Seputar Kaltim

    Jawab Tantangan Akmal Malik, Gubernur Rudy Mas'ud Siap Terbang Kejar Target Gratispol Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    07 Maret 2025 pukul 20:31 WITA

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat diwawancarai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud, merespons tantangan dari Penjabat Gubernur Kaltim periode 2023-2025, Akmal Malik, untuk menjalankan program "Gratispol" dengan kecepatan tinggi. 

    Rudy menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintahannya siap beradaptasi dan bertransformasi demi mencapai target tersebut.

    "Artinya semua harus segera beradaptasi. Kita akan menyiapkan segala sesuatunya. Kita bukan lari sprint saja, tapi akan terbang. Kalau tidak, kita akan ketinggalan jauh terus," ujar Rudy saat diwawancarai di Olah Bebaya Samarinda, Jum’at (7/3/2025).

    Rudy menekankan pentingnya perubahan mindset dan peningkatan kompetensi di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

    Ia telah menginstruksikan seluruh OPD untuk segera beradaptasi dan bertransformasi agar dapat mengejar ketertinggalan dan mewujudkan mimpi besar Kaltim.

    "Seluruh OPD sudah saya sampaikan untuk segera beradaptasi dan segera bertransformasi. Karena tentunya yang dulu dengan sekarang berbeda. Kalau sekarang kita bermimpi yang tinggi, harus juga didukung dengan kompetensi yang baik, agar kita bisa mengejar ketertinggalan," tegasnya.

    Saat ini, Rudy dan timnya sedang melakukan evaluasi kinerja dan pertanggungjawaban seluruh OPD. Proses ini, kata dia, penting untuk memetakan kondisi terkini dan menentukan langkah-langkah strategis ke depan.

    "Kita sekarang sedang melihat hasil evaluasi baik kinerja dan pertanggungjawaban mereka sebelumnya untuk dipaparkan. Karena kita punya OPD hingga 46 dan saat ini baru 7, mungkin kita lihat berikutnya setelah pemaparan," jelas Rudy.

    Rudy menyadari bahwa perjalanan menuju target "Gratispol" tidak akan mulus. Ia memprediksi akan ada "turbulensi" atau hambatan yang harus dihadapi. Namun, ia memastikan bahwa pemerintahannya siap menghadapi segala situasi.

    "Turbulensi pasti ada, kita harus siap dengan situasi yang ada. Yang jelas kita punya target, punya speed dan yang saat ini harus disesuaikan antara speed dan targetnya, dan sesuai dengan kompetensi untuk mencapai tujuan," tukasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Jawab Tantangan Akmal Malik, Gubernur Rudy Mas'ud Siap Terbang Kejar Target Gratispol Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    07 Maret 2025 pukul 20:31 WITA

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat diwawancarai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud, merespons tantangan dari Penjabat Gubernur Kaltim periode 2023-2025, Akmal Malik, untuk menjalankan program "Gratispol" dengan kecepatan tinggi. 

    Rudy menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintahannya siap beradaptasi dan bertransformasi demi mencapai target tersebut.

    "Artinya semua harus segera beradaptasi. Kita akan menyiapkan segala sesuatunya. Kita bukan lari sprint saja, tapi akan terbang. Kalau tidak, kita akan ketinggalan jauh terus," ujar Rudy saat diwawancarai di Olah Bebaya Samarinda, Jum’at (7/3/2025).

    Rudy menekankan pentingnya perubahan mindset dan peningkatan kompetensi di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

    Ia telah menginstruksikan seluruh OPD untuk segera beradaptasi dan bertransformasi agar dapat mengejar ketertinggalan dan mewujudkan mimpi besar Kaltim.

    "Seluruh OPD sudah saya sampaikan untuk segera beradaptasi dan segera bertransformasi. Karena tentunya yang dulu dengan sekarang berbeda. Kalau sekarang kita bermimpi yang tinggi, harus juga didukung dengan kompetensi yang baik, agar kita bisa mengejar ketertinggalan," tegasnya.

    Saat ini, Rudy dan timnya sedang melakukan evaluasi kinerja dan pertanggungjawaban seluruh OPD. Proses ini, kata dia, penting untuk memetakan kondisi terkini dan menentukan langkah-langkah strategis ke depan.

    "Kita sekarang sedang melihat hasil evaluasi baik kinerja dan pertanggungjawaban mereka sebelumnya untuk dipaparkan. Karena kita punya OPD hingga 46 dan saat ini baru 7, mungkin kita lihat berikutnya setelah pemaparan," jelas Rudy.

    Rudy menyadari bahwa perjalanan menuju target "Gratispol" tidak akan mulus. Ia memprediksi akan ada "turbulensi" atau hambatan yang harus dihadapi. Namun, ia memastikan bahwa pemerintahannya siap menghadapi segala situasi.

    "Turbulensi pasti ada, kita harus siap dengan situasi yang ada. Yang jelas kita punya target, punya speed dan yang saat ini harus disesuaikan antara speed dan targetnya, dan sesuai dengan kompetensi untuk mencapai tujuan," tukasnya.

    (Sf/Rs)