Cari disini...
Seputar Kaltim
Evakuasi jasad korban tenggelam di Kecamatan Loa Kulu. (Foto: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Jenazah seorang pria paruh baya yang tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Kecamatan Loa Kulu berhasil ditemukan.
Penemuan jenazah ini terjadi setelah pihak keluarga melakukan pencarian intensif dan mendapat petunjuk dari mimpi.
Selain keluarga, pencarian panjang ini juga melibatkan tim gabungan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pos SAR Samarinda, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) serta para relawan.
Pria paruh baya tersebut dilaporkan tenggelam saat hendak mengumpulkan besi karatan di ponton yang sedang berlayar di Sungai Mahakam.
Jasad pria itu akhirnya ditemukan oleh keluarga sekitar 700 meter dari penyeberangan feri Desa Jongkang setelah tersangkut di tumbuhan kumpai yang berada di sungai.
Keluarga Korban, Aidil Fitri mengungkap ada salah satu keluarga mendapatkan petunjuk melalui mimpi bahwa jenazah tersangkut di batang kayu.
“Dari awal keluarga kami tidak berhenti untuk melakukan penyisiran menggunakan perahu pribadi, hingga akhirnya ada salah satu keluarga mendapat mimpi kalau jasad itu tersangkut di batang kayu, kemudian saat melakukan penyisiran sungai beberapa hari lalu mereka juga sempat mencium bau tidak sedap yang sangat menyengat, gelisah dengan bau itu malam tadi langsung kembali lagi ke situ dan menemukan jasadnya,” kata Aidil.
Kini jenazah pria itu telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit, Kecamatan Tenggarong Seberang untuk dilakukan proses identifikasi.
Sementara proses pemakaman akan dilakukan Minggu (9/11/2025) siang. Dengan ditemukannya jenazah ini menandai akhir dari proses pencarian panjang yang telah dilakukan selama empat hari.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Evakuasi jasad korban tenggelam di Kecamatan Loa Kulu. (Foto: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Jenazah seorang pria paruh baya yang tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Kecamatan Loa Kulu berhasil ditemukan.
Penemuan jenazah ini terjadi setelah pihak keluarga melakukan pencarian intensif dan mendapat petunjuk dari mimpi.
Selain keluarga, pencarian panjang ini juga melibatkan tim gabungan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pos SAR Samarinda, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) serta para relawan.
Pria paruh baya tersebut dilaporkan tenggelam saat hendak mengumpulkan besi karatan di ponton yang sedang berlayar di Sungai Mahakam.
Jasad pria itu akhirnya ditemukan oleh keluarga sekitar 700 meter dari penyeberangan feri Desa Jongkang setelah tersangkut di tumbuhan kumpai yang berada di sungai.
Keluarga Korban, Aidil Fitri mengungkap ada salah satu keluarga mendapatkan petunjuk melalui mimpi bahwa jenazah tersangkut di batang kayu.
“Dari awal keluarga kami tidak berhenti untuk melakukan penyisiran menggunakan perahu pribadi, hingga akhirnya ada salah satu keluarga mendapat mimpi kalau jasad itu tersangkut di batang kayu, kemudian saat melakukan penyisiran sungai beberapa hari lalu mereka juga sempat mencium bau tidak sedap yang sangat menyengat, gelisah dengan bau itu malam tadi langsung kembali lagi ke situ dan menemukan jasadnya,” kata Aidil.
Kini jenazah pria itu telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit, Kecamatan Tenggarong Seberang untuk dilakukan proses identifikasi.
Sementara proses pemakaman akan dilakukan Minggu (9/11/2025) siang. Dengan ditemukannya jenazah ini menandai akhir dari proses pencarian panjang yang telah dilakukan selama empat hari.
(Sf/Lo)