Seputar Kaltim

    Jelang Nataru, Dishub Samarinda Sisir Kesiapan Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    22 Desember 2024 pukul 08:13 WITA

    Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu saat ditemui di Balai Kota, Selasa (17/9/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda melakukan sejumlah langkah penting untuk memastikan keselamatan dan kelancaran masyarakat. Salah satu fokus utama adalah pengecekan keselamatan armada transportasi air, seperti kapal bus air, speedboat, dan kapal lainnya yang melayani rute Samarinda–Melak dan Samarinda–Long Bagun.  

    Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengatakan, pihaknya telah melakukan Ramp Check atau pemeriksaan keselamatan pada seluruh kapal, termasuk mengganti life jacket yang rusak. 

    "Jika jaket keselamatan dalam kondisi robek, tentu tidak akan berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, kami meminta operator kapal memastikan ketersediaan life jacket berkualitas baik, baik dari segi kuantitas maupun kualitas,” jelas Manalu. 

    Disebutkan juga, Dishub telah menyiapkan pengamanan di sejumlah dermaga strategis, seperti Dermaga Mahakam Ilir, Mahakam Ulu, dan Sungai Kunjang. Petugas tambahan juga akan dikerahkan ke Bandara APT Pranoto.  

    Dalam sektor lalu lintas, Manalu menyebut Dishub telah bekerja sama dengan Polresta Samarinda untuk mengatasi potensi hambatan yang terjadi. “Kami akan berpatroli untuk memastikan tidak ada kendaraan parkir sembarangan yang mengganggu arus lalu lintas,” tegasnya. 

    Juru parkir liar juga menjadi perhatian. Ia pun mengimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan parkir resmi yang telah disediakan.  

    Dishub juga akan menempatkan personel di gereja-gereja besar seperti Katedral Jalan Ahmad Yani dan Sudirman, yang sering menghadapi kendala parkir. Lokasi strategis lainnya, seperti Teras Samarinda, juga menjadi prioritas pengamanan karena diperkirakan menjadi pusat keramaian masyarakat.  

    Untuk mendukung keselamatan di jalan, Dishub akan memasang lampu flashing di beberapa titik rawan, khususnya di sekitar pelican crossing. Sementara itu, terkait larangan konvoi tahun baru, hingga kini belum ada keputusan resmi dari pihak kepolisian.  

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Jelang Nataru, Dishub Samarinda Sisir Kesiapan Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    22 Desember 2024 pukul 08:13 WITA

    Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu saat ditemui di Balai Kota, Selasa (17/9/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda melakukan sejumlah langkah penting untuk memastikan keselamatan dan kelancaran masyarakat. Salah satu fokus utama adalah pengecekan keselamatan armada transportasi air, seperti kapal bus air, speedboat, dan kapal lainnya yang melayani rute Samarinda–Melak dan Samarinda–Long Bagun.  

    Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengatakan, pihaknya telah melakukan Ramp Check atau pemeriksaan keselamatan pada seluruh kapal, termasuk mengganti life jacket yang rusak. 

    "Jika jaket keselamatan dalam kondisi robek, tentu tidak akan berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, kami meminta operator kapal memastikan ketersediaan life jacket berkualitas baik, baik dari segi kuantitas maupun kualitas,” jelas Manalu. 

    Disebutkan juga, Dishub telah menyiapkan pengamanan di sejumlah dermaga strategis, seperti Dermaga Mahakam Ilir, Mahakam Ulu, dan Sungai Kunjang. Petugas tambahan juga akan dikerahkan ke Bandara APT Pranoto.  

    Dalam sektor lalu lintas, Manalu menyebut Dishub telah bekerja sama dengan Polresta Samarinda untuk mengatasi potensi hambatan yang terjadi. “Kami akan berpatroli untuk memastikan tidak ada kendaraan parkir sembarangan yang mengganggu arus lalu lintas,” tegasnya. 

    Juru parkir liar juga menjadi perhatian. Ia pun mengimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan parkir resmi yang telah disediakan.  

    Dishub juga akan menempatkan personel di gereja-gereja besar seperti Katedral Jalan Ahmad Yani dan Sudirman, yang sering menghadapi kendala parkir. Lokasi strategis lainnya, seperti Teras Samarinda, juga menjadi prioritas pengamanan karena diperkirakan menjadi pusat keramaian masyarakat.  

    Untuk mendukung keselamatan di jalan, Dishub akan memasang lampu flashing di beberapa titik rawan, khususnya di sekitar pelican crossing. Sementara itu, terkait larangan konvoi tahun baru, hingga kini belum ada keputusan resmi dari pihak kepolisian.  

    (Sf/Rs)