Cari disini...
Seputar Kaltim
Personel BPBD Kukar saat bersiap melakukan pencarian terhadap jasad korban (Dok: BPBD Kukar)
Tenggarong - Hari pertama pencarian seorang pria berinisial J (54) yang dilaporkan tenggelam di perairan Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (15/5/2026) belum membuahkan hasil.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Kukar, Disdamkar Matan, Basarnas dan instnasi terkait lainnya telah melakukan berbagai upaya untuk mencari keberadaan jasad korban, termasuk menyisir aliran sungai hingga beberapa kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilaporkan hilang tenggelam.
“Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan menyisiri sungai dan hasilnya masih nihil,” ujar Koorlap BPBD Kukar, Eko Suryawinata.
Kasus orang hilang tenggelam ini diketahui setelah warga setempat menemukan sepasang sandal dan pakaian cucian milik korban tanpa keberadaan pemiliknya di tepi Sungai Mahakam.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan proses pencarian.
“Jadi sekitar pukul 16.00 WITA itu terduga orang tenggelam ini pergi ke tepi Sungai Mahakam untuk mencuci pakaian, namun sampai saat ini belum kembali dari TKP,” terang Eko.
Kini dengan tidak ditemukannya jasad korban, Tim SAR Gabungan berencana melanjutkan upaya pencarian keesokan harinya, dengan memperluas area penyisiran di sekitar aliran Sungai Mahakam dan titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
“Pencarian akan dilanjutkan esok hari,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Personel BPBD Kukar saat bersiap melakukan pencarian terhadap jasad korban (Dok: BPBD Kukar)
Tenggarong - Hari pertama pencarian seorang pria berinisial J (54) yang dilaporkan tenggelam di perairan Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (15/5/2026) belum membuahkan hasil.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Kukar, Disdamkar Matan, Basarnas dan instnasi terkait lainnya telah melakukan berbagai upaya untuk mencari keberadaan jasad korban, termasuk menyisir aliran sungai hingga beberapa kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilaporkan hilang tenggelam.
“Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan menyisiri sungai dan hasilnya masih nihil,” ujar Koorlap BPBD Kukar, Eko Suryawinata.
Kasus orang hilang tenggelam ini diketahui setelah warga setempat menemukan sepasang sandal dan pakaian cucian milik korban tanpa keberadaan pemiliknya di tepi Sungai Mahakam.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan proses pencarian.
“Jadi sekitar pukul 16.00 WITA itu terduga orang tenggelam ini pergi ke tepi Sungai Mahakam untuk mencuci pakaian, namun sampai saat ini belum kembali dari TKP,” terang Eko.
Kini dengan tidak ditemukannya jasad korban, Tim SAR Gabungan berencana melanjutkan upaya pencarian keesokan harinya, dengan memperluas area penyisiran di sekitar aliran Sungai Mahakam dan titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
“Pencarian akan dilanjutkan esok hari,” tandasnya.
(Sf/Lo)