Cari disini...
Seputar Kaltim
Camat Sangatta Selatan Dewi Dohi, (foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sangatta Selatan, Kutai Timur (Kutim), masih membutuhkan peningkatan. Camat Sangatta Selatan, Dewi Dohi meminta perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
Ia menyebut Jalan Rosihan Ahmad, Jalan Pertanian dan Jalan Santai sebagai sejumlah ruas yang telah diusulkan untuk mendapat perhatian dalam pembangunan.
Menurut Dewi, kondisi sejumlah jalan di Sangatta Selatan belum mencerminkan kawasan yang masih berada dalam radius perkotaan. Ia menggambarkan perbedaan kondisi jalan setelah warga melintasi jembatan dari arah Sangatta Utara.
“Antara selatan dan utara ini kan masih radius kota. Nyeberang jembatan seolah-olah kita masuk ke kota besar. Pas di sebelah jembatannya, kami seolah-olah masuk ke kampung yang semuanya serba berkerikil,” ujar Dewi.
Ia mengatakan Jalan Rosihan Ahmad, Jalan Pertanian dan Jalan Santai telah diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan. Ia berharap usulan tersebut tidak hanya berhenti dalam proses perencanaan.
Ia juga menyoroti pekerjaan jalan yang menurutnya masih berupa penimbunan. “Bukan hanya PL-PL dari batu timbunan batu merah. Masa kita cuma batu merah terus, kapan kita menikmati jalan mulus?” katanya.
Menurut Dewi, pembangunan Sangatta Selatan tidak seharusnya hanya terfokus pada persoalan kawasan Taman Nasional Kutai (TNK). Sejumlah lahan berstatus APL juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
“Jadi kita jangan hanya terkunci di permasalahan taman nasional tetapi yang lain kita abaikan,” ucapnya.
Dewi berharap DPRD Kutim ikut mengawal pembangunan di Sangatta Selatan, termasuk peningkatan kualitas jalan yang selama ini telah diusulkan melalui Musrenbang.
“Jalan kita masih bayi sudah ada sampai hari ini tetap sama. Kapan berubahnya Sangatta Selatan?,” pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Camat Sangatta Selatan Dewi Dohi, (foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sangatta Selatan, Kutai Timur (Kutim), masih membutuhkan peningkatan. Camat Sangatta Selatan, Dewi Dohi meminta perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
Ia menyebut Jalan Rosihan Ahmad, Jalan Pertanian dan Jalan Santai sebagai sejumlah ruas yang telah diusulkan untuk mendapat perhatian dalam pembangunan.
Menurut Dewi, kondisi sejumlah jalan di Sangatta Selatan belum mencerminkan kawasan yang masih berada dalam radius perkotaan. Ia menggambarkan perbedaan kondisi jalan setelah warga melintasi jembatan dari arah Sangatta Utara.
“Antara selatan dan utara ini kan masih radius kota. Nyeberang jembatan seolah-olah kita masuk ke kota besar. Pas di sebelah jembatannya, kami seolah-olah masuk ke kampung yang semuanya serba berkerikil,” ujar Dewi.
Ia mengatakan Jalan Rosihan Ahmad, Jalan Pertanian dan Jalan Santai telah diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan. Ia berharap usulan tersebut tidak hanya berhenti dalam proses perencanaan.
Ia juga menyoroti pekerjaan jalan yang menurutnya masih berupa penimbunan. “Bukan hanya PL-PL dari batu timbunan batu merah. Masa kita cuma batu merah terus, kapan kita menikmati jalan mulus?” katanya.
Menurut Dewi, pembangunan Sangatta Selatan tidak seharusnya hanya terfokus pada persoalan kawasan Taman Nasional Kutai (TNK). Sejumlah lahan berstatus APL juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
“Jadi kita jangan hanya terkunci di permasalahan taman nasional tetapi yang lain kita abaikan,” ucapnya.
Dewi berharap DPRD Kutim ikut mengawal pembangunan di Sangatta Selatan, termasuk peningkatan kualitas jalan yang selama ini telah diusulkan melalui Musrenbang.
“Jalan kita masih bayi sudah ada sampai hari ini tetap sama. Kapan berubahnya Sangatta Selatan?,” pungkasnya.
(Sf/Lo)