Seputar Kaltim

    Jalan Utama Muara Muntai Longsor, Pemkab Kukar Bangun Jalan Alternatif di Lahan Bekas Rawa

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    26 Agustus 2026 pukul 17:50 WITA

    Lahan bekas rawa-rawa yang dibangun menjadi jalan alternatif (Dok: Camat Muara Muntai)

    Tenggarong - Jalan utama Desa Kayubatu, Kecamatan Muara Muntai yang menghubungkan Muara Wis dan menjadi satu-satunya akses menuju Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan terputus akibat mengalami longsor, Selasa (25/8/2026) dini hari.

    Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar langsung membangun jalur alternatif di sekitar lokasi longsor.

    Jalur alternatif tersebut dibangun sepanjang 100 meter di atas lahan bekas rawa untuk memudahkan akses masyarakat dan kendaraan yang melintas.

    “Tadi malam, jalan alternatif itu sudah bisa digunakan kendaraan roda dua maupun empat,” ujar Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Rabu (26/8/2026).

    Setelah membangun jalan alternatif, pemerintah daerah turut memasang rambu-rambu lalu lintas serta penerang lampu jalan (PJU) di sekitar lokasi guna memastikan keselamatan pengendara yang melintas serta mengantisipasi potensi kecelakaan di kawasan tersebut.

    “Ada beberapa upaya yang kita lakukan, yakni membangun jalan alternatif, kemudian memasang rambu-rambu jalan dan PJU,” terangnya.

    Ia menegaskan pemerintah daerah akan segera membangun kembali jalan utama yang mengalami longsor tersebut, sebelum jalur alternatif yang dibangun kembali berubah menjadi rawa.

    “Kita merencanakan akan membangun kembali jalan tersebut. Karena tantangannya saat ini adalah berpacu pada waktu, mengingat jalan yang kita jadikan akses alternatif ini merupakan rawa-rawa. Jadi ketika kondisi alam kembali seperti semestinya, maka itu kembali menjadi rawa,” jelas Aulia.

    Dengan adanya jalan alternatif tersebut, masyarakat diharapkan tetap dapat beraktivitas dan melakukan mobilitas dengan lancar sembari menunggu proses perbaikan jalan utama yang mengalami longsor.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Jalan Utama Muara Muntai Longsor, Pemkab Kukar Bangun Jalan Alternatif di Lahan Bekas Rawa

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    26 Agustus 2026 pukul 17:50 WITA

    Lahan bekas rawa-rawa yang dibangun menjadi jalan alternatif (Dok: Camat Muara Muntai)

    Tenggarong - Jalan utama Desa Kayubatu, Kecamatan Muara Muntai yang menghubungkan Muara Wis dan menjadi satu-satunya akses menuju Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan terputus akibat mengalami longsor, Selasa (25/8/2026) dini hari.

    Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar langsung membangun jalur alternatif di sekitar lokasi longsor.

    Jalur alternatif tersebut dibangun sepanjang 100 meter di atas lahan bekas rawa untuk memudahkan akses masyarakat dan kendaraan yang melintas.

    “Tadi malam, jalan alternatif itu sudah bisa digunakan kendaraan roda dua maupun empat,” ujar Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Rabu (26/8/2026).

    Setelah membangun jalan alternatif, pemerintah daerah turut memasang rambu-rambu lalu lintas serta penerang lampu jalan (PJU) di sekitar lokasi guna memastikan keselamatan pengendara yang melintas serta mengantisipasi potensi kecelakaan di kawasan tersebut.

    “Ada beberapa upaya yang kita lakukan, yakni membangun jalan alternatif, kemudian memasang rambu-rambu jalan dan PJU,” terangnya.

    Ia menegaskan pemerintah daerah akan segera membangun kembali jalan utama yang mengalami longsor tersebut, sebelum jalur alternatif yang dibangun kembali berubah menjadi rawa.

    “Kita merencanakan akan membangun kembali jalan tersebut. Karena tantangannya saat ini adalah berpacu pada waktu, mengingat jalan yang kita jadikan akses alternatif ini merupakan rawa-rawa. Jadi ketika kondisi alam kembali seperti semestinya, maka itu kembali menjadi rawa,” jelas Aulia.

    Dengan adanya jalan alternatif tersebut, masyarakat diharapkan tetap dapat beraktivitas dan melakukan mobilitas dengan lancar sembari menunggu proses perbaikan jalan utama yang mengalami longsor.

    (Sf/Rs)