Seputar Kaltim

    Jangan Dibiarkan Apalagi Dibuang ke Sungai, DLH Samarinda Imbau Sampah Kurban Dikubur Saja

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    17 Juni 2024 pukul 11:36 WITA

    Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah saat diwawancara usai Salat Iduladha, Senin (17/6/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda — Pada pelaksanaan kurban dalam perayaan Iduladha 1445 H, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda memberikan imbauan kepada masyarakat, khsusnya para pelaksana kurban terkait pengelolaan sampah dari kegiatan tersebut. 

    Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah, menekankan pentingnya pengelolaan sampah kurban untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

    "Kita sudah anjurkan supaya sampah-sampah dari pelaksanaan kurban ditanam (dikubur)," ujar Endang, Senin (17/6/2024). 

    Endang Liansyah mengimbau masyarakat yang terlibat dalam penyembelihan hewan kurban agar menanam semua bekas-bekas kotoran kurban seperti darah, kulit, atau sisa-sisa kurban yang tidak diinginkan. 

    Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif sampah kurban terhadap lingkungan.

    "Saya minta masyarakat yang menyembelih hewan kurban agar mereka tanam semua bekas kotoran kurban, darah, kulit, atau sisa-sisa kurban yang tidak mereka inginkan agar ditanam," tegasnya. 

    Endang menjelaskan bahwa metode penguburan ini tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga merupakan langkah praktis dan efektif dalam pengelolaan limbah kurban.

    "Soalnya kalau tidak langsung dikubur dia akan sangat bau nantinya. Jadi lebih baik dikubur daripada dibuang ke tempat sampah," bebernya.

    Dengan adanya kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat, DLH Samarinda optimis bahwa perayaan Iduladha tahun ini akan berjalan dengan lancar dan bersih, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

    Dia menambahkan bahwa pihaknya tetap bekerja selama perayaan Iduladha, sama seperti yang dilakukan pada Idulfitri sebelumnya, untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga.

    "Kami tidak libur," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Jangan Dibiarkan Apalagi Dibuang ke Sungai, DLH Samarinda Imbau Sampah Kurban Dikubur Saja

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    17 Juni 2024 pukul 11:36 WITA

    Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah saat diwawancara usai Salat Iduladha, Senin (17/6/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda — Pada pelaksanaan kurban dalam perayaan Iduladha 1445 H, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda memberikan imbauan kepada masyarakat, khsusnya para pelaksana kurban terkait pengelolaan sampah dari kegiatan tersebut. 

    Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah, menekankan pentingnya pengelolaan sampah kurban untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

    "Kita sudah anjurkan supaya sampah-sampah dari pelaksanaan kurban ditanam (dikubur)," ujar Endang, Senin (17/6/2024). 

    Endang Liansyah mengimbau masyarakat yang terlibat dalam penyembelihan hewan kurban agar menanam semua bekas-bekas kotoran kurban seperti darah, kulit, atau sisa-sisa kurban yang tidak diinginkan. 

    Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif sampah kurban terhadap lingkungan.

    "Saya minta masyarakat yang menyembelih hewan kurban agar mereka tanam semua bekas kotoran kurban, darah, kulit, atau sisa-sisa kurban yang tidak mereka inginkan agar ditanam," tegasnya. 

    Endang menjelaskan bahwa metode penguburan ini tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga merupakan langkah praktis dan efektif dalam pengelolaan limbah kurban.

    "Soalnya kalau tidak langsung dikubur dia akan sangat bau nantinya. Jadi lebih baik dikubur daripada dibuang ke tempat sampah," bebernya.

    Dengan adanya kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat, DLH Samarinda optimis bahwa perayaan Iduladha tahun ini akan berjalan dengan lancar dan bersih, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

    Dia menambahkan bahwa pihaknya tetap bekerja selama perayaan Iduladha, sama seperti yang dilakukan pada Idulfitri sebelumnya, untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga.

    "Kami tidak libur," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)