Cari disini...
Seputar Kaltim
Kegiatan Pelatihan Konten Kreator dan Publik Speaking IPARI Paser (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pengurus Daerah (PD) Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Paser menggelar pelatihan konten kreator dan public speaking penyuluh agama di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Paser, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula PWRI Paser itu bertujuan untuk memberikan edukasi dan mengembangkan kemampuan penyuluh, agar bisa disosialisasikan ke masyarakat melalui media sosial.
Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag Paser, Abdullah menyebut kegiatan itu bertujuan agar eksistensi penyuluh di lingkungan masyarakat dapat lebih luas. Ditambah lagi perkembangan pada sektor media kini menjadi salah satu jalan untuk menyosialisasikan kegiatan mereka ke masyarakat.
"Kegiatan ini diikuti oleh 10 penyuluh di seluruh kecamatan di lingkungan Kemenag Paser," kata Abdullah.
Selain itu, ia menilai daerah yang aman, kondusif dan terhindar dari konflik keagamaan berasal dari nilai moderasi beragama yang harus melekat dalam setiap aktivitas penyuluh di Paser.
Sementara Ketua IPARI Paser, Muhammad Ilham menjelaskan IPARI hadir sebagai wadah penyuluh lintas agama yang berperan penting di tengah masyarakat.
Ia menegaskan pelatihan yang dilaksanakan merupakan sebuah modal bagi para penyuluh guna memberikan informasi ke masyarakat agar lebih cepat dan akurat.
"Harapannya penyuluh tidak hanya dapat berbicara di depan jemaah. Namun juga dapat memanfaatkan media sosial sebagai saran dakwah kepada masyarakat," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kegiatan Pelatihan Konten Kreator dan Publik Speaking IPARI Paser (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pengurus Daerah (PD) Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Paser menggelar pelatihan konten kreator dan public speaking penyuluh agama di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Paser, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula PWRI Paser itu bertujuan untuk memberikan edukasi dan mengembangkan kemampuan penyuluh, agar bisa disosialisasikan ke masyarakat melalui media sosial.
Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag Paser, Abdullah menyebut kegiatan itu bertujuan agar eksistensi penyuluh di lingkungan masyarakat dapat lebih luas. Ditambah lagi perkembangan pada sektor media kini menjadi salah satu jalan untuk menyosialisasikan kegiatan mereka ke masyarakat.
"Kegiatan ini diikuti oleh 10 penyuluh di seluruh kecamatan di lingkungan Kemenag Paser," kata Abdullah.
Selain itu, ia menilai daerah yang aman, kondusif dan terhindar dari konflik keagamaan berasal dari nilai moderasi beragama yang harus melekat dalam setiap aktivitas penyuluh di Paser.
Sementara Ketua IPARI Paser, Muhammad Ilham menjelaskan IPARI hadir sebagai wadah penyuluh lintas agama yang berperan penting di tengah masyarakat.
Ia menegaskan pelatihan yang dilaksanakan merupakan sebuah modal bagi para penyuluh guna memberikan informasi ke masyarakat agar lebih cepat dan akurat.
"Harapannya penyuluh tidak hanya dapat berbicara di depan jemaah. Namun juga dapat memanfaatkan media sosial sebagai saran dakwah kepada masyarakat," tutupnya.
(Sf/Lo)