjelang berbuka puasa seperti ini," pungkasnya.

    (Sf/Rs)