Seputar Kaltim

    Jelang Nataru, Polres PPU Gencarkan Pengawasan Harga Barang dan Pangan di Pasar

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    25 Desember 2025 pukul 19:19 WITA

    Personel Polres PPU saat melakukan pengecekan harga barang dan pangan di pasar tradisional (Dok: istimewa)

    Penajam – Polres Penajam Paser Utara (PPU) tengah gencar-gencarnya melakukan pengecekan harga dan ketersediaan telur ayam di sejumlah pasar tradisional serta toko retail modern.

    Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dan harga tetap stabil menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Pengecekan dilaksanakan dengan menyasar titik-titik distribusi utama bahan pangan yang menjadi pusat aktivitas jual beli masyarakat.

    Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga telur ayam yang disuplai distributor asal Samarinda berkisar Rp340 ribu per ikat atau setara Rp57 ribu per rak dan Rp30 ribu per Kg. Sementara harga jual di tingkat pedagang cukup bervariasi, mulai dari Rp55-Rp65 ribu per rak.

    Kasatreskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan mengatakan harga telur ayam yang dijual masih dalam batas wajar.

    “Hasil pengecekan, ketersediaan telur ayam di PPU terpantau aman dan mencukupi. Tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun indikasi penimbunan yang dapat merugikan masyarakat,” ujar AKP Dian Kusnawan, Kamis (25/12/2025).

    Ia menyampaikan Polres PPU berkomitmen terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap distribusi dan harga bahan pokok, khususnya pada momentum hari besar keagamaan dan libur panjang.

    “Dengan adanya pengawasan diharapkan masyarakat dapat menyambut perayaan nataru dengan aman, nyaman dan tenang,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Jelang Nataru, Polres PPU Gencarkan Pengawasan Harga Barang dan Pangan di Pasar

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    25 Desember 2025 pukul 19:19 WITA

    Personel Polres PPU saat melakukan pengecekan harga barang dan pangan di pasar tradisional (Dok: istimewa)

    Penajam – Polres Penajam Paser Utara (PPU) tengah gencar-gencarnya melakukan pengecekan harga dan ketersediaan telur ayam di sejumlah pasar tradisional serta toko retail modern.

    Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dan harga tetap stabil menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Pengecekan dilaksanakan dengan menyasar titik-titik distribusi utama bahan pangan yang menjadi pusat aktivitas jual beli masyarakat.

    Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga telur ayam yang disuplai distributor asal Samarinda berkisar Rp340 ribu per ikat atau setara Rp57 ribu per rak dan Rp30 ribu per Kg. Sementara harga jual di tingkat pedagang cukup bervariasi, mulai dari Rp55-Rp65 ribu per rak.

    Kasatreskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan mengatakan harga telur ayam yang dijual masih dalam batas wajar.

    “Hasil pengecekan, ketersediaan telur ayam di PPU terpantau aman dan mencukupi. Tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun indikasi penimbunan yang dapat merugikan masyarakat,” ujar AKP Dian Kusnawan, Kamis (25/12/2025).

    Ia menyampaikan Polres PPU berkomitmen terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap distribusi dan harga bahan pokok, khususnya pada momentum hari besar keagamaan dan libur panjang.

    “Dengan adanya pengawasan diharapkan masyarakat dapat menyambut perayaan nataru dengan aman, nyaman dan tenang,” tandasnya.

    (Sf/Lo)