Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Polres Kutai Timur (Kutim) melalui Satgas Pangan memperketat pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan dan mencegah praktik penimbunan.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan pihaknya bersama berbagai stakeholder akan terus turun melakukan pemantauan langsung di lapangan, termasuk memonitor distribusi dan stok gas LPG.
“Kami dari Satgas Pangan Polres Kutai Timur akan terus memantau dan memonitor kestabilan harga bahan pokok penting, termasuk ketersediaan gas LPG,” ujar AKBP Fauzan.
Ia menjelaskan, peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan, khususnya menjelang Idulfitri, berpotensi memicu kenaikan permintaan pangan. Untuk itu, pengawasan diperketat untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga tidak melonjak signifikan.
Selain pemantauan harga, Satgas juga mengantisipasi adanya praktik penimbunan oleh oknum tertentu yang ingin mengambil keuntungan dari meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Dari Satgas Gakkum, kami siap menindak tegas apabila ada pelaku yang berupaya melakukan penimbunan bahan pokok,” tutupnya.
Polres Kutim memastikan langkah preventif dan penegakan hukum berjalan beriringan agar stabilitas pangan di Kutai Timur tetap terjaga selama Ramadan hingga Lebaran.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim

Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Polres Kutai Timur (Kutim) melalui Satgas Pangan memperketat pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan dan mencegah praktik penimbunan.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan pihaknya bersama berbagai stakeholder akan terus turun melakukan pemantauan langsung di lapangan, termasuk memonitor distribusi dan stok gas LPG.
“Kami dari Satgas Pangan Polres Kutai Timur akan terus memantau dan memonitor kestabilan harga bahan pokok penting, termasuk ketersediaan gas LPG,” ujar AKBP Fauzan.
Ia menjelaskan, peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan, khususnya menjelang Idulfitri, berpotensi memicu kenaikan permintaan pangan. Untuk itu, pengawasan diperketat untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga tidak melonjak signifikan.
Selain pemantauan harga, Satgas juga mengantisipasi adanya praktik penimbunan oleh oknum tertentu yang ingin mengambil keuntungan dari meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Dari Satgas Gakkum, kami siap menindak tegas apabila ada pelaku yang berupaya melakukan penimbunan bahan pokok,” tutupnya.
Polres Kutim memastikan langkah preventif dan penegakan hukum berjalan beriringan agar stabilitas pangan di Kutai Timur tetap terjaga selama Ramadan hingga Lebaran.
(Sf/Rs)