Cari disini...
Seputar Kaltim
Sapi yang di datangkan dari wilayah Kupang. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Harga sapi menjelang Iduladha 2024 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami kenaikan hingga Rp3 juta.
Kenaikan ini dipicu oleh persaingan antara kebutuhan konsumsi sehari-hari dan ketersediaan hewan menjelang Iduladha 1145 Hijriah.
Pemilik hewan ternak Usaha Dagang (UD) Mandiri Jaya di Jalan Mangkuraja, Kecamatan Loa Ipuh, Deni Irawan mengatakan sapi tersebut didatangkan dari berbagai wilayah di luar Kukar.
“Kita mengambil dari luar daerah, seperti dari Kupang dan Sulewesi,” kata Deni Senin (27/5/2024).
Ia menyebut kenaikan harga sapi tergantung pada berat per kilogram (Kg)-nya. Selain itu, jenis sapi juga menentukan nilai jual.
“Kalau sapi jenis simental dan brangus, biasanya di kisaran harga Rp22 juta sampai Rp23 juta. Kami juga menjual sapi jenis limosin dengan harga Rp45 juta, tergantung besaran sapinya” sebutnya
Kenaikan harga sapi di 2024 ini, lanjutu dia, mencapai 10 persen atau sekitar hingga Rp3 juta ketimbang tahun sebelumnya.
“Harga sapi ini biasanya saya jual dengan harga awalnya Rp53 ribu per Kg, tapi sekarang naik jadi Rp70 ribu per Kg,” pungkasnya.
Harga jual sapi akan berangsur normal pasca Iduladha atau sekitar satu hingga dua bulan setelahnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sapi yang di datangkan dari wilayah Kupang. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Harga sapi menjelang Iduladha 2024 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami kenaikan hingga Rp3 juta.
Kenaikan ini dipicu oleh persaingan antara kebutuhan konsumsi sehari-hari dan ketersediaan hewan menjelang Iduladha 1145 Hijriah.
Pemilik hewan ternak Usaha Dagang (UD) Mandiri Jaya di Jalan Mangkuraja, Kecamatan Loa Ipuh, Deni Irawan mengatakan sapi tersebut didatangkan dari berbagai wilayah di luar Kukar.
“Kita mengambil dari luar daerah, seperti dari Kupang dan Sulewesi,” kata Deni Senin (27/5/2024).
Ia menyebut kenaikan harga sapi tergantung pada berat per kilogram (Kg)-nya. Selain itu, jenis sapi juga menentukan nilai jual.
“Kalau sapi jenis simental dan brangus, biasanya di kisaran harga Rp22 juta sampai Rp23 juta. Kami juga menjual sapi jenis limosin dengan harga Rp45 juta, tergantung besaran sapinya” sebutnya
Kenaikan harga sapi di 2024 ini, lanjutu dia, mencapai 10 persen atau sekitar hingga Rp3 juta ketimbang tahun sebelumnya.
“Harga sapi ini biasanya saya jual dengan harga awalnya Rp53 ribu per Kg, tapi sekarang naik jadi Rp70 ribu per Kg,” pungkasnya.
Harga jual sapi akan berangsur normal pasca Iduladha atau sekitar satu hingga dua bulan setelahnya.
(Sf/By)