Cari disini...
Seputar Kaltim
Mobil trak warga yang oleng di Jalan Desa Sabelimbingan-Teluk Muda, Kukar. (Tangkapan Layar)
Tenggarong - Kondisi jalan yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Kota Bangun-Kenohan mengalami kerusakan berat akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut sejak beberapa waktu lalu.
Jalan yang hancur ini pun kerap dikeluhkan masyarakat Desa Sebelimbingan-Teluk Muda. Bahkan, beberapa mobil pengangkut barang sempat amblas, serta terbalik karena jalan becek dan berlubang tersebut.
"Jalan yang masuk Sebelimbingan itu sedikit aja, sisanya masuk Teluk Muda ke atas, Kecamatan Kenohan," kata Plt Camat Kota Bangun, Abdul Karim, Rabu (15/1/2025).
Kata dia, kondisi tanah dilokasi itu strukturnya mudah rusak, apalagi saat musim hujan dan truk sawit juga sering kali melintas dengan beban yang melebihi tonase jalan.
"Kalau ketemu jalan rusak, itu yang tidak tahan. Bahkan ada truk yang terbalik kemarin itu," ujarnya. Karim menyebut jalan yang mengalami kerusakan sekitar 15 Kilometer (Km).
Camat Kenohan, Kapsul mengaku akan menindak lanjuti keluhan warga pada 17 Januari 2025 mendatang kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk membahas terkait perbaikan jalan itu.
"Kami akan kumpul di kantor Bupati dengan beberapa perusahaan untuk membahas terkait perbaikan jalan, karena memang anggaran belum turun, jadi sementara CSR dari perusahaan sementara kita turunkan dulu," ungkapnya.
Sementara perbaikan jalan Sebelimbingan-Teluk Muda diperkirakan sekitar Rp80 miliar.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Mobil trak warga yang oleng di Jalan Desa Sabelimbingan-Teluk Muda, Kukar. (Tangkapan Layar)
Tenggarong - Kondisi jalan yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Kota Bangun-Kenohan mengalami kerusakan berat akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut sejak beberapa waktu lalu.
Jalan yang hancur ini pun kerap dikeluhkan masyarakat Desa Sebelimbingan-Teluk Muda. Bahkan, beberapa mobil pengangkut barang sempat amblas, serta terbalik karena jalan becek dan berlubang tersebut.
"Jalan yang masuk Sebelimbingan itu sedikit aja, sisanya masuk Teluk Muda ke atas, Kecamatan Kenohan," kata Plt Camat Kota Bangun, Abdul Karim, Rabu (15/1/2025).
Kata dia, kondisi tanah dilokasi itu strukturnya mudah rusak, apalagi saat musim hujan dan truk sawit juga sering kali melintas dengan beban yang melebihi tonase jalan.
"Kalau ketemu jalan rusak, itu yang tidak tahan. Bahkan ada truk yang terbalik kemarin itu," ujarnya. Karim menyebut jalan yang mengalami kerusakan sekitar 15 Kilometer (Km).
Camat Kenohan, Kapsul mengaku akan menindak lanjuti keluhan warga pada 17 Januari 2025 mendatang kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk membahas terkait perbaikan jalan itu.
"Kami akan kumpul di kantor Bupati dengan beberapa perusahaan untuk membahas terkait perbaikan jalan, karena memang anggaran belum turun, jadi sementara CSR dari perusahaan sementara kita turunkan dulu," ungkapnya.
Sementara perbaikan jalan Sebelimbingan-Teluk Muda diperkirakan sekitar Rp80 miliar.
(Sf/By)