Seputar Kaltim

    Jarak Jadi Alasan Dokter Spesialis Jarang Stay, Warga Keluhkan Pelayanan RS Pratama Kerang

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    07 Mei 2025 pukul 13:55 WITA

    Rapat Dengar Pendapat DPRD Kabupaten Paser (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Rumah Sakit Pratama Kerang di Kabupaten Paser sedang menghadapi persoalan pelayanan. 

    Merespon soal ini, DPRD Paser pun menggelad Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya, Selasa (6/5/2025).

    RDP dihadiri Wakil Ketua DPRD Paser Zulkifli Kaharuddin, Ketua Komisi II Syukran Amin dan gabungan Komisi DPRD Paser. 

    Zulkifli Kaharuddin menyebut pihaknya mendapat banyak keluhan dari masyarakat mengenai pelayanan di Rumah Sakit Pratama Kerang.

    "RDP ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti permasalahan yang ada," kata Zulkifli, Rabu (7/5/2025).

    Sementara Ketua Komisi II DPRD Paser Syukran Amin menyebut fasilitas di RS tersebut sudah memadai. Tetapi ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi persoalan, terutama tenaga dokter spesialis.

    "Dokter yang ada di RS Pratama hanya satu, yaitu dokter spesialis kandungan, sementara untuk spesialis lainnya tidak stay," sebutnya. 

    Diketahui dokter spesialis yang sudah diputuskan untuk bekerja di RS Pratama Kerang sering tidak berada di tempat. Para dokter mengeluhkan RS Pratama yang berada jauh dari lingkungan kota Tanah Grogot.

    "Jarak RS Pratama Kerang memang jauh dari Tanah Grogot, tapi Pemkab Paser melalui Dinkes harus bisa tegas terhadap dokter yang memiliki tugas di sana," tambahnya. 

    Ia berharap agar dokter yang bertugas dapat melaksanakan tugas secara tertib guna memaksimalkan pelayanan di RS Pratama Kerang.


    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Jarak Jadi Alasan Dokter Spesialis Jarang Stay, Warga Keluhkan Pelayanan RS Pratama Kerang

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    07 Mei 2025 pukul 13:55 WITA

    Rapat Dengar Pendapat DPRD Kabupaten Paser (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Rumah Sakit Pratama Kerang di Kabupaten Paser sedang menghadapi persoalan pelayanan. 

    Merespon soal ini, DPRD Paser pun menggelad Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya, Selasa (6/5/2025).

    RDP dihadiri Wakil Ketua DPRD Paser Zulkifli Kaharuddin, Ketua Komisi II Syukran Amin dan gabungan Komisi DPRD Paser. 

    Zulkifli Kaharuddin menyebut pihaknya mendapat banyak keluhan dari masyarakat mengenai pelayanan di Rumah Sakit Pratama Kerang.

    "RDP ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti permasalahan yang ada," kata Zulkifli, Rabu (7/5/2025).

    Sementara Ketua Komisi II DPRD Paser Syukran Amin menyebut fasilitas di RS tersebut sudah memadai. Tetapi ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi persoalan, terutama tenaga dokter spesialis.

    "Dokter yang ada di RS Pratama hanya satu, yaitu dokter spesialis kandungan, sementara untuk spesialis lainnya tidak stay," sebutnya. 

    Diketahui dokter spesialis yang sudah diputuskan untuk bekerja di RS Pratama Kerang sering tidak berada di tempat. Para dokter mengeluhkan RS Pratama yang berada jauh dari lingkungan kota Tanah Grogot.

    "Jarak RS Pratama Kerang memang jauh dari Tanah Grogot, tapi Pemkab Paser melalui Dinkes harus bisa tegas terhadap dokter yang memiliki tugas di sana," tambahnya. 

    Ia berharap agar dokter yang bertugas dapat melaksanakan tugas secara tertib guna memaksimalkan pelayanan di RS Pratama Kerang.


    (Sf/Lo)