Cari disini...
Seputar Kaltim
Pengurus Klenteng Satya Dharma (Guang De Miao) saat melakukan pembersihan menjelang perayaan Imlek 2025. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Warga Tionghoa di Balikpapan melakukan tradisi memandikan patung dewa dewi di Klenteng Satya Dharma (Guang De Miao) menjelang Imlek 2025.
Di mana puluhan patung tersebut, termasuk altar atau singgasananya dibersihkan menggunakan air kembang.
Tradisi ini rutin dilakukan setiap tahun dan menjadi simbol harapan akan keberkahan dan kebersihan, baik fisik maupun spiritual.
Ketua Klenteng Satya Dharma Balikpapan, Wiliam mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun oleh pengurus Klenteng.
“Tradisi memandikan dewa dewi ini merupakan kegiatan rutin yang biasa kami laksanakan sekitar dua minggu sebelum perayaan Imlek,” ujar Wiliam, Sabtu (25/1/2025).
Sedangkan untuk total patung dewa dewi yang ada di Klenteng ini sebanyak 33 patung yang tersebar di Klenteng bawah 13 patung dan Klenteng atas sekitar 20.
“Selain memandikan patung dewa dewi, pengurus Klenteng juga melakukan pembersihan menyeluruh di bagian dalam maupun luar Klenteng,” jelasnya.
Kegiatan membersihkan Klenteng dan memandikan dewa dewi bertujuan menciptakan suasana yang nyaman dan khidmat, sehingga umat dapat beribadah dengan tenang serta merayakan Imlek dengan rasa syukur.
“Tradisi ini menjadi simbol kesucian dan kesiapan menyambut tahun baru dalam kalender Tionghoa,” paparnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pengurus Klenteng Satya Dharma (Guang De Miao) saat melakukan pembersihan menjelang perayaan Imlek 2025. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Warga Tionghoa di Balikpapan melakukan tradisi memandikan patung dewa dewi di Klenteng Satya Dharma (Guang De Miao) menjelang Imlek 2025.
Di mana puluhan patung tersebut, termasuk altar atau singgasananya dibersihkan menggunakan air kembang.
Tradisi ini rutin dilakukan setiap tahun dan menjadi simbol harapan akan keberkahan dan kebersihan, baik fisik maupun spiritual.
Ketua Klenteng Satya Dharma Balikpapan, Wiliam mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun oleh pengurus Klenteng.
“Tradisi memandikan dewa dewi ini merupakan kegiatan rutin yang biasa kami laksanakan sekitar dua minggu sebelum perayaan Imlek,” ujar Wiliam, Sabtu (25/1/2025).
Sedangkan untuk total patung dewa dewi yang ada di Klenteng ini sebanyak 33 patung yang tersebar di Klenteng bawah 13 patung dan Klenteng atas sekitar 20.
“Selain memandikan patung dewa dewi, pengurus Klenteng juga melakukan pembersihan menyeluruh di bagian dalam maupun luar Klenteng,” jelasnya.
Kegiatan membersihkan Klenteng dan memandikan dewa dewi bertujuan menciptakan suasana yang nyaman dan khidmat, sehingga umat dapat beribadah dengan tenang serta merayakan Imlek dengan rasa syukur.
“Tradisi ini menjadi simbol kesucian dan kesiapan menyambut tahun baru dalam kalender Tionghoa,” paparnya.
(Sf/By)