Seputar Kaltim

    Jaga Cadangan Air dan Ekosistem di Bendungan Babulu, Pj Gubernur Kaltim dan Pj Bupati PPU Tanam 500 Bibit Aren dan Tabur 5000 Benih Nila

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    29 Desember 2024 pukul 19:48 WITA

    Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik dan Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin saat melakukan penanaman ratusan bibit pohon aren di Bendungan Babulu, Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Minggu (29/12/2024).(Istimewa)

    Penajam -  Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik dan Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin melakukan penanaman 500 bibit pohon aren di areal Bendungan Babulu, Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Minggu (29/12/2024) sore.

    Penanaman ratusan bibit pohon aren yang diambil langsung dari persemaian Mentawir, Kecamatan Sepaku ini bertujuan untuk menjaga cadangan air baku karena memiliki yang kuat dan mampu menyerap air lebih banyak dibandingkan jenis pohon lainnya.

    “Pohon aren kita pilih karena selain bisa menyimpan cadangan air, pohon ini juga bermanfaat dalam menjaga ekosistem lingkungan di Bendungan Babulu,” ucap Akmal Malik.

    Pj Bupati PPU, Zainal Arifin mengatakan bahwa penanaman pohon aren di kawasan bendungan Babulu ini, diharapkan mampu menjaga cadangan air tanah yang tersimpan untuk mendukung ketersediaan air baku.

    Apalagi mengingat bendungan yang baru saja diresmikan ini mampu memproduksi air bersih sebanyak 5-10 liter per detik untuk Desa Sumber Sari, Rawa Mulia, Babulu Laut dan Rintik.

    "Bendungan yang merupakan tampungan air baku untuk empat desa tersebut, diharapkan semakin banyak penghijauannya, maka semakin banyak pula cadangan airnya,” ungkapnya.

    Penanaman ini, kata Zainal, tidak hanya sekedar kegiatan seremonial semata, tetapi merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. 

    "Pohon yang kita tanam hari ini,  akan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar bendungan," jelasnya.

    Selain itu, pihaknya juga melakukan penebaran lima ribu benih ikan nila di sekitar bendungan tersebut karena memiliki sumber daya alam yang begitu besar dalam mendukung budidaya perikanan. 

    " Penebaran benih ikan nila yang kita lakukan hari ini bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati di perairan bendungan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," tuturnya.

    Pihaknya berharap masyarakat di sekitar dapat turut berpartisipasi dalam menjaga tanaman pohon aren dan pembibitan ikan nila agar bisa berkembang dengan baik. 

    "Saya minta ada pengawasan dari pihak terkait untuk lokasi bendungan ini. Tolong dijaga apa yang sudah kita tanam dan mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Jaga Cadangan Air dan Ekosistem di Bendungan Babulu, Pj Gubernur Kaltim dan Pj Bupati PPU Tanam 500 Bibit Aren dan Tabur 5000 Benih Nila

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    29 Desember 2024 pukul 19:48 WITA

    Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik dan Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin saat melakukan penanaman ratusan bibit pohon aren di Bendungan Babulu, Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Minggu (29/12/2024).(Istimewa)

    Penajam -  Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik dan Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin melakukan penanaman 500 bibit pohon aren di areal Bendungan Babulu, Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Minggu (29/12/2024) sore.

    Penanaman ratusan bibit pohon aren yang diambil langsung dari persemaian Mentawir, Kecamatan Sepaku ini bertujuan untuk menjaga cadangan air baku karena memiliki yang kuat dan mampu menyerap air lebih banyak dibandingkan jenis pohon lainnya.

    “Pohon aren kita pilih karena selain bisa menyimpan cadangan air, pohon ini juga bermanfaat dalam menjaga ekosistem lingkungan di Bendungan Babulu,” ucap Akmal Malik.

    Pj Bupati PPU, Zainal Arifin mengatakan bahwa penanaman pohon aren di kawasan bendungan Babulu ini, diharapkan mampu menjaga cadangan air tanah yang tersimpan untuk mendukung ketersediaan air baku.

    Apalagi mengingat bendungan yang baru saja diresmikan ini mampu memproduksi air bersih sebanyak 5-10 liter per detik untuk Desa Sumber Sari, Rawa Mulia, Babulu Laut dan Rintik.

    "Bendungan yang merupakan tampungan air baku untuk empat desa tersebut, diharapkan semakin banyak penghijauannya, maka semakin banyak pula cadangan airnya,” ungkapnya.

    Penanaman ini, kata Zainal, tidak hanya sekedar kegiatan seremonial semata, tetapi merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. 

    "Pohon yang kita tanam hari ini,  akan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar bendungan," jelasnya.

    Selain itu, pihaknya juga melakukan penebaran lima ribu benih ikan nila di sekitar bendungan tersebut karena memiliki sumber daya alam yang begitu besar dalam mendukung budidaya perikanan. 

    " Penebaran benih ikan nila yang kita lakukan hari ini bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati di perairan bendungan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," tuturnya.

    Pihaknya berharap masyarakat di sekitar dapat turut berpartisipasi dalam menjaga tanaman pohon aren dan pembibitan ikan nila agar bisa berkembang dengan baik. 

    "Saya minta ada pengawasan dari pihak terkait untuk lokasi bendungan ini. Tolong dijaga apa yang sudah kita tanam dan mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," tandasnya.

    (Sf/Rs)