Cari disini...
Seputar Kaltim
Tim Inafis Polres Kukar saat olah TKP penemuan jasad pria di Mangkurawang (Dok: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Sesosok jasad pria ditemukan tergeletak di tepi Sungai Mahakam, tepatnya di Jalan Gunung Banteng, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (16/7/2026) sekitar 15.05 WITA.
Jasad tersebut ditemukan oleh warga setempat yang turut melakukan pencarian setelah korban dilaporkan tidak kunjung pulang ke rumah sejak sehari sebelumnya.
Penemuan itu sontak menggegerkan warga dan langsung dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Menurut informasi dari masyarakat sekitar, korban belum pulang sejak Rabu sekitar jam 17.00 WITA. Istrinya pun melapor dan meminta bantuan ke lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta masyarakat untuk mencari keberadaan korban,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani.
Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui berinisial AS berusia 38 tahun yang berprofesi sebagai pencari pasir di kawasan tersebut.
Fida menyampaikan penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui. Namun menurut dugaan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat tersengat listrik.
“Penyebab pastinya belum diketahui, tapi diperkirakan akibat tersengat aliran listrik yang tergeletak di sekitaran area perbaikan kapal tersebut,” terangnya.
Kini jasad korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan visum. Sementara, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk mendalami dugaan korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Tim Inafis Polres Kukar saat olah TKP penemuan jasad pria di Mangkurawang (Dok: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Sesosok jasad pria ditemukan tergeletak di tepi Sungai Mahakam, tepatnya di Jalan Gunung Banteng, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (16/7/2026) sekitar 15.05 WITA.
Jasad tersebut ditemukan oleh warga setempat yang turut melakukan pencarian setelah korban dilaporkan tidak kunjung pulang ke rumah sejak sehari sebelumnya.
Penemuan itu sontak menggegerkan warga dan langsung dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Menurut informasi dari masyarakat sekitar, korban belum pulang sejak Rabu sekitar jam 17.00 WITA. Istrinya pun melapor dan meminta bantuan ke lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta masyarakat untuk mencari keberadaan korban,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani.
Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui berinisial AS berusia 38 tahun yang berprofesi sebagai pencari pasir di kawasan tersebut.
Fida menyampaikan penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui. Namun menurut dugaan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat tersengat listrik.
“Penyebab pastinya belum diketahui, tapi diperkirakan akibat tersengat aliran listrik yang tergeletak di sekitaran area perbaikan kapal tersebut,” terangnya.
Kini jasad korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan visum. Sementara, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk mendalami dugaan korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik.
(Sf/Lo)