Seputar Kaltim

    Jelang Nataru, Diskukmperindag PPU Pastikan Kebutuhan Pokok Aman

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    08 Desember 2024 pukul 15:22 WITA

    Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin bersama jajaran Diskukmperindag PPU saat monitoring stok pangan pokok di Gudang Bulog, Sabtu (7/12/2024) kemarin.(Istimewa)

    Penajam - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Penajam Paser Utara (PPU) menjamin stok kebutuhan pokok di Gudang Bulog yang berada di Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu aman hingga Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

    Pernyataan ini disampaikan Kabid Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina saat melakukan monitoring bersama Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin di gudang Bulog, Sabtu (7/12/2024) kemarin.

    Berdasarkan data yang dihimpun oleh Diskukmperindag PPU, stok Gula Pasir di gudang Bulog mencapai 272.258 Kilogram (Kg). Jika disederhanakan, sekitar 272 ton gula pasir. Selain itu ada juga pasokan Minyak Goreng sebanyak 16.692 liter, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 856.165 Kg atau 856 ton dan Beras Komersil sebanyak 931.765 Kg atau 931 ton.

    “Dengan melihat stok kita, jelas bisa mengakomodir kebutuhan pokok masyarakat saat Nataru, apalagi nanti permintaan pasti meningkat,” ucap Marlina, Minggu (8/12/2024).

    Selain itu, pihak distributor juga turut menyediakan komiditas Bawang Merah sebanyak tujuh ton yang siap untuk didistribusikan ke wilayah PPU.

    “Distributor telah menyiapkan Bawang Merah berjumlah enam ton. Sedangkan satu tonnya berasal dari salah satu toko di Banjarmasin,” ungkap Marlina.

    Untuk memastikan ketersediaan tabung gas melon atau LPG aman, Diskukmperindag PPU melibatkan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) agar memperlancar distribusi tabung LPG ke agen dan pangkalan di Benuo Taka.

    “Kalau di SPBE, setiap pendistribusian tabung LPG dilakukan, jumlah yang akan disalurkan kepada masyarakat sekitar 560 tabung,” jelas Marlina.

    Selain memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok aman, Diskukmperindag PPU juga aktif memantau harga pangan di pasar dan distributor setempat.

    Ini bertujuan agar konsumen bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus sebagai upaya untuk mencegah peningkatan inflasi di daerah.

    “Ada berbagai komoditas yang kita rutin pantau, yaitu bawang putih, merah, gula pasir, cabai, minyak goreng, beras dan lainnya,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Jelang Nataru, Diskukmperindag PPU Pastikan Kebutuhan Pokok Aman

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    08 Desember 2024 pukul 15:22 WITA

    Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin bersama jajaran Diskukmperindag PPU saat monitoring stok pangan pokok di Gudang Bulog, Sabtu (7/12/2024) kemarin.(Istimewa)

    Penajam - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Penajam Paser Utara (PPU) menjamin stok kebutuhan pokok di Gudang Bulog yang berada di Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu aman hingga Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

    Pernyataan ini disampaikan Kabid Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina saat melakukan monitoring bersama Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin di gudang Bulog, Sabtu (7/12/2024) kemarin.

    Berdasarkan data yang dihimpun oleh Diskukmperindag PPU, stok Gula Pasir di gudang Bulog mencapai 272.258 Kilogram (Kg). Jika disederhanakan, sekitar 272 ton gula pasir. Selain itu ada juga pasokan Minyak Goreng sebanyak 16.692 liter, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 856.165 Kg atau 856 ton dan Beras Komersil sebanyak 931.765 Kg atau 931 ton.

    “Dengan melihat stok kita, jelas bisa mengakomodir kebutuhan pokok masyarakat saat Nataru, apalagi nanti permintaan pasti meningkat,” ucap Marlina, Minggu (8/12/2024).

    Selain itu, pihak distributor juga turut menyediakan komiditas Bawang Merah sebanyak tujuh ton yang siap untuk didistribusikan ke wilayah PPU.

    “Distributor telah menyiapkan Bawang Merah berjumlah enam ton. Sedangkan satu tonnya berasal dari salah satu toko di Banjarmasin,” ungkap Marlina.

    Untuk memastikan ketersediaan tabung gas melon atau LPG aman, Diskukmperindag PPU melibatkan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) agar memperlancar distribusi tabung LPG ke agen dan pangkalan di Benuo Taka.

    “Kalau di SPBE, setiap pendistribusian tabung LPG dilakukan, jumlah yang akan disalurkan kepada masyarakat sekitar 560 tabung,” jelas Marlina.

    Selain memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok aman, Diskukmperindag PPU juga aktif memantau harga pangan di pasar dan distributor setempat.

    Ini bertujuan agar konsumen bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus sebagai upaya untuk mencegah peningkatan inflasi di daerah.

    “Ada berbagai komoditas yang kita rutin pantau, yaitu bawang putih, merah, gula pasir, cabai, minyak goreng, beras dan lainnya,” tandasnya.

    (Sf/Rs)