Seputar Kaltim

    Jadi Tuan Rumah Lomba TTG se-Kaltim, Pemkot Samarinda Matangkan Persiapan 

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    24 Januari 2024 pukul 21:46 WITA

    Isfihani, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Kota Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Samarinda persiapkan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang akan berlangsung sebentar lagi. Kepala Dinsos PM Samarinda Isfihani mengatakan siap jadi tuan rumah dalam pelaksanaan lomba tersebut di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

    “Kita jadi tuan rumah pelaksanaan lomba TTG se-Kaltim tahun ini. Jadi untuk acara ini sudah saya persiapkan sejak tahun lalu,” ujar Isfihani, Rabu (24/1/2024).

    Ia menerangkan, TTG merupakan teknologi sederhana hasil inovasi dengan menambahkan nilai manfaat bagi masyarakat. Sebagai contoh, seperti membakar sampah tanpa asap. Di mana, sampah yang sudah dibakar tersebut bisa menjadi arang untuk membakar sate. “Nah teknologi seperti itu kan sangat bermanfaat. Sederhana dan mudah digunakan,” terangnya.

    Lalu, adanya penyaringan air. Banyak yang bisa didapat dari alat penyaringan itu. Contohnya seperti menyaring kotoran air, menghilangkan bau tidak sedap dari air. Sehingga dengan begitu, hasilnya bisa dikonsumsi oleh masyrakat. Tak sampai Rp2 juta, masyarakat sudah bisa mendapat banyak keuntungan dengan harga yang terbilang cukup terjangkau itu.

    Isfihani bilang, alat itu diproduksi di daerah Mugirejo Kota Samarinda. 
    “Itu yang nanti akan dilombakan se-Kaltim,” ucapnya.

    Tak sedikit penemuan alat teknologi yang dirasa banyak manfaatnya ini ternyata belum juga bisa membuat Kaltim lolos dalam ajang nasional. Padahal saat itu, Kaltim membawa alat penyemprot tanaman yang sekaligus bisa menyemprot hama. Ia menerangkan, cara kerja alat itu seperti timer (pengingat waktu). Dari alat itu berhasil membawa Samarinda juara se- Provinsi.
    “Jadi dia kaya timer, kita saat itu alhamdulillah juara se provinsi. Tapi di nasional kita stop, ini beberapa contoh yang kita akan lombakan di TTG nanti,” jelasnya.

    Isfihani merasa, meskipun alat ini memiliki manfaat yang luar biasa, namun soal pemasaran masih kurang. Sehingga dengan adanya perlombaan ini juga menjadi salah satu cara memperkenalkan sekaligus memasarkan karya-karya yang telah dibuat kepada masyarakat. 

    Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Pemdes) di bidang Pemberdayaan Masyarakat. Sehingga dalam pemerintah kota, kegiatan ini menjadi ranahnya Dinsos PM. 

    Terkahir, Isfihani berharap, semoga dari beberapa alat yang dibawa ini bisa mengantarkan Samarinda jadi perwakilan Kaltim ke tingkat nasional, tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Jadi Tuan Rumah Lomba TTG se-Kaltim, Pemkot Samarinda Matangkan Persiapan 

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    24 Januari 2024 pukul 21:46 WITA

    Isfihani, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Kota Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Samarinda persiapkan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang akan berlangsung sebentar lagi. Kepala Dinsos PM Samarinda Isfihani mengatakan siap jadi tuan rumah dalam pelaksanaan lomba tersebut di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

    “Kita jadi tuan rumah pelaksanaan lomba TTG se-Kaltim tahun ini. Jadi untuk acara ini sudah saya persiapkan sejak tahun lalu,” ujar Isfihani, Rabu (24/1/2024).

    Ia menerangkan, TTG merupakan teknologi sederhana hasil inovasi dengan menambahkan nilai manfaat bagi masyarakat. Sebagai contoh, seperti membakar sampah tanpa asap. Di mana, sampah yang sudah dibakar tersebut bisa menjadi arang untuk membakar sate. “Nah teknologi seperti itu kan sangat bermanfaat. Sederhana dan mudah digunakan,” terangnya.

    Lalu, adanya penyaringan air. Banyak yang bisa didapat dari alat penyaringan itu. Contohnya seperti menyaring kotoran air, menghilangkan bau tidak sedap dari air. Sehingga dengan begitu, hasilnya bisa dikonsumsi oleh masyrakat. Tak sampai Rp2 juta, masyarakat sudah bisa mendapat banyak keuntungan dengan harga yang terbilang cukup terjangkau itu.

    Isfihani bilang, alat itu diproduksi di daerah Mugirejo Kota Samarinda. 
    “Itu yang nanti akan dilombakan se-Kaltim,” ucapnya.

    Tak sedikit penemuan alat teknologi yang dirasa banyak manfaatnya ini ternyata belum juga bisa membuat Kaltim lolos dalam ajang nasional. Padahal saat itu, Kaltim membawa alat penyemprot tanaman yang sekaligus bisa menyemprot hama. Ia menerangkan, cara kerja alat itu seperti timer (pengingat waktu). Dari alat itu berhasil membawa Samarinda juara se- Provinsi.
    “Jadi dia kaya timer, kita saat itu alhamdulillah juara se provinsi. Tapi di nasional kita stop, ini beberapa contoh yang kita akan lombakan di TTG nanti,” jelasnya.

    Isfihani merasa, meskipun alat ini memiliki manfaat yang luar biasa, namun soal pemasaran masih kurang. Sehingga dengan adanya perlombaan ini juga menjadi salah satu cara memperkenalkan sekaligus memasarkan karya-karya yang telah dibuat kepada masyarakat. 

    Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Pemdes) di bidang Pemberdayaan Masyarakat. Sehingga dalam pemerintah kota, kegiatan ini menjadi ranahnya Dinsos PM. 

    Terkahir, Isfihani berharap, semoga dari beberapa alat yang dibawa ini bisa mengantarkan Samarinda jadi perwakilan Kaltim ke tingkat nasional, tutupnya.

    (Sf/Rs)