Seputar Kaltim

    Jadi Jemaah Tertua dari Kaltim dengan Usia 101 Tahun, Calon Haji ini Bisa Batal Berangkat karena Lampaui Batas Umur

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    16 Januari 2025 pukul 19:11 WITA

    Jemaah haji lansia tahun 2024, yang kini akan dibatasi oleh Pemerintah Arab Saudi hanya 90 tahun. (Foto: HO-AsramaHajiBalikpapan/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Keberangkatan ibadah haji tahun ini semakin dekat. Di tengah antusiasme calon jemaah, terdapat fakta menarik terkait usia peserta haji asal Kalimantan Timur (Kaltim). 

    Ketua Tim Pendaftaran dan Dokumentasi Haji Reguler Kantor Perwakilan Kemenag Kaltim, Khaeruddin, mengungkapkan bahwa ada calon jemaah haji tertua berusia 101 tahun.

    "Usia memang tidak menjadi penghalang untuk menunaikan ibadah haji. Namun, kami perlu memperhatikan kondisi kesehatan mereka," ujar Khaeruddin.

    Lebih lanjut, Khaeruddin menjelaskan terkait informasi saat rapat koordinasi dengan tim nasional menyebutkan bahwa pemerintah Arab Saudi akan menetapkan batasan usia maksimal bagi jemaah haji. 

    "Ada informasi bahwa usia maksimal jemaah haji adalah 90 tahun. Namun, untuk aturan resmi dan finalnya, kita masih menunggu informasi lebih lanjut," ungkapnya.

    Adapun kuota haji prioritas lansia ini ada 129 jemaah, dan jemaah termuda khusus lansia tersebut adalah 80 tahun. Sisanya untuk usia lansia rata-rata mencapai 90 tahun.

    Adanya jemaah haji lansia ini menjadi perhatian khusus bagi panitia penyelenggara. Pasalnya, ibadah haji membutuhkan fisik yang prima. Untuk itu, Khaeruddin mengimbau para calon jemaah, terutama yang berusia lanjut, untuk menjaga kesehatan dan rutin berolahraga.

    "Ibadah haji itu kan banyak aktivitas fisik. Jadi, kami sangat menganjurkan calon jemaah untuk mempersiapkan fisik mereka dengan baik," tegasnya.

    Selain itu, Khaeruddin juga mengingatkan terkait regulasi pendampingan jemaah lansia. "Untuk jemaah lansia, ada kuota khusus dan persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk pendampingan," jelasnya.

    Panitia penyelenggara terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh calon jemaah haji. Selain menjaga kesehatan fisik, calon jemaah juga diimbau untuk mempersiapkan mental dan spiritual.

    "Kami berharap seluruh calon jemaah haji dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat," pungkas Khaeruddin.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Jadi Jemaah Tertua dari Kaltim dengan Usia 101 Tahun, Calon Haji ini Bisa Batal Berangkat karena Lampaui Batas Umur

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    16 Januari 2025 pukul 19:11 WITA

    Jemaah haji lansia tahun 2024, yang kini akan dibatasi oleh Pemerintah Arab Saudi hanya 90 tahun. (Foto: HO-AsramaHajiBalikpapan/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Keberangkatan ibadah haji tahun ini semakin dekat. Di tengah antusiasme calon jemaah, terdapat fakta menarik terkait usia peserta haji asal Kalimantan Timur (Kaltim). 

    Ketua Tim Pendaftaran dan Dokumentasi Haji Reguler Kantor Perwakilan Kemenag Kaltim, Khaeruddin, mengungkapkan bahwa ada calon jemaah haji tertua berusia 101 tahun.

    "Usia memang tidak menjadi penghalang untuk menunaikan ibadah haji. Namun, kami perlu memperhatikan kondisi kesehatan mereka," ujar Khaeruddin.

    Lebih lanjut, Khaeruddin menjelaskan terkait informasi saat rapat koordinasi dengan tim nasional menyebutkan bahwa pemerintah Arab Saudi akan menetapkan batasan usia maksimal bagi jemaah haji. 

    "Ada informasi bahwa usia maksimal jemaah haji adalah 90 tahun. Namun, untuk aturan resmi dan finalnya, kita masih menunggu informasi lebih lanjut," ungkapnya.

    Adapun kuota haji prioritas lansia ini ada 129 jemaah, dan jemaah termuda khusus lansia tersebut adalah 80 tahun. Sisanya untuk usia lansia rata-rata mencapai 90 tahun.

    Adanya jemaah haji lansia ini menjadi perhatian khusus bagi panitia penyelenggara. Pasalnya, ibadah haji membutuhkan fisik yang prima. Untuk itu, Khaeruddin mengimbau para calon jemaah, terutama yang berusia lanjut, untuk menjaga kesehatan dan rutin berolahraga.

    "Ibadah haji itu kan banyak aktivitas fisik. Jadi, kami sangat menganjurkan calon jemaah untuk mempersiapkan fisik mereka dengan baik," tegasnya.

    Selain itu, Khaeruddin juga mengingatkan terkait regulasi pendampingan jemaah lansia. "Untuk jemaah lansia, ada kuota khusus dan persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk pendampingan," jelasnya.

    Panitia penyelenggara terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh calon jemaah haji. Selain menjaga kesehatan fisik, calon jemaah juga diimbau untuk mempersiapkan mental dan spiritual.

    "Kami berharap seluruh calon jemaah haji dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat," pungkas Khaeruddin.

    (Sf/Rs)