Cari disini...
Seputar Kaltim
Madrasah Aliyah Negeri yang berlokasi di Tanah Grogot (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanah Grogot akan membuka kampus 2 yang berlokasi di Kecamatan Muara Komam.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser, Maslekhan menjelaskan pembukaan kampus tersebut berdasarkan permintaan masyarakat di Muara Komam agar diadakan MAN yang berdiri sendiri.
"Pada dasarnya, masyarakat di Muara Komam menginginkan agar ada pendidikan yang berbasis agama dan berstatus negeri yang berdiri sendiri disana," kata Maslekhan, Rabu (22/4/2026).
Dibukanya kampus 2 di Muara Komam juga merupakan pengembangan sayap dan memberikan akses yang memudahkan masyarakat sekitar ketika ingin menempuh pendidikan Madrasah Aliyah Negeri.
"Harus memenuhi syarat yang ditentukan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama. Hingga saat ini hanya tinggal sedikit persyaratan yang harus dilengkapi dan masih dalam proses," tambahnya.
Sementara Kepala Sekolah MAN Paser, Subhan Walad menyebut dibukanya kampus 2 di Muara Komam itu juga merupakan permintaan dari yayasan MA Al-Ikhlas untuk menyerahkan pelaksanaan pendidikan di tempat tersebut ke Kemenag.
Ia menilai dari segi sarana dan prasarana di lokasi tersebut sudah siap dan memiliki delapan lokal yang siap digunakan untuk proses belajar mengajar.
Tenaga pendidik yang akan ditempatkan di kampus 2 MAN Paser itu nantinya akan memberdayakan tenaga pendidik dari yayasan sebelumnya yang sudah ada.
"Ada delapan lokal milik yayasan yang siap dihibahkan untuk bisa digunakan dalam proses belajar mengajar di tempat tersebut," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Madrasah Aliyah Negeri yang berlokasi di Tanah Grogot (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanah Grogot akan membuka kampus 2 yang berlokasi di Kecamatan Muara Komam.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser, Maslekhan menjelaskan pembukaan kampus tersebut berdasarkan permintaan masyarakat di Muara Komam agar diadakan MAN yang berdiri sendiri.
"Pada dasarnya, masyarakat di Muara Komam menginginkan agar ada pendidikan yang berbasis agama dan berstatus negeri yang berdiri sendiri disana," kata Maslekhan, Rabu (22/4/2026).
Dibukanya kampus 2 di Muara Komam juga merupakan pengembangan sayap dan memberikan akses yang memudahkan masyarakat sekitar ketika ingin menempuh pendidikan Madrasah Aliyah Negeri.
"Harus memenuhi syarat yang ditentukan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama. Hingga saat ini hanya tinggal sedikit persyaratan yang harus dilengkapi dan masih dalam proses," tambahnya.
Sementara Kepala Sekolah MAN Paser, Subhan Walad menyebut dibukanya kampus 2 di Muara Komam itu juga merupakan permintaan dari yayasan MA Al-Ikhlas untuk menyerahkan pelaksanaan pendidikan di tempat tersebut ke Kemenag.
Ia menilai dari segi sarana dan prasarana di lokasi tersebut sudah siap dan memiliki delapan lokal yang siap digunakan untuk proses belajar mengajar.
Tenaga pendidik yang akan ditempatkan di kampus 2 MAN Paser itu nantinya akan memberdayakan tenaga pendidik dari yayasan sebelumnya yang sudah ada.
"Ada delapan lokal milik yayasan yang siap dihibahkan untuk bisa digunakan dalam proses belajar mengajar di tempat tersebut," tutupnya.
(Sf/Lo)