Cari disini...
Seputar Kaltim
Kemacetan berlangsung di Jalan Ahmad Yani, setelah Jembatan Mahakam, kemacetan ini dipicu dari banjir yang masih menggenangi jalan itu. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Sejumlah ruas jalan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mengalami kepadatan kendaraan dan pengunjung menjelang pergantian tahun 2024, Minggu (31/12) malam.
Berdasarkan hasil pemantauan seputarfakta di lapangan, kepadatan terjadi di beberapa titik, antara lain Jalan Ahmad Yani, mulai dari Jembatan Mahakam dan Big Mal. Kemacetan dipicu oleh pengunjung mal yang keluar masuk serta genangan air akibat hujan sore hari.
Tak hanya itu, kemacetan berlanjut di Jalan depan Islamic Center, tempat berlangsungnya acara Borneo Islamic Fest yang malam ini menjadi puncaknya. Ribuan pengunjung memadati area tersebut untuk menyaksikan berbagai atraksi dan hiburan.
Selain itu, Jalan Gajah Mada, yang biasanya menjadi lokasi favorit untuk merayakan tahun baru. Meski saat ini masih lengang, namun ratusan personel keamanan sudah berjaga di Pos Keamanan Nataru di depan Kantor Gubernur untuk mengantisipasi kemacetan dan kerumunan.
Jalan menuju Taman Samarendah, ikon kota Samarinda tersebut. Akses jalan sudah mulai lumpuh karena banyak pengunjung yang berdatangan untuk menikmati suasana taman dan kembang api. Puluhan pedagang juga sudah bersiap di lokasi untuk menjajakan dagangannya.
Tempat resmi perayaan parade kembang api, Jalan Hidayatullah di depan Hotel Aston, sudah mulai banyak pengunjung yang duduk di depan hotel dan ruas jalan untuk menanti pertunjukan kembang api. Sorotan lampu yang indah juga menghiasi gedung hotel.
Sementara itu, Polresta Samarinda sudah menggelar apel pengamanan perayaan pergantian tahun. Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menekankan untuk penjagaan ketat di Jembatan Achmad Amins (sebelumnya Mahkota 2), yang dilarang untuk ditempati sebagai lokasi perayaan.
"Sejumlah personel sudah kami tempatkan untuk menjaga lokasi tersebut untuk tidak ditempati sebagai perayaan pergantian tahun," ujarnya di Mako Polres Kota Samarinda.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kemacetan berlangsung di Jalan Ahmad Yani, setelah Jembatan Mahakam, kemacetan ini dipicu dari banjir yang masih menggenangi jalan itu. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Sejumlah ruas jalan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mengalami kepadatan kendaraan dan pengunjung menjelang pergantian tahun 2024, Minggu (31/12) malam.
Berdasarkan hasil pemantauan seputarfakta di lapangan, kepadatan terjadi di beberapa titik, antara lain Jalan Ahmad Yani, mulai dari Jembatan Mahakam dan Big Mal. Kemacetan dipicu oleh pengunjung mal yang keluar masuk serta genangan air akibat hujan sore hari.
Tak hanya itu, kemacetan berlanjut di Jalan depan Islamic Center, tempat berlangsungnya acara Borneo Islamic Fest yang malam ini menjadi puncaknya. Ribuan pengunjung memadati area tersebut untuk menyaksikan berbagai atraksi dan hiburan.
Selain itu, Jalan Gajah Mada, yang biasanya menjadi lokasi favorit untuk merayakan tahun baru. Meski saat ini masih lengang, namun ratusan personel keamanan sudah berjaga di Pos Keamanan Nataru di depan Kantor Gubernur untuk mengantisipasi kemacetan dan kerumunan.
Jalan menuju Taman Samarendah, ikon kota Samarinda tersebut. Akses jalan sudah mulai lumpuh karena banyak pengunjung yang berdatangan untuk menikmati suasana taman dan kembang api. Puluhan pedagang juga sudah bersiap di lokasi untuk menjajakan dagangannya.
Tempat resmi perayaan parade kembang api, Jalan Hidayatullah di depan Hotel Aston, sudah mulai banyak pengunjung yang duduk di depan hotel dan ruas jalan untuk menanti pertunjukan kembang api. Sorotan lampu yang indah juga menghiasi gedung hotel.
Sementara itu, Polresta Samarinda sudah menggelar apel pengamanan perayaan pergantian tahun. Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menekankan untuk penjagaan ketat di Jembatan Achmad Amins (sebelumnya Mahkota 2), yang dilarang untuk ditempati sebagai lokasi perayaan.
"Sejumlah personel sudah kami tempatkan untuk menjaga lokasi tersebut untuk tidak ditempati sebagai perayaan pergantian tahun," ujarnya di Mako Polres Kota Samarinda.
(Sf/Rs)