Cari disini...
Seputar Kaltim
Raker Pemkab Paser bersama TPID bahas stabilitas stok dan harga pangan (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Peningkatan permintaan masyarakat terhadap bahan pangan di Kabupaten Paser menjadi tantangan yang harus dihadapi saat ini.
Ditambah lagi menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, biasanya permintaan masyarakat terhadap bahan pangan semakin meningkat.
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melaksanakan rapat koordinasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna membahas produksi komoditas, penguatan ketahanan pangan, pengendalian inflasi serta mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Paser, Adi Maulana menjelaskan tantangan yang harus dihadapi saat ini yaitu menjaga keseimbangan dan stabilitas harga pangan mengingat permintaan masyarakat diperkirakan akan meningkat seiring datangnya bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
"Dalam hal ini peran TPID sangat strategis guna melakukan monitoring dan analisis terkait pergerakan harga," kata Adi Maulana, Selasa (10/2/2026).
Ia menilai perlu adanya langkah-langkah yang preventif dan korektif untuk dapat mengendalikan stabilitas harga guna mengendalikan inflasi daerah.
Salah satu upaya yang dilakukan guna menjaga stabilitas harga tersebut pihaknya melakukan perumusan langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan guna menjaga stabilitas harga, jaminan ketersediaan stok komoditas pangan serta monitoring dan roadmap TPID Paser 2025-2027.
"Perlu langkah strategis yang harus disusun agar dapat memperkuat rantai pasok pangan, peningkatan produktivitas, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mengendalikan inflasi secara efektif," tambahnya.
Permintaan masyarakat terhadap kebutuhan bahan pangan di Paser juga menjadi hal yang positif bagi para petani lokal dan pengusaha di sektor pertanian dikarenakan dapat meningkatkan produksi dan pendapatan mereka.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Raker Pemkab Paser bersama TPID bahas stabilitas stok dan harga pangan (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Peningkatan permintaan masyarakat terhadap bahan pangan di Kabupaten Paser menjadi tantangan yang harus dihadapi saat ini.
Ditambah lagi menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, biasanya permintaan masyarakat terhadap bahan pangan semakin meningkat.
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melaksanakan rapat koordinasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna membahas produksi komoditas, penguatan ketahanan pangan, pengendalian inflasi serta mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Paser, Adi Maulana menjelaskan tantangan yang harus dihadapi saat ini yaitu menjaga keseimbangan dan stabilitas harga pangan mengingat permintaan masyarakat diperkirakan akan meningkat seiring datangnya bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
"Dalam hal ini peran TPID sangat strategis guna melakukan monitoring dan analisis terkait pergerakan harga," kata Adi Maulana, Selasa (10/2/2026).
Ia menilai perlu adanya langkah-langkah yang preventif dan korektif untuk dapat mengendalikan stabilitas harga guna mengendalikan inflasi daerah.
Salah satu upaya yang dilakukan guna menjaga stabilitas harga tersebut pihaknya melakukan perumusan langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan guna menjaga stabilitas harga, jaminan ketersediaan stok komoditas pangan serta monitoring dan roadmap TPID Paser 2025-2027.
"Perlu langkah strategis yang harus disusun agar dapat memperkuat rantai pasok pangan, peningkatan produktivitas, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mengendalikan inflasi secara efektif," tambahnya.
Permintaan masyarakat terhadap kebutuhan bahan pangan di Paser juga menjadi hal yang positif bagi para petani lokal dan pengusaha di sektor pertanian dikarenakan dapat meningkatkan produksi dan pendapatan mereka.
(Sf/Lo)