Seputar Kaltim

    Jelang Nataru, Pemkot Bontang Gelar Program Pangan Murah di Kanaan

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    05 Desember 2024 pukul 16:42 WITA

    Program pangan murah di halaman Kelurahan Kanaan, dipadati pengunjung. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Ratusan masyarakat Bontang menyerbu Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang. Mereka rela mengantre untuk bisa mendapatkan sembako murah, dari Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bontang, Kamis (5/12/2024) pagi.

    Berdasarkan pantauan media ini, warga telah memadati lokasi pangan murah tersebut sejak pagi hari.

    Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang Debora, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan kelangkaan bahan pangan menjelang hari besar keagamaan. Yakni perayaan natal dan tahun baru (nataru).

    "Kegiatan ini merupakan program nasional untuk menekan kenaikan harga bahan pokok di Nataru.,"ungkap Debora saat diwawancarai awak media Kamis (5/12/2024) pagi. Diketahui, dalam program tersebut pihaknya menjual kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasar, dan program ini hanya digelar satu hari

    Program tersebut tidak hanya diperuntukan bagi warga Kelurahan Kanaan. Tetapi terbuka bagi seluruh masyarakat Bontang. "Asal memiliki KTP Bontang dan mau antre, mereka dipersilakan untuk membeli," katanya.

    Debora menyebutkan, pihaknya awalnya menyiapkan stok sebanyak 7 ton bahan pokok, namun karena ada tambahan dari sponsor, stok ditingkatkan menjadi 10 ton. Meski demikian, tingginya antusiasme warga membuat stok tetap terbatas.

    "Pembatasan pembelian diterapkan agar semua warga dapat merasakan manfaatnya. Kami mohon maaf jika masih ada warga yang belum mendapatkan bagian," ujar Debora.

    Debora berharap program ini dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. 

    "Kami mendapat harga langsung dari distributor, sehingga bisa menjual dengan harga murah," tutupnya.

    Salah seorang warga Kelurahan Kanaan, Selvie, mengaku sudah menantikan kegiatan ini sejak mendapat informasi dari Ketua RT. Menurutnya, program ini sangat membantu di tengah harga kebutuhan pokok yang cenderung naik menjelang Nataru.

    "Tidak masalah antre satu jam, apalagi harganya jauh di bawah harga pasar. Seperti bawang, telur, beras, dan minyak, semuanya lebih murah. Saya senang sekali," ujarnya.

    Dalam kegiatan pasar murah tersebut, pembelian barang dibatasi oleh panitia. Namun, Ia memahami aturan tersebut agar seluruh masyarakat dapat kebagian. 

    "Misalnya, telur hanya boleh dibeli satu piring. Harapannya, sih, bisa beli lebih banyak, tapi mungkin ini dilakukan supaya semua warga kebagian," ujarnya.

    sebagai informasi, bahan pokok beserta harga yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah yaitu : 

    1. Beras Bulog 5 kg: Rp52.000
    2. Beras premium 5 kg: Rp65.000
    3. Gula pasir 1 kg: Rp13.000
    4. Minyak goreng 1 liter: Rp17.000
    5. Telur besar 1 kg: Rp45.000
    6. Telur kecil 1 kg: Rp40.000
    7. Tepung terigu 1 kg: Rp8.000
    8. Bawang merah 1 kg: Rp35.000
    9. Bawang putih 1 kg: Rp40.000
    10. Cabai rawit 1 kg: Rp40.000.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Jelang Nataru, Pemkot Bontang Gelar Program Pangan Murah di Kanaan

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    05 Desember 2024 pukul 16:42 WITA

    Program pangan murah di halaman Kelurahan Kanaan, dipadati pengunjung. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Ratusan masyarakat Bontang menyerbu Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang. Mereka rela mengantre untuk bisa mendapatkan sembako murah, dari Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bontang, Kamis (5/12/2024) pagi.

    Berdasarkan pantauan media ini, warga telah memadati lokasi pangan murah tersebut sejak pagi hari.

    Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang Debora, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan kelangkaan bahan pangan menjelang hari besar keagamaan. Yakni perayaan natal dan tahun baru (nataru).

    "Kegiatan ini merupakan program nasional untuk menekan kenaikan harga bahan pokok di Nataru.,"ungkap Debora saat diwawancarai awak media Kamis (5/12/2024) pagi. Diketahui, dalam program tersebut pihaknya menjual kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasar, dan program ini hanya digelar satu hari

    Program tersebut tidak hanya diperuntukan bagi warga Kelurahan Kanaan. Tetapi terbuka bagi seluruh masyarakat Bontang. "Asal memiliki KTP Bontang dan mau antre, mereka dipersilakan untuk membeli," katanya.

    Debora menyebutkan, pihaknya awalnya menyiapkan stok sebanyak 7 ton bahan pokok, namun karena ada tambahan dari sponsor, stok ditingkatkan menjadi 10 ton. Meski demikian, tingginya antusiasme warga membuat stok tetap terbatas.

    "Pembatasan pembelian diterapkan agar semua warga dapat merasakan manfaatnya. Kami mohon maaf jika masih ada warga yang belum mendapatkan bagian," ujar Debora.

    Debora berharap program ini dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. 

    "Kami mendapat harga langsung dari distributor, sehingga bisa menjual dengan harga murah," tutupnya.

    Salah seorang warga Kelurahan Kanaan, Selvie, mengaku sudah menantikan kegiatan ini sejak mendapat informasi dari Ketua RT. Menurutnya, program ini sangat membantu di tengah harga kebutuhan pokok yang cenderung naik menjelang Nataru.

    "Tidak masalah antre satu jam, apalagi harganya jauh di bawah harga pasar. Seperti bawang, telur, beras, dan minyak, semuanya lebih murah. Saya senang sekali," ujarnya.

    Dalam kegiatan pasar murah tersebut, pembelian barang dibatasi oleh panitia. Namun, Ia memahami aturan tersebut agar seluruh masyarakat dapat kebagian. 

    "Misalnya, telur hanya boleh dibeli satu piring. Harapannya, sih, bisa beli lebih banyak, tapi mungkin ini dilakukan supaya semua warga kebagian," ujarnya.

    sebagai informasi, bahan pokok beserta harga yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah yaitu : 

    1. Beras Bulog 5 kg: Rp52.000
    2. Beras premium 5 kg: Rp65.000
    3. Gula pasir 1 kg: Rp13.000
    4. Minyak goreng 1 liter: Rp17.000
    5. Telur besar 1 kg: Rp45.000
    6. Telur kecil 1 kg: Rp40.000
    7. Tepung terigu 1 kg: Rp8.000
    8. Bawang merah 1 kg: Rp35.000
    9. Bawang putih 1 kg: Rp40.000
    10. Cabai rawit 1 kg: Rp40.000.

    (Sf/Rs)