Cari disini...
Seputar Kaltim
Puing-puing bangunan usai kebakaran di Jalan Abol Hasan, Desa Muara Bengkal Ulu, Kutai Timur, Minggu (16/8/2026).
Sangatta – Kebakaran melanda Jalan Abol Hasan RT 04, Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kutai Timur (Kutim), Minggu (16/8/2026) dini hari. Sejumlah bangunan berbahan kayu dan beton terbakar dalam kejadian tersebut.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutim sekitar pukul 03.15 Wita. Sepuluh menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Kepala Seksi Pemadaman, Pengendali Operasi dan Komunikasi, Eko Purnomo, mengatakan penanganan kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang lebih 4 jam 50 menit,” ujar Eko.
Berdasarkan laporan sementara Disdamkartan Kutim, kebakaran melanda area yang cukup luas. Di sisi kanan, area terdampak diperkirakan berukuran 70 x 40 meter, sedangkan sisi kiri sekitar 30 x 50 meter.
Meski api cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara jumlah kepala keluarga yang terdampak dan total kerugian masih dalam proses pendataan.
Untuk sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Penanganan melibatkan sejumlah unit pemadam, di antaranya Unit Suplai 320, Fire 323, Damkar Kecamatan Muara Ancalong, Alkon Damkar Muara Bengkal, Alkon Damkar Muara Ancalong serta bantuan alkon desa dan masyarakat.
Eko menyebut kondisi di sekitar lokasi sempat menjadi tantangan bagi petugas. Banyak warga berdatangan dan berkumpul untuk melihat proses pemadaman sehingga ruang gerak petugas dan mobilisasi kendaraan menjadi terbatas.
“Ini menjadi salah satu kendala karena petugas membutuhkan ruang untuk melakukan pemadaman dan mobilisasi unit,” katanya.
Petugas kemudian terus melakukan penyisiran dan pendinginan hingga kondisi dinyatakan aman. Penanganan kebakaran akhirnya dituntaskan setelah berlangsung sekitar 4 jam 50 menit.
Pendataan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan jumlah bangunan yang terdampak, jumlah kepala keluarga serta besaran kerugian akibat kebakaran tersebut.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Puing-puing bangunan usai kebakaran di Jalan Abol Hasan, Desa Muara Bengkal Ulu, Kutai Timur, Minggu (16/8/2026).
Sangatta – Kebakaran melanda Jalan Abol Hasan RT 04, Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kutai Timur (Kutim), Minggu (16/8/2026) dini hari. Sejumlah bangunan berbahan kayu dan beton terbakar dalam kejadian tersebut.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutim sekitar pukul 03.15 Wita. Sepuluh menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Kepala Seksi Pemadaman, Pengendali Operasi dan Komunikasi, Eko Purnomo, mengatakan penanganan kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang lebih 4 jam 50 menit,” ujar Eko.
Berdasarkan laporan sementara Disdamkartan Kutim, kebakaran melanda area yang cukup luas. Di sisi kanan, area terdampak diperkirakan berukuran 70 x 40 meter, sedangkan sisi kiri sekitar 30 x 50 meter.
Meski api cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara jumlah kepala keluarga yang terdampak dan total kerugian masih dalam proses pendataan.
Untuk sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Penanganan melibatkan sejumlah unit pemadam, di antaranya Unit Suplai 320, Fire 323, Damkar Kecamatan Muara Ancalong, Alkon Damkar Muara Bengkal, Alkon Damkar Muara Ancalong serta bantuan alkon desa dan masyarakat.
Eko menyebut kondisi di sekitar lokasi sempat menjadi tantangan bagi petugas. Banyak warga berdatangan dan berkumpul untuk melihat proses pemadaman sehingga ruang gerak petugas dan mobilisasi kendaraan menjadi terbatas.
“Ini menjadi salah satu kendala karena petugas membutuhkan ruang untuk melakukan pemadaman dan mobilisasi unit,” katanya.
Petugas kemudian terus melakukan penyisiran dan pendinginan hingga kondisi dinyatakan aman. Penanganan kebakaran akhirnya dituntaskan setelah berlangsung sekitar 4 jam 50 menit.
Pendataan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan jumlah bangunan yang terdampak, jumlah kepala keluarga serta besaran kerugian akibat kebakaran tersebut.
(Sf/Rs)