Cari disini...
Seputar Kaltim
Suasana Bandara Kalimarau, Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Lonjakan penumpang terjadi di Bandara Kelas I Kalimarau, Berau, menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Di mana, sejak pertengahan Desember, jumlah penumpang keberangkatan meningkat signifikan hingga menembus 1.000 orang per hari.
Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak 17 Desember 2025. Dimana, pada hari normal, penumpang keberangkatan rata-rata hanya sekitar 600 orang per hari.
"Dari tanggal 17 penumpang sudah mengalami kenaikan. Yang biasanya sekitar 600 orang per hari, sekarang sudah naik hampir 800 sampai 1.000 orang setiap harinya," ujar Patah, Kamis (18/12/2025).
Peningkatan ini diperkirakan terus berlanjut seiring mendekatnya puncak arus libur. Ia menyebut bahwa Bandara Kalimarau memprediksi puncak arus Natal terjadi pada 21 Desember 2025, sedangkan puncak arus libur Tahun Baru diperkirakan pada 28 Desember 2025. Sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 3-4 Januari 2026.
"Seiring itu, pemerintah pusat juga memberikan diskon tiket 13-14 persen untuk periode tersebut. Mulai 22 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026. Kebijakan ini merupakan arahan presiden untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus mendorong mobilitas masyarakat," tambahnya
Tingginya mobilitas masyarakat juga tercermin dari tingkat keterisian pesawat. Saat ini, load factor penerbangan dari dan ke Berau mencapai 85-90 persen, bahkan beberapa rute hampir penuh.
"Untuk rute Berau-Jakarta, load factor-nya sudah hampir 100 persen. Rute Berau-Balikpapan dan Berau-Surabaya juga tinggi," jelasnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak bandara telah melakukan berbagai langkah kesiapan, mulai dari penambahan jam operasional, penguatan personel, hingga pembukaan Posko Angkutan Udara Nataru 2025-2026.
"Kami sudah menyiapkan personel dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder. Posko Nataru ini juga menjadi pusat pengendalian agar pelayanan tetap aman dan lancar di tengah lonjakan penumpang," kata Patah.
Posko Nataru di Bandara Kalimarau mulai beroperasi sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 yang melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya BMKG, TNI-Polri, Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan, karantina, maskapai penerbangan, serta instansi terkait lainnya.
"Selain pengamanan dan kebersihan juga menjadi perhatian serius pihak bandara. Posko Nataru juga menyediakan layanan informasi penerbangan, termasuk jadwal keberangkatan, potensi keterlambatan atau pembatalan penerbangan, serta informasi cuaca," tuturnya.
Patah pun berharap dengan adanya tren peningkatan penumpang tersebut, seluruh fasilitas, keamanan, dan layanan dapat berjalan optimal agar arus penumpang selama libur akhir tahun dapat berjalan tertib dan nyaman.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Suasana Bandara Kalimarau, Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Lonjakan penumpang terjadi di Bandara Kelas I Kalimarau, Berau, menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Di mana, sejak pertengahan Desember, jumlah penumpang keberangkatan meningkat signifikan hingga menembus 1.000 orang per hari.
Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak 17 Desember 2025. Dimana, pada hari normal, penumpang keberangkatan rata-rata hanya sekitar 600 orang per hari.
"Dari tanggal 17 penumpang sudah mengalami kenaikan. Yang biasanya sekitar 600 orang per hari, sekarang sudah naik hampir 800 sampai 1.000 orang setiap harinya," ujar Patah, Kamis (18/12/2025).
Peningkatan ini diperkirakan terus berlanjut seiring mendekatnya puncak arus libur. Ia menyebut bahwa Bandara Kalimarau memprediksi puncak arus Natal terjadi pada 21 Desember 2025, sedangkan puncak arus libur Tahun Baru diperkirakan pada 28 Desember 2025. Sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 3-4 Januari 2026.
"Seiring itu, pemerintah pusat juga memberikan diskon tiket 13-14 persen untuk periode tersebut. Mulai 22 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026. Kebijakan ini merupakan arahan presiden untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus mendorong mobilitas masyarakat," tambahnya
Tingginya mobilitas masyarakat juga tercermin dari tingkat keterisian pesawat. Saat ini, load factor penerbangan dari dan ke Berau mencapai 85-90 persen, bahkan beberapa rute hampir penuh.
"Untuk rute Berau-Jakarta, load factor-nya sudah hampir 100 persen. Rute Berau-Balikpapan dan Berau-Surabaya juga tinggi," jelasnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak bandara telah melakukan berbagai langkah kesiapan, mulai dari penambahan jam operasional, penguatan personel, hingga pembukaan Posko Angkutan Udara Nataru 2025-2026.
"Kami sudah menyiapkan personel dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder. Posko Nataru ini juga menjadi pusat pengendalian agar pelayanan tetap aman dan lancar di tengah lonjakan penumpang," kata Patah.
Posko Nataru di Bandara Kalimarau mulai beroperasi sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 yang melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya BMKG, TNI-Polri, Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan, karantina, maskapai penerbangan, serta instansi terkait lainnya.
"Selain pengamanan dan kebersihan juga menjadi perhatian serius pihak bandara. Posko Nataru juga menyediakan layanan informasi penerbangan, termasuk jadwal keberangkatan, potensi keterlambatan atau pembatalan penerbangan, serta informasi cuaca," tuturnya.
Patah pun berharap dengan adanya tren peningkatan penumpang tersebut, seluruh fasilitas, keamanan, dan layanan dapat berjalan optimal agar arus penumpang selama libur akhir tahun dapat berjalan tertib dan nyaman.
(Sf/Rs)