Cari disini...
Seputar Kaltim
Penjual Bendera Merah Putih di Jalan S Parman, Kelurahan Melayu, Kukar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Menjelang Hari Kemerdekan ke-79 Republik Indonesia (RI), penjual Bendera Merah Putih asal Garut, Jawa Barat mulai bermunculan di Kota Tenggarong.
Penjual Bendera Asal Garut, Indra mengaku baru pertama kali berjualan di Tenggarong. Dirinya mulai berjualan sejak 17 Juli 2024 di Jalan S Parman, Kelurahan Melayu.
Indra mengaku memilih Kota Tenggarong untuk berjualan bendera karena daya beli masyarakatnya sangat bagus, kemudian harga bisa menyesuaikan. "Jadi kalau dikalkulasikan dari modal beli, transport dan ongkos jasa kirim dari Garut, Alhamdulillah ada untungnya untuk dibawa pulang," kata Indra Senin (11/8/2024).
Dirinya menyebutkan, bendera ini diproduksi langsung dari Kadungora Leles, Garut dan datang ke Kota Tenggarong bersama dengan rombongan dari Garut.
"Saya ke sini sama lima orang teman dari Garut. Ini baru pertama kalinya menginjakkan kaki di Kota Tenggarong, saya jualan dari pukul 07.00 WITA sampai 17.00 WITA sore," sebutnya.
Sementara bendera yang dijualnya bervariasi, dari ukuran 90 cm per lembar seharga Rp40 ribu, 120 cm per lembar Rp45 ribu atau Rp50 ribu, 150 cm per lembar Rp60 ribu/ Rp100 ribu.
Kemudian bendera ukuran kecil dijual dengan harga Rp10 ribu sampai Rp15 ribu. Untuk yang paling laku keras yakni bendera dengan umbul-umbul.
"Untuk omzet penjualan tidak menentu turun naik, kadang 100 persen atau 50 persen. Kalau dibandingkan setelah Covid-19, kami bisa menghasilkan Rp10 juta sampai Rp20 juta bersih dari penjualan itu," jelasnya.
Dirinya berharap penjualan di 2024 ini seperti tahun sebelumnya bisa mencapai 80 persen. "Harapannya mudah-mudahan barang saya cepat habis dan bisa kembali ke keluarga di garut, Alhamdulillah jika melihat penjualan bendera pada awal Agustus kemarin, maka sudah banyak yang beli," tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Penjual Bendera Merah Putih di Jalan S Parman, Kelurahan Melayu, Kukar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Menjelang Hari Kemerdekan ke-79 Republik Indonesia (RI), penjual Bendera Merah Putih asal Garut, Jawa Barat mulai bermunculan di Kota Tenggarong.
Penjual Bendera Asal Garut, Indra mengaku baru pertama kali berjualan di Tenggarong. Dirinya mulai berjualan sejak 17 Juli 2024 di Jalan S Parman, Kelurahan Melayu.
Indra mengaku memilih Kota Tenggarong untuk berjualan bendera karena daya beli masyarakatnya sangat bagus, kemudian harga bisa menyesuaikan. "Jadi kalau dikalkulasikan dari modal beli, transport dan ongkos jasa kirim dari Garut, Alhamdulillah ada untungnya untuk dibawa pulang," kata Indra Senin (11/8/2024).
Dirinya menyebutkan, bendera ini diproduksi langsung dari Kadungora Leles, Garut dan datang ke Kota Tenggarong bersama dengan rombongan dari Garut.
"Saya ke sini sama lima orang teman dari Garut. Ini baru pertama kalinya menginjakkan kaki di Kota Tenggarong, saya jualan dari pukul 07.00 WITA sampai 17.00 WITA sore," sebutnya.
Sementara bendera yang dijualnya bervariasi, dari ukuran 90 cm per lembar seharga Rp40 ribu, 120 cm per lembar Rp45 ribu atau Rp50 ribu, 150 cm per lembar Rp60 ribu/ Rp100 ribu.
Kemudian bendera ukuran kecil dijual dengan harga Rp10 ribu sampai Rp15 ribu. Untuk yang paling laku keras yakni bendera dengan umbul-umbul.
"Untuk omzet penjualan tidak menentu turun naik, kadang 100 persen atau 50 persen. Kalau dibandingkan setelah Covid-19, kami bisa menghasilkan Rp10 juta sampai Rp20 juta bersih dari penjualan itu," jelasnya.
Dirinya berharap penjualan di 2024 ini seperti tahun sebelumnya bisa mencapai 80 persen. "Harapannya mudah-mudahan barang saya cepat habis dan bisa kembali ke keluarga di garut, Alhamdulillah jika melihat penjualan bendera pada awal Agustus kemarin, maka sudah banyak yang beli," tutupnya.
(Sf/By)