Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim
Ilustrasi buaya di sekitar perairan (Foto: Freepik)
Tana Paser - Januari 2026 baru memasuki pekan terakhir. Namun sudah ada dua warga yang dikabarkan diterkam buaya di Kabupaten Paser. Pada 16 Januari 2026, seorang warga dikabarkan telah diterkam buaya saat sedang mencari kepiting di tambak wilayah Desa Labuangkallo, Kecamatan Tanjung Harapan.
Beruntungnya korban berhasil selamat meskipun mengalami luka parah. Luka gigitan di bagian paha kiri dan kanan, tangan kiri patah serta pendarahan yang dialami korban mengisyaratkan serangan itu dilakukan secara brutal oleh predator tersebut.
"Korban berhasil selamat dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk menjalani perawatan medis," kata Kapolsek Tanjung Harapan, Ipda Arif Hadi Purwanto, Sabtu (24/1/2026).
Dua hari setelah serangan buaya di Desa Labuangkallo, kembali dikabarkan ada seorang warga ketika sedang mencari udang di Sungai Sangkuranai yang diterkam buaya.
Nahasnya pada kejadian di Sungai Sangkuranai yang berlokasi di Kecamatan Batu Engau itu korban tidak berhasil selamat.
Salah satu saksi yang berada di lokasi saat kejadian menerangkan korban diseret buaya dan sempat diputar di sekitar lokasi kejadian.
"Pada saat kejadian, korban sempat berteriak dan didengar oleh rekannya yang melihat korban dibawa oleh buaya itu," jelas Kapolsek Batu Engau, AKP Hadi Purwanto.
Dari maraknya kejadian penyerangan buaya oleh manusia yang terjadi akhir-akhir ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjalankan aktifitas di sekitar perairan seperti tambak ataupun sungai.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim

Ilustrasi buaya di sekitar perairan (Foto: Freepik)
Tana Paser - Januari 2026 baru memasuki pekan terakhir. Namun sudah ada dua warga yang dikabarkan diterkam buaya di Kabupaten Paser. Pada 16 Januari 2026, seorang warga dikabarkan telah diterkam buaya saat sedang mencari kepiting di tambak wilayah Desa Labuangkallo, Kecamatan Tanjung Harapan.
Beruntungnya korban berhasil selamat meskipun mengalami luka parah. Luka gigitan di bagian paha kiri dan kanan, tangan kiri patah serta pendarahan yang dialami korban mengisyaratkan serangan itu dilakukan secara brutal oleh predator tersebut.
"Korban berhasil selamat dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk menjalani perawatan medis," kata Kapolsek Tanjung Harapan, Ipda Arif Hadi Purwanto, Sabtu (24/1/2026).
Dua hari setelah serangan buaya di Desa Labuangkallo, kembali dikabarkan ada seorang warga ketika sedang mencari udang di Sungai Sangkuranai yang diterkam buaya.
Nahasnya pada kejadian di Sungai Sangkuranai yang berlokasi di Kecamatan Batu Engau itu korban tidak berhasil selamat.
Salah satu saksi yang berada di lokasi saat kejadian menerangkan korban diseret buaya dan sempat diputar di sekitar lokasi kejadian.
"Pada saat kejadian, korban sempat berteriak dan didengar oleh rekannya yang melihat korban dibawa oleh buaya itu," jelas Kapolsek Batu Engau, AKP Hadi Purwanto.
Dari maraknya kejadian penyerangan buaya oleh manusia yang terjadi akhir-akhir ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjalankan aktifitas di sekitar perairan seperti tambak ataupun sungai.
(Sf/Lo)